Connect with us

Serba Serbi

Dana JPS Digunakan 26 Persen, Komisi C Minta Akhir Juni Rampung

Diterbitkan

,

IMG 20200623 175155

KABARMALANG.COM – Carut marut penyebaran dana JPS (Jaring Pengaman Sosial) untuk bantuan masyarakat yang terdampak covid-19 di Kota Batu terhitung telah terserap 26 persen dari total anggaran Rp 60 Milyar dan dijadikan sorotan oleh Komisi C DPRD Kota Batu.

Hal ini ditegaskan secara langsung oleh Didik Machmud Wakil Komisi C. “Masih sekitar Rp 16 Milyar saja. Rinciannya Rp 9 Milyar penyaluran secara real dan Rp. 4 Milyar untuk topup,” ungkapnya, Selasa (23/06/2020).

Didik juga menerangkan bahkan di beberapa desa masih sempat beberapa KK yang tercecer seperti di Desa Beji dengan kisaran 30 KK dan Desa Junrejo dengan kisaran 111 KK.

Bak gayung bersambut, Khamim Tohari Ketua Komisi C DPRD Kota Batu mengakui baru mengerti kendala yang dialami oleh Dinsos Kota Batu yakni dengan pendataan dengan sistem manual. Terlebih tenaga IT dari Dinsos juga hanya satu sehingga membuat kinerja pembuatan data base kurang maksimal.

“Kalau tenaga IT yang dimiliki sakit, jelas Dinsos yang kebingungan. Mereka harusnya butuh support,” imbuh Khamim. Oleh sebab itu ia berharap adanya perubahan sistem pendataan pada Dinsos karena ditargetkan oleh Komisi C agar penyebaran dana JPS murni bisa kucurkan secara total sampai akhir Bulan Juni.

Sementara itu Kadinsos Kota Batu Ririck Mashuri membenarkan bahwa anggaran JPS yang digunakan masih sekitar 16 Milyar saja. Ia juga akan berupaya untuk memenuhi target dari Komisi C DPRD Kota Batu.

“Untuk pendataan sedang dalam proses karena ada beberapa kasuistik. Ada juga beberapa masyarakat yang sudah mendapatkan undangan tapi bantuan belum diambil,” ujarnya. Sementara itu jika adanya kelebihan, Dinsos Kota Batu akan memfokuskan sisa anggaran untuk pengembalian modal ekonomi. (arl/fir)

Advertisement

Terpopuler