Connect with us

Edukasi

HIMPSI Bekali 350 Volenteer, Ayo Bahagia Cegah Bunuh Diri

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM – Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Malang sangat serius ingin menangani masalah sosial kemasyarakatan. Hal ini diwujudkan dengan menggelar kegiatan di Kampus Universitas Negeri Malang, Jumat (25/10/2019) salah satunya adalah kasus bunuh diri.

Acara ini bekerjasama dengan Fakultas Pendidikan Psikologi dengan mengumpulkan 350 volenteer psikolog dan Ilmuwan Psikologi yang dibekali melalui Bimbingan Teknis Psikoedukasi, Ayo Bahagia.

Menurut Nirma Yullidya, Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat Himpsi Malang mengatakan bahwa kegiatan ini mengambil tema Ayo Bahagia menyelaraskan dengan meningkatnya kasus bunuh diri yang menjadi tema pokok dari WHO tahun ini.

“Kita kumpulkan volenteer dari kalangan psikologi baik psikolog, ilmuwan termasuk mahasiswa agar mengedukasi masyarakat mengajak bahagia untuk menekan angka kasus bunuh diri,” katanya, Jumat (25/10/2019).

Gerakan Psikoedukasi Ayo Bahagia ini akan dilaksanakan besok pada hari Minggu 27 Oktober 2019 di Car Free Day, Jalan Ijen Kota Malang dalam bentuk pembagian brosur yang berupa tips-tips Ayo Bahagia dan pengukuran skala depresi kepada pengunjung CFD. 350 volenteer diharapkan mampu menjangkau lebih dari 3000 orang.

Sementara itu, Ratih Damayanti Ketua Pelaksana Gerakan Psikoedukasi Ayo Bahagia menyampaikan, nantinya pada saat di CFD, volenteer tidak hanya membagikan brosur melainkan semua diajak melakukan flashmob ayo bahagia dan aksi teatrikal pencegahan bunuh diri.

“Adapun titik kumpul ada di depan Museum Brawijaya jam 6 pagi,” ujarnya.

Kegiatan Bimtek terbagi dalam tiga sesi pagi siang dan sore, dengan pembekalan tentang strategi komunikasi personal serta kode etik psikologi jika dilapangan di dapati kasus psikologi. Peserta bimtek yang berasal semua perguruan tinggi se- Malang Raya yang ada Jurusan Psikologi yaitu UMM, UB, UNIRA, UNIGA, UM, UIN, UNIDA dan UNMER.

Adapun materi disampaikan oleh Ratih Damayanti, Aryudho Widyatno, Adhyatman Prabowo, Luthfiatus Zuhro, Nirma Yullidya, Daisy Prawitasari dan Wulida Azmiya El Rifqiya, yang semuanya adalah pengurus Himpsi Malang. (jho/fir)

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Edukasi

Komisi X Minta UT Perbaiki Kualitas Server

Diterbitkan

||

Komisi X Minta UT Perbaiki Kualitas Server
Wakil Ketua MPR dan Anggota Komisi X DPR RI, Dr Ahmad Basarah. (Foto : PDIP Kota Malang)

 

KABARMALANG.COM – Komisi X DPR-RI merespon down-nya server UAS Universitas Terbuka. Dr Ahmad Basarah, Anggota Komisi X menilai itu lumrah. Komisi X membidangi soal pendidikan di Indonesia.

Menurutnya, ini terjadi akibat padatnya lalu lintas situs. Sementara resource server tidak mencukupi untuk melayani client service. Sehingga, hosting melambat dan akhirnya server mengalami down.

“Terkait server down, setahu saya UT memperpanjang waktu UAS. Ujian akhirnya dilaksanakan secara online,” jelas Ahmad Basarah, kepada Kabarmalang.com, Sabtu malam (5/12).

Menurut Ahmad Basarah, UT telah membuat kebijakan tepat. Memperpanjang waktu ujian adalah bentuk mengayomi mahasiswa.

“Ketika website server down, UT segera menyadari perlu perbaikan. Sehingga, mengundur jadwal ujian, itu bijaksana sekali,” jelas Wakil Ketua MPR itu.

Komisi X berharap mahasiswa UT tidak terprovokasi disinformasi server down. “Pemerintah pasti punya kebijakan yang mengayomi,” ujar Ketua Fraksi PDIP ini.

Namun, Ahmad Basarah tetap mempertanyakan down-nya server ujian. Kepada pihak UT, Ahmad Basarah meminta ada evaluasi.

UT adalah kampus pelopor Pembelajaran Jarak Jauh. Tidak seharusnya UT memiliki server yang mudah down.

“Apakah perawatanya kurang maksimal? Kejadian ini hendaknya jadi pelajaran berharga,” tutup Ahmad Basarah.

Seperti diberitakan Kabarmalang.com, server Take Home Exam UT, down. Diduga, servernya tidak kuat diakses bersamaan ratusan ribu mahasiswanya.

Baca juga : Server Ujian Down, Mahasiswa UT Sambat

Banyak keluhan mahasiswa muncul di media sosial resmi UT. Sampai malam ini (5/12), the.ut.ac.id belum bisa terakses.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Edukasi

Server Ujian UT Disoroti DPR RI

Diterbitkan

||

Server Ujian UT Disoroti DPR RI

 

KABARMALANG.COM – Server ujian down Universitas Terbuka (UT) disoroti DPR RI. Pasalnya, hal ini merugikan ratusan ribu mahasiswanya.

“Kami menyayangkan. Kasihan ratusan ribu mahasiswa yang resah karena situasi ini,” ujar Anggota DPR RI fraksi Golkar, Ir HM Ridwan Hisjam kepada Kabarmalang.com, Sabtu (5/12).

Menurut Ridwan Kemendikbud RI harus turun tangan. Karena, ada ratusan ribu mahasiswa yang resah.

Ridwan juga menyerukan Dirjen Dikti turun tangan. “Dirjen harus turun tangan. Harus secepatnya diambil alih dan diawasi,” kata alumnus ITS Surabaya tersebut.

Menurutnya, jebolnya server ujian UT harus secepatnya diselesaikan. Karena, ada ujian mahasiswa yang menentukan nilai akhirnya.

Ridwan meminta pelayanan kepada mahasiswa secepatnya diperbaiki. Jika memang terkait anggaran, Dirjen Dikti masih ada pagu.

“Dirjen Dikti tidak perlu mengajukan ke DPR. Kalau masih ada anggarannya, langsung diserap saja. Cukup laporan kepada menteri,” ujar anggota DPR RI dapil Malang Raya tersebut.

Anggota DPR RI, Ir HM Ridwan Hisjam

Seperti diberitakan, server ujian Universitas Terbuka, down. Hari ini harusnya adalah Take Home Exam (THE) perdana.

Namun, sejak dibuka pukul 00.00, server THE tak terakses. Akibatnya, banyak mahasiswa UT sambat.

Baca juga : Server Ujian Down, Mahasiswa UT Sambat

Take Home Exam sekarang, menentukan nilai akhir mahasiswa UT. Sementara, semester lalu tidak ada THE.

Nilai akhir mahasiswa semestet lalu ditentukan diskusi dan tugas tuton. Sampai Sabtu sore (5/12), server ujian Universitas Terbuka masih down.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Edukasi

Server Ujian Down, Mahasiswa UT Sambat

Diterbitkan

||

Server Ujian Down, Mahasiswa UT Sambat

 

KABARMALANG.COM – Server Ujian Akhir Semester Universitas Terbuka down. Harusnya, mahasiswa masuk ke the.ut.ac.id untuk mengunduh soal.

Mahasiswa kesulitan mengakses sejak server dibuka jam 00.00. Padahal, Sabtu (5/12) ini adalah Take Home Exam perdana.

Para mahasiswa, mengeluh di Instagram dan Twitter resmi UT. Contohnya, @ian_sky yang mengeluhkan kesulitan login.

“Log-in aja ga bisa min. GImana bisa upload,” kicau akun tersebut. Senada, @susmitaikawati juga sambat soal server down.

“Pagi2 uda badmood. Buka webnya aja uda putus aja, muter2 doank, padahal speedtest aman. webnya down,” tandas mahasiswa UT itu.

Take Home Exam (THE) perdana memakai sistem unggah jawaban. Mahasiswa mengunduh soal di server ujian the.ut.ac.id.

Di dalam situs itu, juga ada lembar pernyataan akademik. Mahasiswa UT harus mengunggah jawaban UAS 6 jam setelah mengunduh.

Jika tidak diunggah 6 jam setelah download, nilainya kosong. Setelah down, UT mengumumkan bahwa jam upload diperpanjang.

“Selamat pagi mahasiswa UT. Sehubungan dengan adanya kendala teknis pada Aplikasi Take Home Exam (THE) pada laman the.ut.ac.id, terdapat perpanjangan waktu THE Ujian I.1,” kicau akun @UnivTerbuka.

Meski demikian, sampai sekarang, website tersebut belum bisa diakses. Twitter UT akhirnya penuh keluhan mahasiswa.

@ariya_savik menyebut sampai sekarang THE UT tidak terakses. “Saya buka aja masih belum bisa min. Kalau sampe 24 jam gabisa gimana min? saya tunggu dari jam 2 pagi sampe skrg belum bisa2,” kicaunya.

Sampai sekarang, mahasiswa UT se-Indonesia belum bisa mengakses UAS-nya. Belum ada keterangan resmi dari pejabat Universitas Terbuka.(carep-04)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com