Connect with us

Kabar Batu

Hibah Tanah Untuk KPU, Punjul: Pemkot Batu Belum Dapat Surat Resmi

Diterbitkan

||

Gedung KPU Kota Batu

 

KABARMALANG.COM – Wacana Gedung KPU (Komisi Pemilihan Umum) di Desa Tlekung Kecamatan Junrejo yang akan dibuat tempat uji KIR semakin diseriusi.

Hal tersebut tidak membuat pihak KPU menghadap ke Komisi A DPRD Kota Batu pada September lalu untuk meminta hibah tanah, mengingat KPU juga membutuhkan kantor secara definitif.

“Masih belum ada surat resmi yang masuk ke Pemkot. Untuk itu masih akan kami rundingkan,” tutur Wakil Walikota Batu Punjul Santoso pada Jumat siang (02/10/2020).

Punjul, menerangkan bahwa Kantor KPU memang seharusnya dipindah untuk menghindari potensi-potensi yang tidak diinginkan. Ketika sampai terjadi sebuah aksi demonstrasi, mengingat di kawasan tersebut juga dekat dengan SPBU.

Sementara itu, Komisioner KPU Kota Batu Divisi Humas, Marlina menerangkan bahwa sebelum melakukan hiring dengan Komisi A, pihaknya telah melakukan audensi dengan Walikota Batu Dewanti Rumpoko.

Marlina, menerangkan bahwa orang nomor satu di Kota Batu tersebut mengarahkan pihaknya untuk pindah ke kawasan Bawaslu yang juga merupakan aset Pemkot. Karena untuk menghibahkan tanah Pemkot Batu, masih memerlukan kajian yang cukup mendalam.

“Sebenarnya menurut UU no 7 tahun 2017 tentang pemilu, kita itu untuk sekretariat perkantoran KPU Provinsi Kabupaten atau Kota harus berwilayah di pusat kota, sedangkan kita jauh dr pusat kota karena pusat kota kita di Kecamatan Batu sana,” tuturnya.

Merlina juga menekankan, bahwa sebagai bagian dari penyelenggara salah satu lembaga negara bidang penyelenggaraan pemilu, berharap untuk diperhatikan juga terkait kesekretriatan ini karena KPU adalah lembaga yang sudah permanen dan UU sudah mengatur hal tersebut. (arl/fir)

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Batu

Dinkes Anggarkan Rp 73 Miliar Untuk Covid

Diterbitkan

||

Ilustrasi penanganan covid-19 oleh Dinkes Kota Batu (Foto : Arul)

KABARMALANG.COM – Dinkes Kota Batu membutuhkan Rp 73 miliar dari APBD. Ini karena Dinkes adalah garda depan penanganan pandemi.

Anggaran itu bakal digunakan untuk belanja modal dan operasional. Serta melanjutkan program yang sempat tersendat di 2020.

“Kalau untuk kebutuhan masyarakat, tentu kita prioritaskan. Apalagi rinciannya juga cukup jelas,” terang Ketua Komisi C DPRD Kota Batu Khamim Tohari, Jumat siang (30/10).

Rinciannya, belanja pegawai sejumlah Rp 25 miliar. Lalu, belanja barang dan jasa sejumlah Rp 39 miliar.

Sementara, belanja hibah sejumlah Rp 340 juta.

Selanjutnya, belanja peralatan dan mesin sejumlah Rp 1,8 miliar.

Dilanjutkan belanja modal gedung dan bangunan. Nilainya sejumlah Rp 6,4 miliar.

Serta, belanja modal tanah sejumlah Rp 2,3 miliar.

“Untuk usulan anggaran saat ini sudah diajukan ke TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah),” imbuhnya.

Kadinkes Kota Batu Kartika Trisulandari mengamini.  Dinkes membutuhkan cukup banyak menggunakan APBD.

Ini setelah mereview dana realokasi untuk penanganan covid-19.

“Satu orang positif, per harinya butuh anggaran 300 ribu.Karena itu kebutuhan shelter kemarin mencapai Rp 3 miliar,” terangnya.

Selain itu, ada program pembangunan Puskesmas Bumiaji. Pembangunan membutuhkan anggaran sebesar Rp 6 miliar.

“Namun kami disarankan DPRD agar pembangunan fisiknya pada 2022. Ini berdasarkan dari legal opini staf ahli Wali Kota. Dan mempertimbangkan proses pengadaan lahan serta persiapan dokumen penunjangnya,” tutupnya.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Tabebuya, Wisata Swafoto di Desa Pendem

Diterbitkan

||

Suasana Desa Wisata Tabebuya ( Foto : Arul)

KABARMALANG.COM – Objek wisata swafoto Tabebuya Pendem butuh perhatian. Bunga tabebuya perlu banyak pengembangan.

Misalnya, bekerja sama dengan pelaku usaha. Agar objek wisata itu bisa terus berkembang pesat.

“Setidaknya ada jasa fotografi dan preweding agar bisa semakin berkembang,” terang Kades Pendem Tri Wahyono kepada Kabarmalang.com, Jumat pagi (30/10).

Dia menegaskan potensi objek swa foto ini sangat besar. Jika tidak dimanfaatkan potensinya, masyarakat dan Pemkot yang rugi.

Bantuan terakhir untuk Tabebuya adalah 2018 lalu. DLH mengucurkan anggaran sebesar Rp 2 miliar.

Anggaran itu untuk pengadaan 1.710 pohon tabebuya. Sedangkan di jalan Ksatrian, telah terpasang 500 pohon tabebuya.

“Puncak tumbuhnya pada musim kemarau hingga masa peralihan. Biasanya Oktober sampai November,” tambahnya.

“Wisatawan yang ingin ke tabebuya, biasanya datang sore hari,” katanya.

Pendik berharap tabebuya ini benar-benar menjadi ikon wisata. Seperti harapan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. (arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

10 Proyek Prioritas Dilanjut 2021

Diterbitkan

||

ASN Pemkot Batu di Balai Kota Among Tani. (Foto : Arul)

 

KABARMALANG.COMPemkot Batu harus melakukan realokasi anggaran 2021. Karena, ada 10 program prioritas yang perlu dibangun.

Realokasi dipilih Pemkot Batu karena adanya batas penggunaan APBD. Target penyerapan hanya sampai 23 Desember saja.

“Jelas tidak maksimal. Tidak mungkin juga kalau dipaksakan,” tegas Kepala Bapedda Kota Batu Susetya Herawan, Jumat (30/10).

Karena itu, dia menegaskan 10 program prioritas digeber 2021.

Sepuluh proyek prioritas itu antara lain, revitalisasi pasar tradisional. Lalu, revitalisasi GOR Ganesha.

Pengembangan jalan dan penataan Paralayang berskala internasional. Pembangunan SDN Sumberbrantas.

Pembangunan SMPN 7 di Kecamatan Junrejo.

Pembangunan Puskesmas Kecamatan Bumiaji dan Unit Transfusi Darah.

Pembangunan perpustakaan umum. Rehab gedung kesenian. Serta, pembangunan gudang cold storage.

“Semoga tidak tertunda lagi. Semua program tersebut dibutuhkan dalam pelayanan masyarakat Kota Batu,” imbuhnya.

OPD Pemkot Batu pun punya kepentingan dengan 10 program prioritas. Karena, program tersebut bisa menaikkan angka serapan anggaran.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com