Connect with us

Peristiwa

Polisi Amankan Pemuda yang Rampas HP Karyawati

Diterbitkan

,

Polisi mengamankan seorang pemuda berinisial DS (20) warga Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Polisi mengamankan seorang pemuda berinisial DS (20) warga Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Dia di tangkap polisi, karena merampas handphone salah seorang karyawati toko makanan beku (frozen food) di Jalan Karel Satsuit Tubun Sukun, Kota Malang.

“Kejadiannya, sekitar pukul 12.00 WIB saat itu pelaku datang ke toko tempat korban bekerja,” ujar Kapolsek Sukun, Kompol Nyoto Gelar, Rabu (13/9/2022).

Pelaku tersebut, kata Kompol Nyoto, langsung mendatangi kasir, kemudian mengancam untuk meminta uang.

Korban ini, pada saat itu sedang berjaga dan pelaku di beri uang sebesar Rp16 ribu. Namun, pelaku masih merasa kurang dan langsung merampas HP korban.

“Teman korban yang melihat kejadian tersebut, dan langsung bergegas menolong melawan pelaku,” terangnya.

Pada saat itu, sempat terjadi tarik menarik pelaku, korban dan teman. Dan pelaku berhasil menepis tangan teman korban.

“Pelaku berhasil mengambil HP tersebut, setelah itu dia langsung kabur melarikan diri,” jelas Nyoto.

Atas kejadian itu, korban kemudian mendatangi polisi dan melaporkan peristiwa tersebut di pos perempatan Pasar Gadang.

“Setelah mendapat laporan dari petugas lantas yang berjaga, kami melakukan koordinasi dan mendatangi lokasi kejadian,” ucap Nyoto.

Saat petugas Unit Reskrim Polsek Sukun tiba di lokasi, pelaku sudah berhasil di amankan oleh warga sekitar.

Selanjutnya, pelaku beserta dengan barang bukti sebuah HP milik korban di bawa ke Mapolsek Sukun untuk di lakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Pelaku tersebut berhasil di amankan oleh warga, sekitar 100 meter dari lokasi kejadian,” beber Nyoto.

Dari keterangan pelaku, ia baru pertama kalinya melakukan aksi tersebut. Dan saat ini, kami masih terus melakukan penyelidikan terhadap pelaku.

“Pelaku kami jerat dengan Pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara,” pungkas Nyoto. (cdm/fir)

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih