Connect with us

Edukasi

Sinergi dengan Akademisi, PKB Kota Malang Silaturrahim ke UM

Diterbitkan

,

KABARMALANG.COM – Melanjutkan agenda silaturrahim ke pemangku kebijakan di Kota Malang, Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Fraksi PKB Kota Malang kunjungi Universitas Negeri Malang (UM).

Ketua PKB Kota Malang, Fathullah menyampaikan agenda silaturrahim ini merupakan agenda lanjutan DPC PKB dan Fraksi PKB Kota Malang dari bulan September kemarin. Perihal agenda kunjungan, Fathullah melanjutkan bahwa ini perkenalan agar kedepan bisa sinergi dalam mengawal pembangunan di Kota Malang.

“Awal Bulan September kemarin kami lakukan silaturrahim ke pemuka agama yaitu Ketua PWNU Jawa Timur, Marzuki Mustamar, dilanjut safari ke media-media yang ada di kota Malang. Nah, sekarang ke akademisi, yaitu ke kampus UM ini. Kami PKB, ingin  mendengar masukan dari akademisi juga,” ujarnya, Minggu (6/10/2019).

Terkait radikalisme menurut beberapa survei yang menyasar mahasiswa, dan juga demo yang akhir-akhir ini marak terjadi, Fathullah menyampaikan, kampus sebagai wadah pendidikan mahasiswa penting perannya dalam pembangunan dan kota Malang. Sehingga kunjungan ke kampus-kampus menjadi salah satu prioritas PKB.

“Seringnya muncul demo karna jarangnya Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berkomunikasi dengan mahasiswa. Ketika DPR membangun komunikasi dengan mahasiswa maka mereka punya bisa menyampaikan aspirasinya,” katanya.

Sekretaris PKB Kota Malang Zaini Nashiruddin menambahkan, perlu akselerasi percepatan dalam menyikapi sebuah masalah atau dalam melayani masyarakat. Hal ini tentunya perlu adannya komunikasi dewan dengan pihak akademisi untuk melahirkan Peraturan Daerah (Perda) yang memihak rakyat.

“Partai politik dan legislatif tidak lepas dari tugas dalam membuat sebuah aturan atau perda khususnya perda yg bisa mensejahterakan masyarakat. Perda yang didukung oleh akademisi akan lebih baik hasilnya,” lanjutnya.

Ketua Fraksi PKB Kota Malang, Ahmad Farih Sulaiman menyoal perda yang kemudian tidak berjalan efektif di masyarakat. “Ini tanggung jawab kita semua untuk pemerintahan yang mengatur masyarakat, sedangkan kampus untuk mempintarkan masyarakat,” ucapnya.

Rektor UM, Rofiuddin dalam pertemuan yang bertempat di gedung Rektorat lantai 8 menyambut baik agenda silaturrahim. Menurutnya ini menjadi awal sinergi akademisi dengan partai politik dan legislatif saling dengar pendapat untuk pembangunan kota malang kedepan.

Rofiuddin yang ditemani para wakil rektor saat pertemuan dengan PKB dan Fraksi PKB menyampaikan, untuk mahasiswa ada hal yang perlu diperhatikan dalam kertelibatan politik praktis. Menurutnya yang paling penting untuk ditanamkan kepada mahasiswa adalah pemahaman pendidikan politik.

Terkait demontrasi yang akhir-akhir ini marak menurutnya, mahasiswa memang cenderung, pokoknya-pokoknya, kajian belum kuat, lalu ada keterlibatan antar kampus yang kuat hingga kompak turun ke jalan.

Pertemuan yang berlangsung satu jam setengah itu berjalan akrab dengan kesepakatan sinergi akademisi dan politisi perlu ditingkatkan. Pertemuan yang juga diikuti Wakil Ketua DPRD Kota Malang dari FPKB, Abdurrahman dan ketua komisi C dari FPKB, Fathol Arifin itu ditutup dengan pemberian slempang UM dan cinderamata kepada Ketua PKB Kota Malang oleh Rektor UM. (ary/fir)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Edukasi

RSUB Gandeng RSSA Gelar Baksos Pain Center

Diterbitkan

,

Rumah Sakit Universitas Brawijaya (RS UB) bekerjasama dengan Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) dan Djarum Foundaton mengadakan Bakti Sosial pengobatan nyeri

 

KABARMALANG.COM – Rumah Sakit Universitas Brawijaya (RS UB) bekerjasama dengan Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) dan Djarum Foundaton mengadakan Bakti Sosial (Baksos) pengobatan nyeri, Sabtu (3/4/2021).

Baksos ini dilakukan kepada 12 pasien penderita nyeri dari beberapa Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Malang.

Acara yang dilakukan di Pain Center RSUB Gedung A lantai 2 ini meliputi kegiatan penyuluhan, konsultasi, dan terapi farmakologis dan non-farmakologis oleh para dokter spesialis anestesi.

Kegiatan bakti sosial ini sejalan dengan salah satu aspek dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat.

Oleh karena itu, Pusat Pelayanan Nyeri (Pain Center) RSUB melibatkan berbagai bidang medis yang dapat memberikan layanan pada pasien secara holistik dan komprehensif.

Selain bertujuan untuk memperkenalkan Pusat Pelayanan Nyeri (Pain Center) pada masyarakat, acara yang akan diselenggarakan 12 kali dalam setahun ini juga untuk mempererat hubungan antara RSUB, RSSA, dan Puskesmas yang ada di Malang Raya.

“Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk akuntabilitas sosial profesi dokter anestesi dalam bidang pengelolaan nyeri yang banyak diderita oleh masyarakat baik nyeri akut, nyeri kronik dan nyeri kanker melalui fasilitas Pain center yang ada di RSUB,” jelas Tim Ahli Pain Center RSUB dr. Ristiawan Muji Laksono, Sp. An, KMN, FIPP.

Sebelumnya, RSUB telah melaksanakan Soft Launching Pain Center pada 13 Maret 2021, sekaligus Webinar bagi dokter dan perawat dengan tema “Three in One Pain Management Method” yang disampaikan oleh Dosen Luar Biasa UB Willy Halim, MD, Ph. D, FIPP.

Beberapa Tim Ahli di bidang nyeri yang tergabung dalam Pain Center RSUB antara lain, dr. Ristiawan Muji Laksono, Sp. An, KMN, FIPP, Willy Halim, MD, Ph. D, FIPP, Dr. dr. Aswoco Andyk Asmoro, Sp. An, FIPM, dr. Buyung Hartiyo Laksono, Sp. An, KNA, dan dr. Taufiq Agus Siswagama, Sp. An, KMN.

Para tim ahli tersebut telah memiliki kompetensi khusus untuk melakukan tindakan manajemen nyeri. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat teredukasi dan mengetahui waktu yang tepat apabila membutuhkan terapi nyeri. (carep-04/fir).

Lanjutkan Membaca

Edukasi

Izin Wisuda Luring Turun, ITN Malang Terlanjur Wisuda Full Daring

Diterbitkan

,

Izin Wisuda Luring Turun, ITN Malang Terlanjur Wisuda Full Daring
Rektor ITN Malang, Prof Dr Eng Ir Abraham Lomi MSEE. (Foto : Carep-04)

 

KABARMALANG.COM – Izin wisuda luar jaringan (luring) dari Pemkot Malang sudah turun. Tetapi, sejumlah kampus sudah terlanjur persiapan wisuda dalam jaringan.

Misalnya, Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Karena sudah persiapan lama, ITN memilih melaksanakan wisuda daring.

Rektor ITN Malang, Prof Dr Eng Ir Abraham Lomi MSEE membenarkan. Pelaksanaan wisuda ke-64 dan ke-65 pada Sabtu (27/3) besok tetap daring.

Kabar Lainnya : Wisuda UMM Hadirkan Duta Besar Untuk Inggris Raya.

“Tentu kita menyambut baik sudah ada SE Wali Kota. Karena, memberi izin wisuda luring untuk perguruan tinggi. Namun sayangnya karena terlambat,” ujar Abraham Lomi, Jumat (26/3).

Menurutnya, ITN Malang sudah mempersiapkan wisuda 27 Maret besok. Persiapannya pun sudah tertata dengan matang.

“Sehingga, ITN tetap melaksanakan wisuda 27 Maret full daring. Banyak calon wisudawan yang kembali ke daerah masing-masing,” bebernya.

Kabar Lainnya : Polinema Gelar Wisuda Luring Pertama Kali.

Tetapi, ITN Malang menyambut baik turunnya izin wisuda daring. Karena, ke depan kampus-kampus bisa wisuda luring.

Tentunya, Abraham Lomi siap mematuhi peraturan dan SOP Pemkot. Misalnya, wisuda harus membatasi peserta 200 orang.

Kemudian, pengantar atau pendamping wisudawan maksimal 400 orang. ITN Malang suatu saat juga siap berkoordinasi dengan Satgas Covid-19.

Sehingga, kampus bisa wisuda luring. Sebelum ini, izin wisuda tatap muka tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Malang No 13 tahun 2021.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Edukasi

UB Terima 4446 Maba Jalur SNMPTN 2021

Diterbitkan

,

Universitas Brawijaya (UB) menerima 4446 mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2021

 

KABARMALANG.COM – Universitas Brawijaya (UB) menerima 4446 mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021.

Dari sebanyak 41.759 orang mendaftar di kampus yang paling banyak diminati ini.

Kepala Bagian Humas Universitas Brawijaya, Kotok Guritno mengatakan, ada sebanyak 41.759 orang yang mendaftar melalui jalur SNMPTN.

“Hasil pengumuman hari ini, ada 4446 calon mahasiswa yang diterima di UB lewat jalur SNMPTN,” ujar Kotok Guritno, Rabu (24/3/2021).

Kotok menuturkan, tahun ini UB juga menerima 551 calon mahasiswa yang memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau sebanyak 8.07 persen.

“Kami juga menerima 551 calon mahasiswa dari jalur KIP, atau dulu dikenal bidik misi,” tegas Kotok.

Program studi Sainstek menjadi pilihan terbanyak calon mahasiswa saat mengikuti SNMPTN UB 2021. Sainstek terdiri dari kedokteran, teknik informatika, Ilmu perawatan, agribisnis, farmasi, ilmu gizi, sistem informasi, agroteknologi, teknik industri, dan statistika.

Sementara untuk program studi dengan keketatan tertinggi Sainstek adalah farmasi yakni 1:30,31 sedangkan program studi dengan keketatan tertinggi soshum 1:18:93, untuk pariwisata.

“Untuk peminat soshum tertinggi adalah program studi ilmu hukum. Total ada 29 provinsi tempat asal calon mahasiswa yang diterima. Terbanyak Provinsi Jawa Timur,” beber Kotok. (rjs/fir)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Ucapan HUT Kota Malang Ke 107
Advertisement Iklan Ucapan HUT Kota Malang Ke 107

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com