Connect with us

Pemerintahan

Pastikan Kesiapan, DPRD Provinsi Jatim Tinjau Satgas Covid-19 di Desa Tirtomoyo

Diterbitkan

,

IMG 20200408 113642

KABARMALANG.COM – Komisi E DPRD Provinsi Jatim meninjau Satgas Covid-19 di Desa Tirtomoyo. Hal ini bertujuan mengetahui kesiapsiagaan Pemerintah Desa (Pemdes) menghadapi wabah Covid-19.

“Komisi E selaku yang membidangi Kesejahteraan Rakyat, dimana BPBD, Dinkes, Dinsos, merupakan mitra kami untuk penanganan Covid-19 ini,” ujar Wakil Ketua Komisi E DPR Provinsi Jawa Timur, Hikmah Bafaqih, Rabu (8/04/2020) di Balai Desa Tirtomoyo, Pakis.

Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan ingin mengetahui secara langsung tentang kesiapsiagaan menghadapi wabah Covid-19, khususnya untuk menyikapi para pemudik dan TKI yang datang.

“Mohon diperhatikan dan diwaspadai. Jangan sampai ada konflik horizontal. Masyarakat wajib diedukasi. Dan kalau bisa dimasukkan dalam protokol,” ucapnya.

Selain itu, Hikmah Bafakih juga menekankan bahwa nantinya penerimaan bantuan. Pihak Pemerintah Desa untuk menyiapkan data yang jelas terdampak Covid-19.

“Kami berharap Pemerintah Desa menyiapkan data yang jelas. Supaya, nanti data penerima bantuan yang sudah ada misalkan PKH, tidak campur aduk dengan bantuan yang terdampak Covid-19. Sambil menunggu skema bantuan yang jelas dari Pemerintah Pusat,” tegasnya.

Sri Untari juga mengungkapkan, dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini diharapkan seluruh masyarakat harus menjadi satu kesatuan gerakan.

“Semua unsur Pemerintah dan unsur relawan masyarakat harus menjadi kesatuan. Karena ini merupakan ujian, dan kami harus bergandengan tangan,” ujar Politisi PDI Perjuangan ini.

Sementara itu, Politikus dari Partai Nasdem Jajuk Rendra Kresna, mengimbau kepada masyarakat untuk terus menggencarkan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan di masyarakat.

“Untuk mencegah penyebaran Covid-19, masyarakat harus terus meningkatkan kebersihan. Patuhi anjuran pemerintah, Pemdes juga ikut memantau tempat- tempat keramaian seperti warnet, karena anak-anak diwajibkan belajar dirumah bukan untuk berlibur dan bermain,” katanya. (tik/fir)

Advertisement

Terpopuler