Connect with us

Pemerintahan

Belum Dapat Bantuan Sosial, Warga Kota Bisa Daftar Sendiri

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM – Warga Kota Malang bisa mendaftar sendiri untuk mendapat bantuan sosial (bansos). Caranya melalui puskesos yang ada di setiap kelurahan di Kota Malang.

“Masyarakat hanya menyerahkan fotokopi KK dan KTP ke Puskesos di kelurahan,” ujar Penny Indriyani Kepala Dinas Sosial Kota Malang, Kamis (11/06/2020).

Setelah syarat tersebut diberikan ke puskesos, kemudian akan diverifikasi lanjutan kepada warga yang mengurus bansos tersebut. Verifikasi ini dilakukan dengan melihat data yang ada melalui aplikasi SiBansos.

Jika orang tersebut belum terdata sebagai penerima bansos, maka langkah yang dilakukan ialah melakukan verifikasi lapangan. Prosesnya dilakukan ketua RT/RW dan lurah setempat.

“Jika warga tersebut lolos sebagai warga yang berhak menerima bansos, harus ada tandatangan lengkap dari RT/RW dan lurah, setelah itu baru yang bersangkutan tersebut terdata,” ucap Penny.

Sebelumnya, masyarakat di Kota Malang sudah bisa mendaftarkan diri sebagai warga penerima bansos melalui aplikasi SiBansos. Namun, Pemkot Malang mencabut sistem tersebut karena berbagai macam pertimbangan.

Sehingga, prosesnya pengajuan tersebut kini bisa dilakukan secara manual melalui puskesos di setiap kelurahan.

“Kami khawatirkan websitenya bisa jebol. Kami telah mempertimbangan itu, karena yang kami takutkan, nanti banyak orang yang nyobak-nyobak,” ucap Sutiaji, Wali Kota Malang.

Saat ini data di SiBansos masih dalam tahapan update. Dikarenakan, jumlah warga yang telah tersalurkan bansos dan warga yang belum mendapatkan bansos jumlahnya dari hari ke hari terus bertambah.

“Itu bisa dimasukkan kalau pelaporan jelas. Kalau orang tersebut sudah masuk, OPD yang membawahinya baru bisa mengirim datanya. Jadi otomatis akan masuk,” lanjutnya.

Pemerintahan

Satpol PP Tutup Empat Panti Pijat ‘Nakal’

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM – Empat panti pijat ‘nakal’ nekat buka saat pandemi. Padahal, Pemkot Malang belum merestui operasional panti pijat.

Satpol PP Kota Malang langsung merazia panti pijat itu.

“Empat panti pijat nekat buka. Kami lakukan penertiban agar ditutup lagi,” ujar Anton Vera Kasi Ops Satpol PP Kota Malang kepada Kabarmalang.com, Selasa siang (27/10).

Beberapa panti pijat yang ditutup antara lain di jalan Sulfat. Lalu, panti pijat di jalan Panji Suroso.

“Semua panti pijat yang kami razia masuk Blimbing,” ujar Anton. Menurut Anton, panti pijat masih dilarang buka.

Karena, Pemkot Malang belum mengeluarkan izin operasi. Pandemi menutup kemungkinan panti pijat buka di Kota Malang.

Meski demikian, panti pijat nekat buka karena kebutuhan. Anton menerima keluhan itu saat merazia panti pijat.

“Mereka buka karena masalah ekonomi. Tapi, Pemkot Malang belum mengeluarkan izin. Jadi panti pijat tetap harus tutup,” ujar Anton.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Gaya Hidup

Aktif Berkegiatan, Obat Kesehatan Mental Lansia

Diterbitkan

||

Foto: Latifah Hanun, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Malang (Foto : Fathi)

KABARMALANG.COM – Isu kesehatan mental acapkali menyeruak bagi lansia. Pensiunan misalnya, terkena post power syndrome. Lalu, jatuh sakit begitu tak bekerja.

