Politik
Sekjen PDIP Terlibat Penambangan Wadas, Cak Adeng: Itu Norak

KABARMALANG.COM – Proyek penambangan batu andesit di Desa Wadas Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah masih menyisakan masalah.
Penambangan itu menyeret nama politisi PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.
Sekjen PDI Perjuangan ini di tuding terlibat dalam proyek penambangan tersebut. Tudingan itu di lontarkan oleh pemilik akun twitter @Andiarief_.
Hal tersebut ternyata memantik reaksi sejumlah pihak, khususnya dari tubuh PDI Perjuangan. Salah satunya, adalah Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Abdul Qodir.
“Prasangka yang di lontarkan Andi Arief itu menjadi strategi politik untuk meningkatkan suara jelang Pemilu 2024, cara tersebut cenderung norak dan memalukan,” ujar Adeng sapaan akrabnya Abdul Qodir, Jumat (18/2/2022).
“Kalau untuk meningkatkan suara partainya (Demokrat), hemat saya cara itu sangatlah norak, memalukan dan jauh dari kaidah pendidikan politik yang berkeadaban,” tegasnya.
Adeng menyebut, untuk mendapatkan simpati masyarakat, selama ini PDI Perjuangan secara konsisten melakukan kerja-kerja berbasis kerakyatan.
Dan sangat bertolak belakang, lanjut Adeng, jika prasangka itu memang digunakan untuk membunuh karakter Hasto Kristyanto, apalagi jika bertujuan untuk menaikan elektabilitas Partai Demokrat.
“Kalau cara yang di ambil (Partai Demokrat) cenderung dengan membunuh karakter Pak Hasto secara pribadi maupun sebagai sekjen,” sambungnya.
Tudingan itu memang di lontarkan dengan di kemas dalam sebuah pertanyaan. Menurut Adeng, Andi Arief berpikir bahwa jika tudingan dibungkus dalam sebuah pertanyaan melalui cuitan di sosial media.
“Dan bagi kami tweet andi arief, di bangun atas kebencian dengan cara fitnah dan menyerang kehormatan Pak Sekjen,” terang Adeng.
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang menyayangkan dan menyesalkan cuitan Andi Arief tersebut.
“Pasal 310 KUHP merupakan delik nenyerang kehormatan seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal agar di ketahui umum.
Sedangkan Pasal 311 KUHP berkaitan dengan perbuatan menuduh seseorang yang tuduhannya di ketahui tidak benar.
Pihaknya mendesak dan meminta agar Andi Arief bisa melakukan klarifikasi secara terbuka serta meminta maaf melalui akun twitternya. Agar perbuatan yang di lakukan ada sebuah klarifikasi yang seimbang.
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan





































