Connect with us

Pemerintahan

KLB Corona, DPRD Kota Malang Minta Retribusi Pasar dan PDAM Digratiskan

Diterbitkan

,

ABK Asal Malang Indonesia Terdampar Di Guam, Ini Kata Ketua DPRD

KABARMALANG.COM – DPRD meminta Pemkot Malang membebaskan segala bentuk retribusi selama masa darurat Corona. Begitu juga dengan beban sewa Rusunawa. Mekanisme pembebasan retribusi diserahkan kepada Pemkot Malang.

DPRD sebelumnya menilai Pemkot Malang lamban dalam mengeluarkan kebijakan untuk kebutuhan warga yang terdampak masa tanggap darurat Covid-19. Hingga kemudian bantuan sosial dikucurkan atas desakan DPRD.

Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika mengatakan, desakan pembebasan biaya retribusi pasar, PDAM, dan sewa Rusunawa menyikapi dampak dari social distancing karena wabah Corona.

Apalagi, pemerintah pusat telah memutuskan untuk membebaskan tagihan biaya tarif listrik. Daerah sudah semestinya mengimbangi kebijakan tersebut.

“DPRD mendorong agar Walikota segera membebaskan atau menggratiskan tarikan retribusi pasar dan PDAM bagi warga yang terdampak. Untuk mekanisme kita serahkan pada Pemkot untuk mengaturnya,” ujar I Made, Kamis (2/04/2020).

Masa tanggap darurat dengan diberlakukan social distancing mencegah penyebaran Covid-19, kata Made, tentu membawa dampak terhadap perekonomian masyarakat serta menurunnya daya beli.

“Untuk persoalan anggaran kita siap menyetujui pergeseran anggaran yang diajukan. Yang terpenting permasalahan dan keluhan masyarakat teratasi dahulu. Listrik sudah dibebaskan oleh pusat. Tinggal daerah mengimbangi kebijakan pusat,” harapnya.

Made juga mengusulkan kepada Wali Kota Malang agar sewa Rusunawa digratiskan selama masa tanggap darurat Covid-19. “Hal ini untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak KLB,” ujar Made. (rjs/fir)

Terpopuler

Subscribe for notification
WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com