Connect with us

Ekbis

Harga Emas Meroket Saat Lebaran, Pembeli Justru Meningkat

Diterbitkan

,

Harga Emas Meroket Saat Lebaran, Pembeli Justru Meningkat
Salah satu toko emas di Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. (Foto: Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Perhiasan emas tetap menjadi buruan masyarakat saat lebaran Idul Fitri ini. Meski harganya lebih mahal daripada hari biasanya.

Salah satu pengusaha emas di pasar Gondanglegi, Kabupaten Malang, Nur Hafidz membenarkan. Menurutnya, ibu-ibu rumah tangga banyak memburu emas menjelang lebaran ini.

“Bahkan, perhiasan yang sebelumnya digadaikan banyak yang diambil jelang lebaran ini,” ungkapnya, Kamis (13/5).

Meski, menurut Hafidz paska lebaran perhiasan itu biasanya akan masuk pegadaian kembali.

Lantas, terkait harga perhiasan emas, pemilik toko emas Mandiri itu berkisar Rp 600 ribu hingga Rp 750 ribu per gram untuk emas muda.

“Kalau emas muda harganya berkisar Rp 350 ribu hingga Rp 500 ribu per gramnya” tuturnya.

Sedangkan emas 24 karat harganya mencapai Rp 850 ribu.

“Memang setiap menjelang lebaran harga emas ini sering naik. Yang ini saja, naiknya baru sekitar satu pekan yang lalu,” ujarnya.

Sebelumnya, harga emas 24 karat harganya senilai Rp 825 ribu. Sebelumnya lagi, tepatnya sebelum bulan Ramadan hanya Rp 750 hingga Rp 800 ribu saja.

“Namun harga ini masih terbilang lebih murah daripada pada awal pandemi covid-19 tahun 2020 lalu. Kala itu harga emas 24 karat mencapai Rp 900 ribu, bahkan hingga menyentuh Rp 1 juta,” ringkasnya.

Selanjutnya, ia berharap kedepan harga emas akan lebih murah lagi. Agar penjualan emasnya lebih banyak lagi.

“Kalau emas murah, masyarakat kan akan lebih mudah punya perhiasan. Sebab membeli emas bisa menjadi aset bagi masyarakat,” akhirnya.(im/yds)

Ekbis

Cara Mendapatkan Berlian Gratis? Cek Event Dari The Palace Jeweler Ini

Diterbitkan

,

Cara Mendapatkan Berlian Gratis? Cek Event Dari The Palace Jeweler Ini
Produk The Palace Jeweler (Foto: istimewa)

 

KABARMALANG.COM – The Palace Jeweler memberi cara mendapatkan berlian gratis dalam momen anniversary-nya pada Juli 2021 ini.

Jelita Setifa selaku General Manager The Palace Jeweler mengatakan tema anniversary tahun ini adalah #JourneyToNusantara.

The Palace Jeweler dalam bulan perayaan ini membocorkan cara mendapatkan hadiah liontin berlian Nusantara gratis bagi pelanggannya.

Berlian gratis untuk setiap transaksi dengan nilai tertentu sebagai apresiasi kepada semua pelanggan-pelanggan setia yang selalu mendukung The Palace Jeweler hingga saat ini,” ungkap Jelita, Selasa (20/7).

Jelita menuturkan pelanggan bisa mendapatkan Liontin Berlian Nusantara gratis senilai 8 juta rupiah itu di 25 gerai toko The Palace Jeweler.

Puluhan gerai tersebut tersebar di berbagai kota di Indonesia. Untuk di Kota Malang gerai The Palace Jeweler berada di Mall Olympic Garden.

Jelita mengungkapan momen anniversary mengukuhkan posisi The Palace Jeweler sebagai #NationalJeweler kebanggaan tanah air. Terutama dengan merek perhiasan yang berasal dari Indonesia.

“Dan ingin lebih memasyarakatkan perhiasan dengan menyediakan koleksi perhiasan berlian dengan harga yang sangat terjangkau,” terangnya.

Sebab, The Palace Jeweler juga selalu mengedepankan budaya Indonesia dalam produk-produk perhiasannya.

“Salah satunya dengan kolaborasi yang The National Jeweler lakukan bersama desainer-desainer ternama Indonesia seperti Anne Avanti hingga Samuel Wattimena,” tambahnya.

Dia menambahkan, selain transaksi langsung di gerai tok, bBerbagai promo menarik dari The Palace Jeweler juga tersedia. Yakni melalui sistem shop from home di link bit.ly/TP-hubungikami.

“Seluruh koleksi The Palace Jeweler juga bisa pelanggan beli secara daring melalui online marketplace Tokopedia, Shopee dan Blibli,” tutupnya.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Kafe di Malang Ini Wajibkan Aparat dan PNS Bayar 3 Kali Lipat

Diterbitkan

,

Kafe di Malang Ini Wajibkan Aparat dan PNS Bayar 3 Kali Lipat
Atitud Coffee yang mewajibkan aparat dan PNS bayar 3 kali lipat bila ingin beli kopi di sana. (Foto : Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Sebuah kafe di Kota Malang bernama Atitud Coffee membuat promo unik selama PPKM Darurat agar tetap survive di masa pandemi.

Kafe yang terletak di Kelurahan Dinoyo Kota Malang itu membuat big promo khusus. Bagi aparat dan pegawai pemerintahan atau PNS bayar 3 kali harga normal untuk layanan take away.

Cahya Sinda, 24, owner Atitud Coffee mengamini. Usia Atitud Coffee sendiri sebenarnya baru seumur jagung, resmi beroperasi mulai tanggal 28 Juni 2021 lalu.

Tak berselang lama kebijakan PPKM Darurat muncul pada 3 Juli 2021, sehingga berdampak secara ekonomi pada Atitud Coffee. Big promo itu berjalan dari tanggal 13 Juli 2021 kemarin.

“Terus kita mau bikin promo  yang ngasih diskon segalam macam itu susah. Kita juga gak ada budget buat itu, karena kemarin sudah habis buat rencana event-event,” ujar Cahya kepada media, Jumat (16/7).

“Ternyata mikir-mikir, kalau promo itu gak harus motong harga, ternyata naikin (harga) juga bisa. Akhirnya lihat situasi sekarang kan banyak orang yang ekonominya susah, dan ngomongin bansos buat UKM,” sambungnya.

Dari pertimbangan-pertimbangan itulah akhirnya Cahya bersama timnya membuat promo bayar tiga kali harga normal buat aparat dan pegawai pemerintahan.

“Lumayan kalau tiga kali lipat, soalnya aku lihat orang tuaku kan sendiri PNS, kakakku itu pegawai kesehatan. Dari sampel itu saja mereka punya penghasilan tetap, beda dengan yang lain. Perekonomian (PNS) bisa stabil,” ungkapnya.

Kabar Lainnya : Mahasiswa UT Serukan Pembentukan BEM.

Di samping itu, Cahya mengakui bahwa big promo itu bagian dari protes atau sindiran tentang betapa susahnya berjualan di masa PPKM Darurat. Sekaligus juga untuk marketing kafenya.

“Secara teknis kita gak berharap untuk itu (PNS dan Aparat bayar tiga kali lipat). Kita sebenarnya maunya kedai baru kita itu banyak orang tahu,” terangnya.

“Kita mikir marketingnya, memang kalau secara langsung kita gak dapat dampak signifikan. Tapi lumayan rame di media sosial, teman-teman banyak yang mendukung,” tutur pria asli Malang itu.

Sehingga Cahya sangat berharap atensi dari netizen bisa membantu keberlangsungan kedainya di masa mendatang.

“Harapannya setelah PPKM ini paling gak kafe baru ini, yang namanya orang gak tahu, jadi bisa tahu lewat promo di sosial media itu. Dan semoga PPKM Darurat gak ada perpanjangan,” akhirnya.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Ekbis

Imbas PPKM Darurat, Okupansi Hotel Kota Malang Merosot 90 Persen

Diterbitkan

,

Imbas PPKM Darurat, Okupansi Hotel Kota Malang Merosot 90 Persen
Hotel Whiz Prime Jalan Basuki Rahmat Kota Malang (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – PPKM Darurat mulai 3 hingga 20 Juli 2021 benar-benar menghantam bisnis perhotelan di Kota Malang. Sebab, tingkat okupansi hotel-hotel di Kota Malang merosot 90 persen.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Malang, Agoes Basoeki membenarkan. Tingkat okupansi hotel di Kota Malang hanya 10 persen saat PPKM Darurat.

“Satu hotel biasanya 10 kamar (sebelum PPKM Darurat). Di hotel besar-besar itu hanya 5 kamar saja (saat PPKM Darurat). Pokoknya 10 persen. Jadi turunnya itu 90 persen. Itupun sudah ngoyo,” ujar Bagoes, Rabu (14/7).

Kabar Lainnya : Laka Beruntun di Kota Batu, Truk Hantam 8 Mobil.

Terlebih, dalam regulasi PPKM Darurat baru-baru ini telah melarang adanya resepsi pernikahan. Padahal, di awal PPKM Darurat masih memperbolehkan resepsi dengan kapasitas terbatas 30 orang saja.

“Minggu lalu kan masih boleh ya (resepsi) 30 orang saja. Ternyata sekarang gak boleh sama sekali. Jadi ya gak ada tamu sekarang. Hanya tamu yang datang itu yang mendadak saja,” terangnya.

Bagoes menuturkan bahwa mayoritss pendapatan hotel itu berasal dari okupansi. Sehingga dia berharap agar tidak ada perpanjangan PPKM Darurat.

“Semoga PPKM Darurat tidak ada perpanjangan, biar bisa jalan lagi. Makanya kebijakan-kebijakan ini perlu ada pertimbangan. Kalau perpanjangan terus, maka hancur sudah. Hotel-hotel bisa tutup semua,” katanya.

Meski demikian, pihaknya tak bisa berbuat lebih. PHRI dalam hal ini berusaha taat aturan pemerintah agar pandemi Covid-19 ini bisa segera usai.

Dia juga menegaskan agar pemerintah bisa memperhatikan nasib para pelaku bisnis perhotelan dengan memberikan keringanan dan dispensasi saat PPKM Darurat.

“Di kita (Malang) pengurangan pajak masih belum ada. Kota-kota lain sudah. Tapi istilahnya bukan pengurangan. Bagi yang gak memungut pajak ya gak bayar atau boleh ada penundaan,” jelasnya.

“Kami berharap ada bantuan semacam itu dari pemerintah. Bantuan sosial untuk karyawan, perusahaan juga dapat bantuan dari Kementerian. Keringanan pajak, keringanan tarif PLN, air dan lain sebagainya,” harapnya.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Penerimaan mahasiswa baru STIE KERTANEGARA MALANG

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com