Dinkes Kota Malang, menegaskan aktif berkegiatan adalah solusi. Supaya, isu kesehatan mental tak menggerogoti kesehatan lansia.

“Aktif berkegiatan akan menjaga kesehatan mental lansia. Selain itu, bisa menambah kesehatan dan kebugaran,” kata Latifah Hanun, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Malang di Akasia Ballroom, Savana Hotel, Selasa (27/10).

Dinkes sempat memonitor kesehatan mental lansia Kota Malang 2019. Ada 92 ribu lansia yang di-screening.

Separuhnya normal.

Menurut Hanun, obat tak bisa sembarangan diberikan pada lansia. Obat harus sesuai dengan keluhan dan penyakit lansia.

Obat kimia tidak bisa disama ratakan. Harus sesuai dengan gejala lansia.

Sehingga, kesehatan mental harus dijaga dengan cara lain.

“Tidak harus minum obat. Bisa kita bangkitkan kesehatannya dengan aktif berkegiatan,” jelasnya.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Waspada Kerumunan di Stasiun, Rapid Test H-1

Diterbitkan

||

Rapid test diimbau H-1 bagi calon penumpang kereta api. (Foto : istimewa)

KABARMALANG.COM – Booming vacation akhir pekan ini diprediksi cukup tinggi. PT KAI pun memastikan terjadi lonjakan jumlah pemesanan tiket.

Untuk itu, calon penumpang diimbau rapid test H-1. “Ini untuk mendukung kelancaran di stasiun,” kata Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto kepada Kabarmalang.com, Selasa pagi (27/10).

Kenaikan terpantau dari tiket jarak menengah dan jarak jauh. Agar tak terjadi penumpukan, rapid test diimbau H-1.

Suprapto tidak menyarankan penumpang datang tiga jam sebelum keberangkatan. Ini berpotensi mengganggu arus kelancaran penumpang.

Serta, memungkinkan risiko tertinggal kereta api. Karena, antrean rapid test cukup padat.

Untuk Malang, rapid test tersedia di Stasiun Kota Baru. Harganya Rp 85 ribu.

Jam pelayanan buka pukul 07.00 WIB. Tutupnya pukul 19.00 WIB.

Sebelum rapid test, penumpang harus menuju loket customer service. Di situ, customer service akan mengecek tiket.

Penumpang yang boleh rapid test adalah penumpang jarak menengah/jauh.

Setelah tiket dicek, calon penumpang menuju layanan rapid test.

“Sesuai protokol kesehatan, calon penumpang reaktif tak boleh berangkat. Bea tiket akan dikembalikan 100 persen. Serta kami sarankan melakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut,” sambung Suprapto.

Selain itu, Daop 8 juga mempersiapkan tambahan KA. Jarak menengah/jauh, disiapkan 23 KA. Sementara, komuter lokal dipersiapkan 46 KA.

Lonjakan, diprediksi terjadi besok, 28 Oktober 2020. Tujuan KA adalah Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Banyuwangi. Sementara, arus balik terjadi 1 November 2020.(carep-04/yds)

Berikut daftar ketersediaan tiket, per Senin (26/10).

27 Okt 2020:

  • Kapasitas TD : 8.767
  • TD tersisa : 4.643

28 Okt 2020:

  • Kapasitas TD : 8.084
  • TD tersisa : 3.882

29 Okt 2020:

  • Kapasitas TD : 7.295
  • TD tersisa : 4.630

30 Okt 2020:

  • Kapasitas TD : 8.489
  • TD tersedia : 6.776

31 Okt 2020:

  • Kapasitas TD : 8.555
  • TD tersisa : 4.343

1 Nov 2020:

  • Kapasitas TD : 9.344
  • TD tersisa : 3.343

Total kondisi dari 27 Okt-1 Nov:

  • Kapasitas TD : 50.534
  • TD tersisa : 27.617
    (*TD = Tempat Duduk)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Debat Publik KPU Kabupaten Malang
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com