Connect with us

Pemerintahan

Jokowi Minta Turunkan Harga Tes PCR Jadi Rp 450 Ribu, Warga Malang Dukung

Diterbitkan

,

Foto: Presiden Joko Widodo (potongan layar kanal  youtube Sekretariat Presiden)

 

KABARMALANG.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk mengatur penurunan harga tes PCR menjadi Rp 450 ribu hingga Rp 550 ribu.

Hal itu Jokowi ungkapkan melalui kanal youtube Sekretariat Presiden, Minggu (15/8). Tujuannya agar semakin memperbanyak testing Covid-19 di kalangan masyarakat Indonesia.

“Salah satu cara untuk memperbanyak testing adalah dengan menurunkan harga tes PCR,” ucap Jokowi, Minggu (15/8).

“Saya sudah berbicara dengan Menkes mengenai hal ini (penurunan harga tes PCR). Saya minta agar biaya tes  ini berada di kisaran antara Rp 450 ribu sampai Rp 550 ribu,” sambungnya.

Di samping itu, selain meminta agar terjadi penurunan biaya tes PCR.  Dia juga meminta agar tes PCR hasilnya bisa lebih cepat keluar.

“Saya minta agar tes PCR bisa diketahui hasilnya dalam waktu maksimal 1 kali 24 jam. Karena kita butuh kecepatan,” tutupnya.

Sementara itu, Bagus Achmad, 25, warga Kelurahan Lowokwaru Kota Malang mengapreasi permintaan Jokowi terkait penurunan harga tes PCR.

Bagus sendiri saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Dia sebelumnya menjalani tes PCR di salah satu klinik di Jalan Bromo Kota Malang, dengan tarif Rp 950 ribu.

“Saya apresiasi adanya wacana penurunan harga tes PCR, setidaknya bisa lebih murah dari harga tes saya sebelumnya yang hampir Rp 1 juta,” tuturnya kepada Kabarmalang.com, Minggu (15/8).

“Apalagi kan sebelumnya beredar kalau ternyata biaya PCR di negara India lebih murah dari kita (Indonesia). Semoga wacana ini benar-benar kejadian, kalau bisa lebih murah lagi,” tutupnya. (fat/fir)

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih