Connect with us

Edukasi

Darurat Corona, Kota Malang Sebar 20 Bilik SiCO

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM – Pemerintah Kota Malang menyiapkan 20 bilik sikat Corona atau Bilik SICO untuk membantu proses screening mencegah penyebaran Covid-19. Bilik SICO rencananya akan disebar di sejumlah titik, seperti Balai Kota sampai pasar tradisional.

Bilik SICO memiliki fungsi menyemprotkan disinfektan kepada orang yang berada di dalamnya. Alat ini merupakan ciptaan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB).

Kabag Humas Pemkot Malang Nur Widianto mengatakan, hadirnya bilik SICO merupakan upaya Pemkot Malang mengantisipasi penyebaran Covid-19 sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan.

“Nah, SICO ini didesai karena Pak Wali Kota ingin bergerak cepat sehingga menggandeng Universitas Brawijaya bagaiman bisa efektif ketika ada tamu di ruang-ruang publik bisa diminimalisir penyebaran virus,” kata Nur Widianto, Sabtu (21/03/2020).

Nur Widianto menuturkan, Pemkot Malang telah memesan 50 unit bilik SICO kepada Fakultas Teknik Universitas Brawijaya yang nantinya akan disebar di sejumlah titik.

“Kami sudah memesan sebanyak 50 unit bilik SICO. Untuk tahap awal dan dipercepat bilik SICO sebanyak 20 unit yang nantinya akan disebar di sejumlah titik,” tuturnya.

Nur Widyanto merinci, sasaran tahap awal untuk 20 unit bilik SICO adalah Balai Kota, perkantoran terpadu, perkantoran Jalan Bingkil, puskesmas rawat inap, dan RSUD Kota Malang, serta pasar tradisional.

“Masing 2 unit bilik SICO, kemudian 10 unit lainnya diletakkan di pasar-pasar tradisional yang kita miliki,” bebernya.

Penempatan bilik SICO pada ruang-ruang publik turut menjadi perhatian, karena melihat pergerakan masyarakat sangat tinggi.

“Tentu, kita juga memperhatikan fasilitas-fasilitas umum, karena masih ada 30 unit bilik SICO lainnya. Karena melihat pergerakan orang yang cukup tinggi,” paparnya.

Sementara 7 mahasiswa Universitas Brawijaya sebagai pencipta bilik SICO menjelaskan, bahwa ini merupakan teknologi baru untuk membantu pencegahan virus Corona di Kota Malang.

“Cara kerja bilik SICO sebenarnya mempermudah kegiatan dari manusia. Dengan alat ini, penyemprotan dilakukan di dalam bilik ini,” ujar Syahrizal Maulana perwakilan 7 mahasiswa pencipta bilik SICO terpisah. (rjs/fir)

Edukasi

Komisi X Minta UT Perbaiki Kualitas Server

Diterbitkan

||

Komisi X Minta UT Perbaiki Kualitas Server
Wakil Ketua MPR dan Anggota Komisi X DPR RI, Dr Ahmad Basarah. (Foto : PDIP Kota Malang)

 

KABARMALANG.COM – Komisi X DPR-RI merespon down-nya server UAS Universitas Terbuka. Dr Ahmad Basarah, Anggota Komisi X menilai itu lumrah. Komisi X membidangi soal pendidikan di Indonesia.

Menurutnya, ini terjadi akibat padatnya lalu lintas situs. Sementara resource server tidak mencukupi untuk melayani client service. Sehingga, hosting melambat dan akhirnya server mengalami down.

“Terkait server down, setahu saya UT memperpanjang waktu UAS. Ujian akhirnya dilaksanakan secara online,” jelas Ahmad Basarah, kepada Kabarmalang.com, Sabtu malam (5/12).

Menurut Ahmad Basarah, UT telah membuat kebijakan tepat. Memperpanjang waktu ujian adalah bentuk mengayomi mahasiswa.

“Ketika website server down, UT segera menyadari perlu perbaikan. Sehingga, mengundur jadwal ujian, itu bijaksana sekali,” jelas Wakil Ketua MPR itu.

Komisi X berharap mahasiswa UT tidak terprovokasi disinformasi server down. “Pemerintah pasti punya kebijakan yang mengayomi,” ujar Ketua Fraksi PDIP ini.

Namun, Ahmad Basarah tetap mempertanyakan down-nya server ujian. Kepada pihak UT, Ahmad Basarah meminta ada evaluasi.

UT adalah kampus pelopor Pembelajaran Jarak Jauh. Tidak seharusnya UT memiliki server yang mudah down.

“Apakah perawatanya kurang maksimal? Kejadian ini hendaknya jadi pelajaran berharga,” tutup Ahmad Basarah.

