Connect with us

Peristiwa

DPRD Kritik Pemkot Malang Lamban Atasi Masalah Drainase Akut

Diterbitkan

,

IMG 20251208 214722
Anggota DPRD dari Dapil Klojen, H. Bayu Rekso Aji (istimewa)

KABARMALANG.COM – Banjir yang melanda Kota Malang pada 4 Desember 2025 kembali menyingkap fakta bahwa Pemerintah Kota Malang di nilai belum berhasil melakukan mitigasi bencana secara efektif.

Anggota DPRD dari Dapil Klojen, H. Bayu Rekso Aji, menegaskan bahwa akar persoalan utama fungsi drainase yang tidak optimal dan sedimentasi yang menumpuk bukanlah temuan baru.

​Bayu mengungkapkan, dalam lima tahun terakhir, berbagai laporan teknis, tinjauan lapangan, dan rekomendasi terkait perbaikan drainase telah berulang kali di sampaikan kepada Pemkot melalui forum resmi di DPRD.

Namun, tindakan nyata yang di lakukan di nilai masih jauh dari kebutuhan lapangan.

​Bayu menilai bahwa saat ini Kota Malang tidak lagi memerlukan tambahan teori atau kajian akademik karena diagnosa masalah sudah sangat jelas.

Yang di butuhkan adalah langkah-langkah konkret:

  1. Penegakan Aturan Tegas: Terutama terhadap bangunan yang melanggar dan menghambat aliran air.
  2. Fokus Anggaran: Anggaran harus di arahkan pada penanganan banjir sebagai prioritas tertinggi kota.

​Dalam konteks tata kelola anggaran ke depan, Bayu menyarankan agar penyusunan APBD 2027 mencerminkan perubahan prioritas ini. Ia secara spesifik mengusulkan:

​“Program RT Berkelas perlu dievaluasi ulang dan dananya diarahkan untuk memperkuat penanganan banjir.”

Evaluasi ini di harapkan menjadi pijakan perubahan agar Kota Malang dapat keluar dari siklus banjir tahunan yang berulang.

​Bayu menegaskan bahwa banjir 4 Desember 2025 adalah alarm keras yang harus di tanggapi serius oleh eksekutif dan legislatif.

​“Banjir 4 Desember adalah alarm keras. Kota ini tidak boleh terus-menerus tenggelam dalam masalah yang sebenarnya sudah kita ketahui dan kita sampaikan sejak lima tahun lalu,” tegas Bayu.

​Ia berharap Pemkot segera bergerak cepat dan tegas dalam penegakan aturan.

Sementara itu, DPRD siap memberikan dukungan politik melalui penganggaran dan pengawasan yang ketat.

Dengan langkah konkret dari semua pihak, Kota Malang di yakini dapat membangun sistem yang lebih tangguh dan mampu meminimalkan risiko bencana di masa depan.

Advertisement

Terpopuler