Connect with us

Pemerintahan

Lima Warga Batu Positif Covid-19, Satu Orang Dinyatakan Sembuh

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM – Sudah lima warga Kota Batu positif Covid-19. Pasien terbaru berjenis kelamin laki-laki yang bekerja di perusahaan farmasi .

“Untuk tambahan pasien konfirmasi kelima jenis kelamin laki-laki asal Desa Mojorejo. Riwayat penyakit yang bersangkutan sejak tanggal 16 April 2020 dengan keluhan demam dan ada penyakit penyerta hipertensi,” kata Jubir Satgas Covid-19 Kota Batu M Choiri, Jumat (8/05/2020).

Choiri menambahkan, pasien baru menjalani rapid test tanggal 23 April 2020 pada saat diperiksa di IGD RS UMM dengan hasil non reaktif.

“Namun karena ada gejala pneomonia dan ada riwayat perjalanan Batu-Sidoarjo karena bekerja di salah satu perusahaan farmasi di Krian Sidoarjo,” imbuh Choiri.

Choiri menjelaskan, bahwa pasien juga sudah menjalani swab pada tanggal 25 April 2020. Dan hasil swab menyatakan pasien positif Covid-19.

“Dalam perkembangannya kondisi pasien membaik, sehingga dibolehkan pulang tanggal 28 April 2020 lalu. Namun tetap harus menjalani isolasi mandiri di rumah sejak tanggal tersebut. Namun hari ini hasil swab test keluar dan dinyatakan positif, sehingga yang bersangkutan di evakuasi ke RS Karsa Husada untuk menjalani perawatan,” jelas Choiri.

Sementara berdasarkan data Satgas COVID-19 Kota Batu per 7 Mei 2020 mencatat, jumlah ODP sebanyak 48 orang, PDP 27 orang, ODR sebanyak 787 orang, dan OTG sebanyak 104 orang.

Sedangkan dari 5 pasien positif COVID-19, satu orang dinyatakan sembuh dan lainnya menjalani perawatan. “Kemarin ada PDP yang meninggal dunia, perempuan berusia 51 tahun asal Desa Giripurno,” ungkap Choiri.

Menurut Choiri, awalnya pasien masuk RS Bhayangkara pada tanggal 5 Mei 2020 lalu dengan gejala demam, batuk, pilek dan sesak nafas, serta menunjukkan gambaran pneumonia sedang.

“Namun karena kondisinya menurun yang bersangkutan pada 6 Mei 2020 dirujuk ke RS Karsa Husada dan pada esok paginya meninggal dunia. Rapid test sudah dilakukan dan hasilnya reaktif, sementara swab hasilnya belum keluar,” tegasnya.

Pilbup 2020

Debat Pamungkas Panas, KPU : Jadikan Referensi

Diterbitkan

||

Suasana debat pamungkas Pilbup 2020 Kabupaten Malang. (Foto : Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Debat pamungkas Pilkada Selasa (1/12) malam memang panas. Gedung DPRD Kabupaten Malang diwarnai saling serang antar paslon.

Padahal, Tata Tertib Debat Publik Pasangan calon sudah diterangkan. Misalnya, dilarang menyerang pribadi di luar tema yang ditentukan.

Saat dikonfirmasi, KPU Kabupaten Malang pun membenarkan. Debat pamungkas tersebut banyak offside-nya.

“Kami sudah mengimbau moderator agar memberi peringatan kepada paslon. Namun kami tidak bisa memotong saat mereka berbicara. Dikhawatirkan semakin memperkeruh suasana,” ungkap Komisioner KPU Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya Mahardika saat dikonfirmasi, Rabu (2/11).

Begitupun ketika usai debat, KPU juga tidak bisa menegur. KPU tidak bisa pula memberikan tindakan kepada paslon. Sebab, menurut Mahardika itu sudah di luar kapasitas KPU.

“Satu-satunya cara kami adalah memperingatkan paslon melalui moderator. Tidak bisa lebih,” tutupnya.

Seperti diberitakan, debat pamungkas paslon layaknya debat kusir. Paslon nomor 1 dan 3 saling serang.

