Connect with us

Serba Serbi

Imbas Covid-19, Gerakan Pemuda Marhaenis Bagikan Nasi Bungkus dan Masker

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM – Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Malang membagikan nasi bungkus dan masker. Stasiun Kota Baru Malang dan sekitarnya menjadi salah satu titik lokasi pembagian.

“Hari ini, Gerakan Pemuda Marhaenis Kota Malang bagi-bagi nasi bungkus dan masker secara serentak di lima kecamatan,” ujar Ketua DPC GPM Kota Malang I Made Jaka Wiguna S.H, Minggu (19/04/2020).

Ia menambahkan, kegiatan bagi-bagi nasi bungkus dan masker ini kita lakukan secara serentak di lima kecamatan. Total jumlah yang terkumpul 500 nasi bungkus dan 200 masker, tiap titik lokasi kita bagikan 100 nasi bungkus dan 40 masker.

“Total keseluruhan berjumlah 500 nasi bungkus dan 200 masker. Tiap titik lokasi kita bagikan 100 nasi bungkus dan 40 masker,” bebernya.

Sasaran pembagian, lanjut Made, semuanya kita beri baik itu tukang becak, ojek online, sopir mikrolet dan siapa saja yang lewat. Dana ini berasal dari beberapa donatur yang ikut peduli dengan dampak Covid-19 di kota Malang.

“Terima kasih, saya sampaikan kepada para donatur yang telah peduli ikut membantu terlaksananya kegiatan ini,” tutur Made.

Disampaikan juga, kegiatan ini tidak lepas dari suport penasehat DPC GPM Kota Malang seperti:
1. Ibu Sukmawati Sukarno Putri
2. Dr. Arya Wedakarna
3. I Wayan Sutama, SH. MH
4. I Made Rian (Ketua DPRD Kota Malang).

“Tiap 2 Minggu sekali kita melakukan kegiatan ini, sampai wabah Covid-19 benar-bener sudah dinyatakan aman,” pungkas Ketua DPC GPM Kota Malang I Made Jaka Wiguna S.H (ary/fir)

Serba Serbi

Porma FC Juarai Fun Game Sepak Bola U-9

Diterbitkan

||

Oleh

Pertandingan final, SSB Porma melawan SSB Putra Dewa

 

KABARMALANG.COM – Fun Game sepak bola usia 9 tahun digelar SSB Porma FC pada Minggu (20/09/2020) dilaksanakan di lapangan sepak bola samping pasar Madyopuro, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang.

Fun game ini diikuti 8 Tim yang dibagi menjadi 2 grup. Grup A terdiri dari SSB Porma FC, Timara, Putra Yudha, Paranane dan Grup B terdiri dari SSB Satria, Putra Dewa, Bachelor, Sinar Mas.

Jumlah kuota pemain fun game di tiap tim maksimal 12 orang. Pada saat bertanding, satu tim terdiri dari 7 pemain, termasuk penjaga gawang.

Berikut hasil lengkap penyisihan grup, Timara vs Porma FC skor akhir 0:2, Putra Yudha Vs Paranane skor akhir 3:2, Satria Vs Sinar Mas skor akhir 0:0, Bachelor Vs Putra Dewa skor akhir 1:2.

Kemudian Timara Vs Paranane skor akhir 5:3, Porma FC Vs Putra Yudha skor akhir 3:0, Sinar Mas Vs Putra Dewa skor akhir 1:2, Satria Vs Bachelor skor akhir 0:0, Porma FC Vs Paranane skor akhir 3:0, Putra Yudha Vs Timara skor akhir 2:0, Satria Vs Putra Dewa skor akhir dan Sinar Mas Vs Bachelor skor akhir 2:0.

Dari hasil penyisihan grup tersebut, diambil 2 Tim yang berhak lolos melaju ke babak selanjutnya. Yakni, juara grup dan runner up dari masing-masing grup. 4 Tim tersebut adalah Juara Grup A Porma FC dan Runner Up Putra Yudha. Untuk, Juara Grup B Putra Dewa dan Runner Up Satria.

Pertandingan Porma FC melawan Satria berakhir dengan skor 2:0, dan Putra Dewa melawan Putra Yudha berakhir dengan skor 2:0. Dengan demikian Porma FC Vs Putra Dewa melaju ke Final. Sedangkan, juara tiga diperebutkan Satria dan Putra Yudha.

Perebutan juara tiga, Satria Vs Putra Yudha skor akhir 4:0. Sedangkan partai Final antara Porma FC Vs Putra Dewa berakhir dengan skor 3:0.

