Connect with us

Politik

Vandalisme Warnai Aksi Mahasiswa di DPRD Kota Malang

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM– Aksi tak terpuji mencoreng demontrasi mahasiswa depan DPRD Kota Malang, siang tadi. Papan nama DPRD menjadi sasaran aksi corat-coret. Diduga vandalisme dilakukan oleh oknum yang terlibat dalam aksi tersebut.

Tulisan papan nama gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dicoret dengan cat warna hitam. Hingga papan itu tak bisa terbaca dengan jelas. Ada juga tulisan ‘Goblok’ yang dicoret menggunakan cat warna hitam dengan tebal. Sehingga akan nampak jelas terbaca ketika melihat papan itu. Vandalisme ini terungkap, ketika mahasiswa membubarkan diri.

Coretan itu sebelumnya sudah terlihat ketika mahasiswa tergabung dalam Front Rakyat Melawan Oligarki itu tengah getol menyuarakan aspirasinya. Aksi vandalisme ini, sangat disayangkan oleh DPRD. Karena dinilai telah merusak fasilitas umum, dan juga mencederai aksi yang sebelumnya dilakukan.

“Kami baru tahu, dan apa maksudnya?, kami juga tidak tahu. Sungguh sangat disayangkan,” ujar Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika kepada wartawan, Senin (23/9). Menurut dia, DPRD sangat menghargai aksi mahasiswa yang ingin menuntut sejumlah poin.

Diantaranya, pencabutan Rancangan KUHP, Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemasyarakatan, Pertahanan, dan sejumlah RUU lain yang tengah digagas di DPR RI. Tetapi, penyampaian aspirasi itu justru diwarnai perilaku yang merugikan publik, dengan melakukan vandalisme. “Kalau begini siapa yang rugi, masyarakat kan?. Nanti untuk perbaikan akan menggunakan APBD tentunya,” katanya.

Dia mengaku, telah memikirkan untuk segera dilakukan perbaikan, atas aksi vandalisme yang terjadi saat aksi mahasiswa itu. “Tentu kami akan membersihkannya. Karena ini juga menjadi simbol masyarakat Kota Malang,” aku Made.

Dia menilai, oknum yang melakukan corat-coret dinilai kurang memiliki kedewasaan. Padahal, aspirasi juga akan didengar dan bisa dilakukan diskusi terkait persoalan yang disuarakan. “Kami selalu terbukan dengan siapapun. Apa persoalannya, disampaikan melalui perwakilan. Jangan berbuat justru merugikan masyarakat banyak,” pungkasnya.

Made menambahkan, pihaknya sudah melakukan upaya untuk mendatangi aksi massa tersebut. Namun, para mahasiswa menolak untuk bertemu dengan pimpinan dewan. Dalam aksinya mahasiswa turut membentangkan spanduk bertuliskan ‘Gedung Ini Jadi Warung Pecel’ yang dipasang di pagar depan gedung DPRD Kota Malang.(rjs/fir)

Politik

Penanganan Covid-19, Fraksi PKS Jaring Aspirasi Pemuda

Diterbitkan

||

Oleh

KABARMALANG.COM – Hari aspirasi digelar Fraksi PKS Kota Malang. Tema kali ini Pesan Pemuda dalam Percepatan Penanggulangan Covid-19 di Kota Malang dilaksanakan di ruang fraksi PKS DPRD Kota Malang.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Malang Trio Agus Purwono mengatakan aspirasi yang kemarin disampaikan para pemuda sangatlah penting untuk Kota Malang kedepan.

“Para pemuda di Kota Malang ingin bersinergi dengan Pemkot Malang dalam penaggulangan corona,” ujarnya, Selasa (30/06/2020).

Seperti remaja masjid, lanjut Trio Agus Purwono, yang dapat membantu secara masif untuk menyampaikan sosialisasi pemerintah terkait protokol kesehatan. Tentu, karena rumah ibadah merupakan berkumpulnya banyak orang.

“Ada juga mahasiswa yang menanyakan dana hibah yang dijanjikan Pemkot Malang, ini nanti akan kami kroscek lagi,” ucapnya.

Bahkan untuk menggelorakan semangat muda, pihaknya siap mendukung Ranperda Kepemudaan yang diinisiasi Pemkot Malang. Karena saat ini, Kota Malang masih belum menyandang predikat Kota Layak Pemuda.

“Padahal, ada puluhan universitas di Kota Malang, yang tentunya menyumbang banyaknya aktifitas pemuda di Kota Malang,” sambung Trio sapaan akrabnya.

Trio menambahkan, Pemkot Malang perlu menjalankan tugas dan kewenangannya lebih optimal lagi, khususnya dalam percepatan penanganan corona. Utamanya di sektor mendasar bidang kesehatan, ekonomi dan pendidikan.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua II DPRD Kota Malang Asmualik, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Malang Trio Agus Purwono, Sekretaris Fraksi PKS Ahmad Fuad Rahman, Bayu Rekso Aji, Rokhmad dan Akhdiyat Syabril Ulum. Serta peserta undangan dari organisasi mahasiswa, dan lembaga kepemudaan. (ary/fir)

Lanjutkan Membaca

Politik

Peringati Bulan Bung Karno, DPC PDIP Gelar Lomba Mewarnai

Diterbitkan

||

Oleh

KABARMALANG.COM – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kabupaten Malang menggelar lomba mewarnai gambar sketsa Presiden Republik Indonesia pertama, Sukarno.

Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Malang, Darmadi mengatakan bahwa lomba ini digelar untuk memperingati bulan Bung Karno, juga dalam rangka Hari Lahir Pancasila.

“Ini dalam rangkaian bulan Juni, yang merupakan bulan, haul, Bung Karno. Sekaligus memperingati Hari Lahir Pancasila,” ujarnya, Sabtu (13/06/2020).

Puluhan anak-anak terlihat antusias menggoreskan crayon warna-warni di sebuah kertas yang terdapat sketsa gambar Presiden Republik Indonesia pertama, Sukarno.

Pria yang juga menjabat Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang ini menambahkan, tujuan diadakannya lomba itu lebih untuk mengenalkan sosok pendiri bangsa kepada para generasi penerus bangsa.

“Ini kan untuk memperkenalkan pendiri bangsa kita, caranya dengan mewarnai gambar Bung Karno,” ungkap Darmadi.

Tidak lupa, karena saat ini Indonesia masih berhadapan dengan pandemi Covid-19, DPC PDIP Kabupaten Malang juga menerapkan protokol kesehatan ketika pelaksanaan lomba. Jarak antar anak-anak itu diatur agar tidak terjadi kerumunan.

Lanjutkan Membaca

Politik

Catatan Penting Moreno, Setelah BST Pandemi Covid-19 Disalurkan

Diterbitkan

||

Oleh

KABARMALANG.COM – Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra, Moreno Soeprapto memberikan catatan penting. Hal ini disampaikan setelah Bantuan Sosial Tunai (BST) Pandemi Covid-19 disalurkan.

“Saya melihat pentingnya penerapan protokol kesehatan saat pendataan hingga pelaksanaan pencairan. Kami masih menemukan tindakan mengabaikan protokol kesehatan Covid-19 dan berharap hal-hal ini dapat diperbaiki pada pencairan tahap kedua dan ketiga,” kata Moreno Soeprapto, Minggu (06/06/2020).

Moreno membeberkan beberapa catatan dan evaluasi penting pendistribusian BST di Kabupaten Malang. Bahwa selaku anggota DPR RI dari daerah pemilihan Malang Raya, khususnya Kabupaten Malang, pihaknya telah melakukan fungsi pengawasan terhadap program bantuan BST Covid-19 agar dapat terealisasi dengan baik kepada masyarakat yang terdampak ekonomi akibat meluasnya Corona.

Ia menjelaskan, bahwa terkait pembagian BST ini pihaknya sejak awal telah berkoordinasi dengan Bupati Malang Sanusi dan pihak Kementerian Sosial yang diwakili Direktur Biro Perencanaan Kemensos Adhy Karyono.

“Saya mengajak kepada Bapak Bupati dalam melakukan pendataan calon penerima BST yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Malang memasukkan pendataan dari RT/RW. Hal ini penting agar tidak terjadi salah sasaran dalam pendistribusian BST,” ujar pria yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kota Malang tersebut.

Catatan kedua, ia juga telah mengintruksikan kepada Tim melalui Moreno Champion Center untuk langsung turun ke lapangan ketika proses pencairan BST di sejumlah Kecamatan yang ada di Kabupaten Malang.

“Hasil yang ditemukan saya melihat secara garis besar program berjalan dengan baik mulai dari pendataan hingga pencairan, meskipun masih ada satu dua hal yang perlu diperbaiki seperti hal pendataan hingga pelaksanaan pencairan yang masih mengabaikan protokol kesehatan Covid-19. Saya berharap hal-hal ini dapat diperbaiki pada pencairan Tahap 2 dan 3,” jelas putra pembalap nasional Tinton Soeprapto tersebut.

Untuk catatan ketiga, dirinya mengapresiasi kerja keras Dinas Sosial Kabupaten yang bekerja “all out” dengan rela bekerja lembur hingga deadline yang ditetapkan oleh Kemensos untuk mengirimkan data-data calon penerima BST.

Sementara catatan keempat, ia mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Malang untuk bersama-sama dalam melawan pandemi Covid-19 dengan cara mengikuti arahan ataupun peraturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat hingga Daerah.

Pasalnya, pandemi ini tidak hanya menghadirkan keresahan tentang ancaman kesehatan, tetapi juga ancaman kesejahteraan. Lanjut Moreno, Dampak Covid-19 ini sangat jelas dirasakan langsung oleh masyarakat. Apalagi pasca diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), semakin banyak warga yang ekonominya kesulitan.

Berbagai profesi seperti pedagang kecil, sopir taksi, pengemudi ojek online, pedagang, petani, pekerja harian, marbut masjid hingga guru mengaji hingga para pekerja kelas menengah sangat terdampak akibat pandemi ini.

“Oleh sebab itu saya mengajak masyarakat untuk sama-sama bergandengan tangan dengan Pemerintah karena tanpa kerja keras masyarakat kita tidak akan pernah bisa keluar dari masalah pandemi ini,” jelas Moreno Soeprapto.

Sementara itu, Direktur Biro Perencanaan Kementerian Sosial RI terkait Bantuan Sosial Tunai (BST) Covid 19 di Kabupaten Malang Adhy Karyono berharap proses penyaluran bansos tunai dapat berjalan dengan baik cepat, tertib dan memeperhatikan protokol kesehatan.

“Harapan saya bahwa proses penyaluran bansos tunai dapat berjalan dgn baik cepat, tertib dan memperhatikan protokol kesehatan. Bilamana ada penerima bantuan ditemukan masih tidak sesuai kriteria penerima, silahkan Pemerintah Kabupaten Malang melakukan evaluasi dan nanti lakukan pemutakhiran atau penggantian nama untuk tahap berikutnya,” terang Adhy Karyono.

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com