Meski demikian, ini adalah debat terakhir. Setelah ini, publik harus menentukan pilihan.

KPU pun meminta masyarakat menilai para paslon. Tiga kali debat publik diharap menjadi referensi tambahan.

“Kami harap bisa menjadi referensi tambahan pemilih. Serta, mendorong pemilih untuk datang ke TPS. Kami dorong masyarakat datang nyoblos saat 9 Desember,” tambah Ketua KPUD Kabupaten Malang, Anis Suhartini.(im/carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Pengadaan 2021 Fokus Tangani Covid-19

Diterbitkan

||

Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko (Foto : Fathi)

 

KABARMALANG.COMCovid-19 menjadi arah pengadaan barang jasa Kota Malang 2021. Pemulihan ekonomi dan jaring pengaman sosial juga diprioritaskan.

Itu diungkapkan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko.

“Prioritas tersebut karena kondisi pandemi Covid-19. Saya kira perlu belajar dari tahun 2020. Dengan begitu semuanya akan berjalan dengan baik pada 2021,” ujar Edi kepada wartawan, di Swiss-Bellin Hotel, Rabu (2/12).

Pemkot Malang pun sedang mempersiapkan proses pengadaan tahun 2021. Jika ada hal-hal bagus, maka harus dilanjutkan.

“Yang menjadi kendala, akan dievaluasi agar tidak terjadi lagi,” jelasnya.

Dengan persiapan, Edi mengharap pengadaan 2021 bisa lebih baik. Dia meminta pengadaan lebih cepat dan tepat waktu.

Widjaja Saleh Putra, Kabag ULP Barang/Jasa Kota Malang mengamini. Dia sepakat pengadaan harus cepat. Karena, ada catatan pengadaan barang dan jasa 2020.

“Karena refocusing, apa yang sudah direncanakan terjadi perubahan. Bukan di Kota Malang saja, di Jakarta pun begitu,” ujar Widjaja kepada wartawan.

Untungnya, penyerapan anggaran masih berjalan dalam masa pandemi. Widjaja mencatat, RUP Kota Malang sejumlah 128 item.

Pengadaannya, bisa terealisasi 99 item. “Itu sudah bagus, sangat melampaui target. Artinya perekonomian Kota Malang bergerak,” terangnya.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

DPRD Aman Dari Covid-19, Paripurna Via Daring

Diterbitkan

||

Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika. (Foto : Instagram PDIP Kota Malang)

 

KABARMALANG.COM – Positifnya Wali Kota Malang Sutiaji membuat DPRD bergerak cepat. Selasa kemarin, semua Anggota DPRD Kota Malang swab test.

Pasalnya, mereka sering bertemu Sutiaji. “Untuk semua (anggota dewan), sehat,” ujar Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, Rabu (2/12).

Para anggota parlemen memang dinyatakan negatif Covid-19. Tapi, instruksi Wali Kota Malang tetap dijalankan.

Semua legislator Kota Malang menjalankan Work From Home. Durasi WFT adalah 14 hari. Ini demi mengantisipasi penularan Covid-19.

“Saya paling intens dengan Sekda Kota Malang,” tambah politisi PDIP Kota Malang itu.

Sebagai informasi, Sekda Kota Malang Wasto sedang dirawat. Wasto menunjukkan adanya gejala Covid-19.

Kondisi ini tak mengurangi pelaksanaan tupoksi DPRD. Desember 2020, ada beberapa agenda penting DPRD dan Pemkot Malang.

Misalnya, pengesahan enam Rancangan Peraturan Daerah. Rencananya, penggedokan akan digelar 7 dan 8 Desember 2020.

Untuk pencegahan, paripurna pengesahan akan dilakukan daring.

“Sebisa mungkin semua agenda yang tersisa diselesaikan. Rencananya, paripurna akan dilaksanakan secara daring,” tutupnya.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Hari Jadi Kabupaten Malang dari Disparbud Kabupaten Malang
Advertisement Iklan Hari Jadi Kabupaten Malang dari Perumda Tirta Kanjuruhan

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com