Dengan hasil tersebut, Juara 1 berhasil diraih SSB Porma FC, Juara 2 diraih SSB Putra Dewa, Juara 3 diraih SSB Satria dan Juara 4 diraih SSB Putra Yudha. (ary/fir)

 

 

Lanjutkan Membaca

Serba Serbi

Masyarakat Banjararum Keluhkan Perpustakaan Desa Tidak Berfungsi

Diterbitkan

||

Oleh

Gedung Sasana Wijaya Perpustakaan, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang (Foto: Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Sejumlah masyarakat Desa Banjararum, Kecamatan Singosari menyayangkan terhadap adanya perpustakaan setempat yang tidak difungsikan sebagaimana mestinya. Padahal, sebelumnya rencana pembangunan gedung Sasana Wijaya, Jalan Mujamil Desa Banjararum, Kecamatan Singosari itu untuk perpustakaan desa.

“Tapi sampai sekarang tidak ada bukunya, justru kerap disewakan untuk acara perkawinan. Padahal, namanya Sasana Wijaya Perpustakaan,” terang salah satu warga setempat, Yayuk saat ditemui di kawasan Gedung Sasana Wijaya Perpustakaan, Sabtu (19/09/2020).

Diketahui, pengelolaan gedung dibawah tanggung jawab Desa Banjararum. Sebab, pembangunan gedung itu dialokasikan dari dana desa selama rentang waktu tahun 2016 sampai tahun 2017, sebesar Rp 95.522.000,- dan Rp 97.887.000,- di tahun 2017.

“Pembangunan perpustakaan itu pun sebelumnya juga sudah melalui musyawarah perencanaan pembangunan desa alias Musrenbangdes,” ujar salah satu warga lain, Imam.

Gedung Sasana Wijaya sendiri terdiri dari dua lantai. Lantai bawah difungsikan sebagai tempat olahraga dan kegiatan lainnya. Dan perpustakaan yang tidak difungsikan ada di lantai atas.

Di ruang yang disebut perpustakaan, tidak ada satupun buku. Yang ada hanya rak-rak kosong berdebu. (haq/fir)

Lanjutkan Membaca

Serba Serbi

Bertemu Jemaah di Malang, Ini Pesan Syekh Ali Jaber

Diterbitkan

||

Foto : Syekh Ali Jaber saat menyampaikan pesan untuk jemaah

KABARMALANG.COM – Syekh Ali Jaber menyampaikan pesan agar jemaah tak terprovokasi pasca insiden penusukan yang dialaminya.

Jemaah diminta lebih memikir masa depan dan merapatkan barisan untuk membangun Indonesia.

Pesan ini disampaikan Syekh Ali Jaber saat bertemu jemaah sebelum buka bersama di restoran Baitul Maqdis Jalan Arjuno, Kota Malang, Kamis (17/9/2020), sore.

“Mohon jemaah tetap tenang, jangan terlalu mudah termakan dan mengaitkan isu manapun. Ini merupakan ujian yang diberikan Allah SWT,” ucap Syekh Ali.

Syekh Ali akan memberikan pernyataan langsung terkait insiden yang dialami pada Jumat (18/9/2020), nanti. Mulai dari perkembangan kondisinya, sampai dengan perkembangan dari penanganan oleh pihak kepolisian.

“Akan ada pernyataan langsung dari saya, pada hari Jumat melalui live youtube. Jadi mohon tenang, jangan kaitkan dengan isu apapun. Karena saya tidak punya musuh,” ungkapnya.

Syekh Ali menegaskan, jika dirinya percaya langkah kepolisian dalam menangani insiden yang dialaminya. Syekh meminta jemaah mengambil hikmah dan tak memikirkan peristiwa yang sudah terjadi itu.

“Saya percaya dengan kepolisian. Semua akan berjalan sesuai hukum yang berlaku. Yang terjadi ambil hikmahnya, mohon jangan pikirkan yang sudah terjadi. Mari kita pikirkan kedepan,” ajak Syekh Ali Jaber.

Jemaah diharapkan untuk merapatkan barisan untuk membangun Indonesia menjadi negara yang diimpikan seluruh umat manusia.

“Dengan kejadian ini, mari kita rapatkan barisan, saf untuk membangun Indonesia menjadi negara baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” harap Syekh Ali Jaber.

Pengamanan super ketat diberikan aparat kepolisian kepada Syekh Ali Jaber. Personel kepolisian bersenjata laras panjang mengawal Syekh sejak tiba di lokasi.

Nampak Forkopimda Kota Malang ikut hadir dalam acara ramah tamah, sekaligus buka puasa bersama itu. “Habis ini, kita salat magrib berjamaah, kemudian ada kultum dilanjut salat isya. Jadi buka puasanya habis isya,” kata Syekh Ali. (rjs/fir)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com