Hukrim
Mabuk Miras Di Tahun Baru, Pemuda Kota Malang Hajar Teman Minum

KABARMALANG.COM – Akibat mabuk miras di malam tahun baru 2022, sejumlah pemuda di Kota Malang menjadi tersangka kasus pengeroyokan.
Ini karena para pemuda itu terlibat pengeroyokan dan menghajar teman minumnya di Jalan Simpang Candi Sewu, Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, Sabtu (1/1) lalu.
Kombespol Budi Hermanto, Kapolresta Malang Kota, saat rilis di Mapolresta, membenarkan soal pengungkapan ini.
“Kami mengamankan para tersangka dengan bukti visum, pengrusakan kaca jendela yang pecah dan kerusakan rumah lainnya,” kata Buher, sapaannya, Kamis (6/1).
Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo yang mendampingi Buher, mengamini kasus pengeroyokan akibat mabuk miras di tahun baru tersebut.
Mulanya, pengungkapan kasus pengeroyokan ini berawal dari pesta minuman keras para tersangka dan korban.
Korban inisial FJ bersama para tersangka, termasuk tersangka inisial LA pesta miras di rumah di Jalan Simpang Candi Sewu.
Namun, karena terbawa pengaruh miras, korban FJ cekcok dengan tersangka FA.
Bahkan, FA mengusir FJ dari rumah tersebut karena merusak suasana. Namun, korban FJ tidak terima dan sempat memukul FA.
Tersangka LA dan saksi AFF mengetahui pemukulan ini.
Kabar Lainnya : Sebelum Kasus Miras Oplosan, Satpol PP Menggelar Razia Miras.
“Sehingga tersangka LA membalas pukulan korban. FA juga ikut memukul korban. Setelah itu saksi AFF, menyuruh korban pergi meninggalkan kos tersebut,” terang Tinton.
Selanjutnya sekitar pukul 02.30 WIB korban pengeroyokan, FA datang kembali ke rumah kos tersebut. Dia masuk ke dalam kamar kos dan selanjutnya menendang wajah FA.
Melihat hal tersebut tersangka FW, tersangka AE, dan tersangka FA melakukan kekerasan secara bersama-sama terhadap korban.
Kemudian, datanglah saksi AFF. Selanjutnya saksi AFF melerai dan menyuruh korban untuk pergi keluar dari rumah kos tersebut.
Tak terima, korban FJ melaporkan tentang perkara pengeroyokan tersebut ke Polresta Malang Kota.
Setelah penyelidikan ternyata korban FJ sebelumnya telah melakukan pemukulan terhadap salah satu teman dari pelaku.
Selanjutnya petugas melakukan penangkapan terhadap semua pelaku pengeroyokan tersebut sejumlah 14 orang.
Polisi mengungkap pengeroyokan ini dengan tiga lokasi yang berbeda. Satu kejadian daerah Merjosari, dan 2 kejadian di Jalan Simpang Candi Sewu.
Polisi mengamankan para pelaku pada pukul 05.00 dan 09.00 WIB di hari yang sama.
Anggota Satreskrim Polresta Malang Kota menangkap belasan tersangka itu bersama Polsek jajaran dan Sat Samapta.
Akibat pemukulan ini, para tersangka terjerat Pasal 170 KUH Pidana ayat ke 1 e dan Pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman penjara maksimal tujuh tahun.(carep-04/yds)
Serba Serbi4 minggu yang laluPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 16 Juli 2026: Puncak Kemarau Didominasi Cerah, Batu Tembus 10°C dan Berpotensi Hujan Ringan
Serba Serbi3 minggu yang laluPromo PLN “Semangat Baru Makin Berdaya” 2026: Diskon Tambah Daya Listrik 50% Lewat PLN Mobile, Cek Syarat dan Cara Klaimnya!
Serba Serbi2 minggu yang laluDaftar Lengkap Hari Libur Nasional 2026: Cek Sisa Tanggal Merah dan Kalender yang Sudah Lewat
Serba Serbi2 minggu yang laluPanduan Seleksi CPNS 2026: Definisi Alur, Persyaratan Umum, dan Pemetaan Formasi Resmi SSCASN BKN
Olahraga2 minggu yang laluTundukkan Blueblood FC 2-0, SSB Porma FC U-15 Tembus Semifinal Piala Soeratin U-15 2026 Zona Malang
Olahraga3 minggu yang laluPembukaan Manis Piala Soeratin U-15 Zona Malang: SSB Porma FC Cukur Diklat Persema 4-0 di Lapangan ARG Lawang
Pemerintahan3 minggu yang laluTingkatkan Ekonomi Ring I, PT MIP dan PT PPA Boyong Penggerak Sosial Studi Banding UMKM ke Malang dan Blitar
Pemerintahan1 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik































