Connect with us

Serba Serbi

Puan Maharani Berkunjung Di Koperasi Serba Usaha Setia Budi Wanita (SBW) Malang

Diterbitkan

,

Ketua DPR RI Puan Maharani saat berkunjung ke Koperasi Serba Usaha Setia Budi Wanita (SBW) Malang

KABARMALANG.COM – Puan Maharani berkunjung ke Koperasi Serba Usaha Setia Budi Wanita (SBW) Malang pada Sabtu (20/1/2024).

Ketua DPR RI tersebut saat berkunjung di SBW mendapatkan aduan dari ibu-ibu koperasi.

Puan bersilahturahmi dengan ibu-ibu koperasi perempuan se-Malang Raya.

Ada beberapa aduan yang disampaikan oleh ibu-ibu koperasi dalam kegiatan tersebut.

Salah satunya adanya layanan permodalan dari PT PNM Mekar atau Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera).

Di mana terkait program PNM Mekaar ini cukup menjadi pesaing berat dari koperasi, terutama untuk koperasi kecil.

“Ya kami ingin wadul (mengadu) kepada ketua para wakil rakyat,” ujar Ketua Umum Koperasi SBW Malang, Sri Untari.

Kami minta mbak Puan, kata Untari, untuk mengingatkan PT PNM supaya jangan buat skema seperti itu, persaingan harus itu harus setara.

“Karena modal pemerintah besar, sedangkan koperasi dari rakyat kecil ya kecil, ya pasti kalah,” lanjutnya.

Sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia, Sri Untari juga mengingatkan agar Undang-Undang Koperasi segera di bahas.

Hal ini cukup penting, kata Untari, guna mengetahui posisi koperasi serta kejelasan pemerintah dalam memberikan kebijakan kepada koperasi.

Selain itu, perhatian pemerintah terhadap koperasi di rasa oleh Sri Untari juga kurang. Pemerintah di anggap lebih fokus dalam memajukan UKM dan UMKM.

“Perhatian pemerintah memang lebih banyak ke UMKM,” ucapnya.

“Padahal koperasi adalah intensitas yang sudah ada dan bisa menjadi wadah bagi UKM,” sambung Untari.

Bagi Sri Untari, seharusnya pemerintah memiliki kebijakan yang saling menguntungkan antara UMKM dan Koperasi.

Seperti memberikan wadah bagi UMKM dan melakukan revitalisasi terhadap koperasi.

Asalkan, kebijakan tersebut tetap memperhatikan aspek dasar dari koperasi dan tidak bertabrakan dengan usaha yang lain.

“Ya pokoknya pemerintah kalau buat produk itu jangan memberikan saingan kepada koperasi,” katanya.

“Karena modalnya pemerintah kan kuat, kalau koperasi kan dari anggota, jadi ya tidak setara,” Untari melanjutkan.

“Jadi UMKM itu harus di berikan wadah, wadahnya ya Koperasi itu, supaya kami bisa bersinergi bersama dan berkolaborasi bersama,” ucapnya lagi.

Sementara itu, Puan Maharani berjanji akan menindaklanjuti atensi yang di berikan oleh ibu-ibu koperasi yang hadir dalam kegiatan di koperasi SWB Malang.

Usulan dari para ibu-ibu anggota koperasi ini akan di bawa ke DPR untuk di bicarakan kepada Kementerian terkait.

“Di satu sisi apa yang di lakukan pemerintah telah menghasilkan sesuatu yang baik,” ujarnya.

“Tetapi yang kami harapkan tidak boleh mematikan pihak atau koperasi yang sudah berdiri sebelumnya,” lanjut Puan.

“Jadi jangan sampai ada yang di rugikan,” katanya lagi.

Puan juga mengapresiasi, semangat ibu-ibu koperasi dalam kegiatan tersebut.

Menurut DPP PDI Perjuangan itu, perlu adanya kolaborasi bersama untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi.

“Saya ketua DPR akan membantu mendorong dan mendukung yang telah mereka (koperasi perempuan) lakukan,” ucapnya.

“Karena memang gorong royong sangat di butuhkan untuk mendukung perekonomian di desa,” pungkas Puan. (tik/fir)

 

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih