Connect with us

Pemerintahan

Bentuk Forum Germas, Dinkes Kota Malang Libatkan OPD

Diterbitkan

,

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang menggelar Pertemuan Audiensi, Konvergensi, dan Pembentukan Forum Germas di Tingkat Kota Tahun 2021 (istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang menggelar Pertemuan Audiensi, Konvergensi, dan Pembentukan Forum Germas di Tingkat Kota Tahun 2021, Selasa (9/11/2021) di Hotel Aria Gajayana.

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di bidang kesehatan. Salah satunya dengan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Malang.

Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Mu’arif menyampaikan bahwa kegiatan ini menyasar lintas sektor OPD, lintas program, hingga camat.

Pasalnya, lanjut Husnul dalam penerapan Germas, bukan hanya kewajiban bidang kesehatan saja melainkan seluruh OPD dan masyarakat umum.

“OPD sebagai pelaksana kegiatan di jajaran pemerintah daerah berkewajiban untuk memberikan dukungan dan berpartisipasi,” kata Husnul.

Sehingga perlu dibentuk kelompok kerja (pokja) Germas di tingkat kecamatan sampai kota untuk memudahkan koordinasi, monitoring, dan evaluasi pelaksanaan Germas di wilayah Kota Malang.

Sementar itu Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Kota Malang, Latifah Hanun menambahkan bahwa nantinya masing-masing OPD akan melaksanakan aksi Germas sesuai dengan program yang telah diintegrasikan oleh Dinkes Kota Malang.

“Salah satu program kami adalah peningkatkan aktivitas fisik. Seperti peregangan sampai pemeriksaan kebugaran di tiap OPD,” ujarnya.

“Paling tidak, ini akan meningkatkan gerakan hidup sehat di lingkungan internal Pemerintah Kota Malang dan masyarakat,” sambung Latifah Hanun.

Hal ini sejalan dengan komitmen Pemkot Malang untuk menekan angka kematian.

Berdasarkan data 10 besar penyakit tahun 2020 di Kota Malang. Tiga teratas adalah penyakit hipertensi, ISPA, dan diabetes mellitus. Artinya, penyakit tidak menular saat ini kasusnya cukup tinggi di masyarakat.

“Kalau dulu di OPD belum ada (pelaksanaan Germas), hanya di Dinkes dan Puskesmas saja yang sudah jalan,” ungkapnya.

Sekarang, Latifah Hanun melanjutkan, kami ingin menyasar sampai ke sektor terkecil untuk menurunkan angka penyakit tidak menular hingga kematian itu serendah-rendahnya. “Maka salah satu caranya dengan Germas ini kita giatkan,” pungkasnya. (carep-03/fir)

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih