Pemerintahan
Guyub Kerja Bakti, Petugas dan Masyarakat Kurangi Risiko Bencana

KABARMALANG.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bersama elemen masyarakat bahu membahu menggelar kerja bakti.
Kegiatan tersebut dalam rangka Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS) pada sejumlah titik diantaranya di Kelurahan Tlogomas dan Kelurahan Purwodadi.
Camat Lowokwaru, Joao M.G. De Carvalho, SIP, kegiatan GASS ini menjadi pembelajaran sekaligus sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah di sembarang tempat.
Ia berpesan agar masyarakat membuang sampah pada tempat yang sudah di sediakan.
“Awalnya kegiatan GASS di Kelurahan Tlogomas ini akan di laksanakan pada tanggal 20 bulan Februari lalu,” ujarnya.
Namun karena adanya kasus omicron sebelumnya, kita tunda dan laksanakan hari ini.
“Ini bagian dari kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) di mana Pak wali sudah mengamanatkan, terutama di bidang lingkungan hidup. Tugas lurah dan camat mencakup urusan lingkungan hidup termasuk kegiatan GASS,” ungkapnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa setiap bulan masing-masing kecamatan melakukan kegiatan GASS.
Di mana setiap kelurahan juga turut melaksanakan kegiatan tersebut dengan berkolaborasi dengan semua elemen termasuk masyarakat.
Pria yang akrab di sapa Pak Jo ini mengajak masyarakat untuk menjaga dan mencintai lingkungan.
Sehingga saat kecamatan punya jadwal kegiatan GASS, kami kolaborasi dengan teman-teman Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP), dan komponen masyarakat.
“Karena sedimen itu dibagi-bagi, kalau sampah bagian yang ngangkut itu DLH sementara sedimennya adalah DPUPRPKP,” tambahnya.
Kegiatan GASS di Kelurahan Tlogomas kali ini di fokuskan pada RW 07 dengan empat (4) RT yaitu RT 1, 2, 4 dan 6. Kurang lebih 100 orang yang merupakan gabungan dari personil DLH, DPUPRPKP, Linmas, Satgas Banjir Kecamatan.
Seluruh elemen masyarakat bersama gotong royong mengangkat sedimen di saluran sungai dan saluran air serta mengangkut sampah.
Langkah antisipatif pengurangan risiko banjir di tengah fenomena cuaca ekstrim beberapa waktu terakhir ini juga di gelar warga RW 3 Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing.
Sunarka Kepala bidang persampahan dan limbah B3.
Pihaknya menggelar GASS tersebut secara rutin agar bisa membantu warga yang membutuhkan.
Dan, menurut Sunarka untuk kawasan Kelurahan Purwodadi ini rawan terjadi luapan air sungai saat hujan deras.
“Dari luapan air ini bahkan hingga menggenangi pemukiman warga, yang juga di picu oleh kurang lancarnya aliran air sehingga meluber ke pemukiman warga,” ujarnya.
“Maka dari itu, hari ini kita melakukan pengerukan dan pembersihan sungai,” lanjut pria berkamata itu.
Sunarka tetap imbau warga agar selalu menjaga kebersihan lingkungan dan jangan membuang sampah di aliran sungai atau drainase.
Seperti halnya saluran air di depan rumah maupun yang dari rumah tangga. (carep01/fir)
Peristiwa2 minggu agoGeger Penemuan Jasad Bayi Laki-laki di Saluran Irigasi Sawah Sukonolo Bululawang, Polres Malang Buru Pelaku
Serba Serbi2 minggu agoPromo JSM Superindo Malang Hari Ini 3–5 Juli 2026: Ayam Segar dan Minyak Goreng Diskon Besar!
Pemerintahan3 minggu agoTekan Fenomena Fatherless di Momentum Harganas 2026, Pemkot Malang Gencarkan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah
Serba Serbi2 minggu agoPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 5 Juli 2026: Dominasi Cerah Terik, Waspada Suhu Dingin Batu dan Kabut Malam Hari
Olahraga3 minggu agoHasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Martinelli Bawa Brasil Menang Dramatis 2-1 dan Singkirkan Jepang di Babak 32 Besar
Serba Serbi2 minggu agoRamalan Zodiak Besok Jumat 3 Juli 2026: Cancer dan Capricorn Banjir Cuan, Sagitarius Wajib Waspada!
Peristiwa2 minggu agoRampok Honda Jazz Putih di Sumberpucung, Pelaku Curas Viral Diringkus Polres Malang Saat Hendak Jual Mobil
Serba Serbi2 minggu agoSitus Resmi BMKG Luncurkan Sistem Informasi Real-Time Terpadu: Antisipasi Dampak Puncak Kemarau 2026





































