Connect with us

Pemerintahan

Setelah Tes Tulis, Besok 37 Bacakades Bakal Jalani Sesi Wawancara

Published

on

Seluruh peserta bakal calon kepala desa

KABARMALANG.COM – Bakal calon Kepala Desa (Bacakades) pagi tadi, Rabu (4/9/2019) berkumpul di lantai lima, ruang rapat utama Balaikota Among Tani Batu. Pasalnya hingga besok, Kamis (5/9/2019). Sebanyak 37 bacakades akan menjalani dua sesi tes, yakni tertulis dan lisan.

Sebanyak 11 Desa dipastikan turut dalam pesta demokrasi, secara serempak di Kota Batu. Menurut Punjul Santoso, visi-misi termasuk salah satu hal utama yang akan diujikan dalam tes tulis dan lisan.

“Visi dan misi yang harus mereka bawa tentunya harus sejalan dengan Wali Kota saat ini. Sebab dari situ kami bisa memetakan kemampuan para bakal calon ini,” jelas Wakil Walikota Malang Punjul Santoso.

Wawasan kebangsaan, pemahaman potensi desa, dan beberapa kompetensi lain ditambahkan Punjul sebagai indikator kelayakan seseorang menjadi Kepala Desa. Kendati demikian Punjul meyakini, bakal calon yang menjalani tes tidak akan mengalami kesulitan berlebih. Banyak diantara bakal calon yang merupakan incumben.

“Saya rasa tes ini mudah dilalui oleh mayoritas peserta. Sebab tahun ini ada sepuluh incumben, tiga mantan sekdes, satu kasun, satu anggota BPD, satu mantan anggota DPRD, dan sisanya 21 bakal calon kades dari warga biasa,” imbuhnya.

Selanjutnya, Punjul mengharapkan dengan adanya pemilihan Kepala Desa serentak ini tidak sampai mengganggu keamanan sosial. Mengingat pertarungan sengit perebutan posisi Kepala Desa ini pada beberapa Kecamatan.

“Keamanan adalah poin khusus yang wajib diprioritaskan, jangan sampai hanya karena beda pilihan lantas terjadi kesenjangan antara satu dengan yang lainnya,” tandasnya.

Sebagai informasi, di Desa Oro-oro Ombo pencalonan kembali Wiweko akan dihadapi oleh tiga warganya yakni, Lukito Bowo, Hari Pranowo dan Gatot Wusdua. Begitu juga dengan Desa Sidomulyo, ada Suharto (incumbent), Hanafi (anggota BPD), Hernanto (mantan sekdes), Taufiq Abdul Rouf, dan Juni Purnomo. Pun demikian dengan  Desa Sumberejo, ada Nurul Akbar, Tekat, Riyanto (incumbent), Novi Dwi Astika, dan Gagas Aryo Seto.

Nama Hening Trisunu (sekdes Punten) dan Suliani, saling berhadapan untuk Desa Punten. Pertarungan sengit juga bakal dipertontonkan Desa Gunungsari, ada Andi Susili (incumbent) dan Suliono yang juga mantan kades periode sebelumnya.

Sementara itu di Desa Tulungrejo, Mardianto, Prasetyono, Adi Sasmito, Suliono yang diketahui pernah menjadi Kades sebelumnya, akan ditantang Arochman Mustofa. Bahkan Ali Mustofa (mantan anggota DPRD Kota Batu) akan menghadapi incumbent Edi Suyanto dan Suhariono untuk Desa Bumiaji.

Berlanjut ke Desa Giripurno, tiga pendatang baru yakni, Maskut, Suntoro, dan Slamet akan saling menunjukkan kemampuan. Pertarungan pendatang baru juga tersaji di Desa Beji yang menampilkan Deni Cahyono, Iwan Riswantoro, dan Dedi Irawan.

Terakhir, sang penyelamat aset Desa Junrejo, Andi Faizal Hasan (incumbent) dan Hadi Wignyo (mantan kasun) diprediksi bakal menyita perhatian banyak pihak, sebab keduanya dianggap sebagai putera terbaik Junrejo.

 

 

Penulis : Doi Nuri
Editor    : Tikno

 

Advertisement

Terpopuler