Peristiwa
Warga Segel Tandon Air Sumber Pitu Malang

KABARMALANG.COM – Para petani yang tergabung Penyelamat Sumber Pitu melakukan aksi penyegelan tandon air milik Perumda Tugu Tirta Kota Malang di Desa Wringinanom Poncokusumo, Kabupaten Malang.
“Aksi penyegelan ini di dasari atas kekecewaan masyarakat yang menilai Perumda Tugu Tirta Kota Malang tidak bertanggung jawab atas pengambilan air di Sumber Pitu,” ucap Ketua Tim Advokasi Forum Penyelamat Sumber Pitu, Zulham Mubarak .
Warga menuntut, komitmen dari Perumda Tugu Tirta Kota Malang (PDAM Kota Malang), Perumda Tirta Kanjuruhan (PDAM Kabupaten Malang), dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.
Karena, tidak membangun jaringan air dan embung bagi petani sekitar.
“Kompensasi itu tidak di penuhi, terlebih PDAM Kota Malang yang banyak memanfaatkan mata air itu melalui tandon di Wringinanom,” ucapnya.
Dengan di segelnya tandon air tersebut, kata Zulham, di pastikan sekitar 3 ribu warga Kota Malang tidak teraliri air, karena Perumda Tugu Tirta Kota Malang selalu janji-janji terus.
“Sudah terlalu lama. Sudah tujuh tahun. Yang melakukan penutupan itu ya warga dan petani,” tegasnya.
Terpisah, Koordinator Badan Pekerja LSM ProDesa Malang, Ahmad Kusaeri menjelaskannya sebenarnya permasalahan itu selesai.
Kalau pihak perumda Tugu Tirta Kota Malang, dan Perumda Tirta Kanjuruhan punya itikad baik.
Terlebih, lanjut Kusaeri, Perumda Tugu Tirta yang selama ini telah mengambil air di wilayah Kabupaten Malang, yakni mata air Sumber Pitu.
“Warga hanya menuntut komitmen dari Perumda Tugu Tirta Kota Malang (PDAM Kota Malang), Perumda Tirta Kanjuruhan (PDAM Kabupaten Malang), terutama PDAM Kota Malang yang telah mengambil air di sana (Sumber Pitu),” ucapnya.
Masyarakat, juga mengikhlaskan untuk melupakan komitmen tersebut, jika Perumda Tugu Tirta Kita Malang keberatan.
“Karena gak enak sama warga Kota Malang. Warga mengikhlaskan dan menggratiskan air itu asal PDAM Kota Malang juga menggratiskan air ke pelanggan mereka,” bebernya.
“Masak ambil gratis, pendistribusiannya minta bayaran. Gak adil kan,” tegas Kusaeri. (cdm/fir)
Peristiwa2 minggu agoGeger Penemuan Jasad Bayi Laki-laki di Saluran Irigasi Sawah Sukonolo Bululawang, Polres Malang Buru Pelaku
Serba Serbi2 minggu agoPromo JSM Superindo Malang Hari Ini 3–5 Juli 2026: Ayam Segar dan Minyak Goreng Diskon Besar!
Pemerintahan3 minggu agoTekan Fenomena Fatherless di Momentum Harganas 2026, Pemkot Malang Gencarkan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah
Serba Serbi2 minggu agoPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 5 Juli 2026: Dominasi Cerah Terik, Waspada Suhu Dingin Batu dan Kabut Malam Hari
Peristiwa2 minggu agoRampok Honda Jazz Putih di Sumberpucung, Pelaku Curas Viral Diringkus Polres Malang Saat Hendak Jual Mobil
Olahraga3 minggu agoHasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Martinelli Bawa Brasil Menang Dramatis 2-1 dan Singkirkan Jepang di Babak 32 Besar
Serba Serbi2 minggu agoRamalan Zodiak Besok Jumat 3 Juli 2026: Cancer dan Capricorn Banjir Cuan, Sagitarius Wajib Waspada!
Serba Serbi1 minggu agoRupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp18.065 per Dolar AS, Intip Rincian Kurs BCA dan Mandiri