Seperti diberitakan Kabarmalang.com, server Take Home Exam UT, down. Diduga, servernya tidak kuat diakses bersamaan ratusan ribu mahasiswanya.

Baca juga : Server Ujian Down, Mahasiswa UT Sambat

Banyak keluhan mahasiswa muncul di media sosial resmi UT. Sampai malam ini (5/12), the.ut.ac.id belum bisa terakses.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Edukasi

Server Ujian UT Disoroti DPR RI

Diterbitkan

||

Server Ujian UT Disoroti DPR RI

 

KABARMALANG.COM – Server ujian down Universitas Terbuka (UT) disoroti DPR RI. Pasalnya, hal ini merugikan ratusan ribu mahasiswanya.

“Kami menyayangkan. Kasihan ratusan ribu mahasiswa yang resah karena situasi ini,” ujar Anggota DPR RI fraksi Golkar, Ir HM Ridwan Hisjam kepada Kabarmalang.com, Sabtu (5/12).

Menurut Ridwan Kemendikbud RI harus turun tangan. Karena, ada ratusan ribu mahasiswa yang resah.

Ridwan juga menyerukan Dirjen Dikti turun tangan. “Dirjen harus turun tangan. Harus secepatnya diambil alih dan diawasi,” kata alumnus ITS Surabaya tersebut.

Menurutnya, jebolnya server ujian UT harus secepatnya diselesaikan. Karena, ada ujian mahasiswa yang menentukan nilai akhirnya.

Ridwan meminta pelayanan kepada mahasiswa secepatnya diperbaiki. Jika memang terkait anggaran, Dirjen Dikti masih ada pagu.

“Dirjen Dikti tidak perlu mengajukan ke DPR. Kalau masih ada anggarannya, langsung diserap saja. Cukup laporan kepada menteri,” ujar anggota DPR RI dapil Malang Raya tersebut.

Anggota DPR RI, Ir HM Ridwan Hisjam

Seperti diberitakan, server ujian Universitas Terbuka, down. Hari ini harusnya adalah Take Home Exam (THE) perdana.

Namun, sejak dibuka pukul 00.00, server THE tak terakses. Akibatnya, banyak mahasiswa UT sambat.

Baca juga : Server Ujian Down, Mahasiswa UT Sambat

Take Home Exam sekarang, menentukan nilai akhir mahasiswa UT. Sementara, semester lalu tidak ada THE.

Nilai akhir mahasiswa semestet lalu ditentukan diskusi dan tugas tuton. Sampai Sabtu sore (5/12), server ujian Universitas Terbuka masih down.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Edukasi

Server Ujian Down, Mahasiswa UT Sambat

Diterbitkan

||

Server Ujian Down, Mahasiswa UT Sambat

 

KABARMALANG.COM – Server Ujian Akhir Semester Universitas Terbuka down. Harusnya, mahasiswa masuk ke the.ut.ac.id untuk mengunduh soal.

Mahasiswa kesulitan mengakses sejak server dibuka jam 00.00. Padahal, Sabtu (5/12) ini adalah Take Home Exam perdana.

Para mahasiswa, mengeluh di Instagram dan Twitter resmi UT. Contohnya, @ian_sky yang mengeluhkan kesulitan login.

“Log-in aja ga bisa min. GImana bisa upload,” kicau akun tersebut. Senada, @susmitaikawati juga sambat soal server down.

“Pagi2 uda badmood. Buka webnya aja uda putus aja, muter2 doank, padahal speedtest aman. webnya down,” tandas mahasiswa UT itu.

Take Home Exam (THE) perdana memakai sistem unggah jawaban. Mahasiswa mengunduh soal di server ujian the.ut.ac.id.

Di dalam situs itu, juga ada lembar pernyataan akademik. Mahasiswa UT harus mengunggah jawaban UAS 6 jam setelah mengunduh.

Jika tidak diunggah 6 jam setelah download, nilainya kosong. Setelah down, UT mengumumkan bahwa jam upload diperpanjang.

“Selamat pagi mahasiswa UT. Sehubungan dengan adanya kendala teknis pada Aplikasi Take Home Exam (THE) pada laman the.ut.ac.id, terdapat perpanjangan waktu THE Ujian I.1,” kicau akun @UnivTerbuka.

Meski demikian, sampai sekarang, website tersebut belum bisa diakses. Twitter UT akhirnya penuh keluhan mahasiswa.

@ariya_savik menyebut sampai sekarang THE UT tidak terakses. “Saya buka aja masih belum bisa min. Kalau sampe 24 jam gabisa gimana min? saya tunggu dari jam 2 pagi sampe skrg belum bisa2,” kicaunya.

Sampai sekarang, mahasiswa UT se-Indonesia belum bisa mengakses UAS-nya. Belum ada keterangan resmi dari pejabat Universitas Terbuka.(carep-04)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com