Connect with us

Kabar Batu

DLH Kota Batu : RM Nelongso Jalan Brantas Tanpa Izin Lingkungan

Diterbitkan

,

DLH Kota Batu : RM Nelongso Jalan Brantas Tanpa Izin Lingkungan
DLH Kota Batu saat sidak RM Nelongso Jalan Brantas. (Foto: Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – DLH Kota Batu menyoroti RM Nelongso Jalan Brantas. Hasil dari inspeksi, RM Nelongso itu tanpa izin lingkungan.

Mulanya, DLH Kota Batu menanggapi keluhan warga jalan Bromo. Karena, warga mengeluhkan limbah yang berdampak kepada masyarakat.

Pejabat fungsional Seksi Pengawasan Lingkungan dan Pengaduan DLH pun sidak. Petugas juga penelusuran ke lokasi yang dikeluhkan.

Tetapi, usai sidak, DLH Kota Batu justru ada temuan. Faktanya, RM Nelongso menjadi penghasil limbah yang berdampak pada warga Jalan Bromo.

RM Nelongso tanpa izin lingkungan dari Pemkot Batu. Padahal, RM Nelongso Jalan Bromo sudah telah berdiri sejak 2019.

Kepala DLH Kota Batu Aris Setiawan membenarkan. Dia menegaskan RM Nelongso belum mengantongi ijin.

“Langkah pembinaan akan kami lakukan. Terkait usaha yang belum mengantongi izin termasuk Nelongso,” ujar Aris, Kamis (18/3).

Rabu (17/3) kemarin, timnya sudah sidak ke RM Nelongso. Pejabat fungsional Seksi Pengawasan Lingkungan dan Pengaduan, Imelda Murba Triguna mengamini.

Dia menegaskan telah melakukan upaya edukasi. Terutama kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Batu.

“Sebenarnya, DLH 2020 sudah berupaya mendata semua UMKM. Yakni yang belum ada izin lingkungan,” jelasnya.

Tetapi, upaya ini belum mendapat respon baik dari UMKM. Menurut Imelda, kebanyakan UMKM takut ada tindakan atau sanksi.

“Padahal kami ingin memberi arahan dan binaan. Supaya ada pengelolaan lingkungan termasuk proses perizinannya,” ringkasnya.

Karena itu, kasus RM Nelongso ini menjadi pemicu DLH. Setelah proses pengaduan berjalan, DLH akan menindaklanjuti penertiban izin.

“Makanya kami perlu data lengkap tentang kasus ini. Karena tindak lanjutnya nanti gak main-main,” tambahnya.

DLH sendiri harus menemui manajemen RM Nelongso paska aduan warga. Karena DLH akan membicarakan jangka waktu kesanggupan mengatasi permasalahan.

“Harus sabar dan tidak boleh sembarangan memproses pengaduan ini. Karena jika tidak benar juga bisa kena tuntut balik. Tetapi, selama ini cukup susah bertemu dengan manajemen (RM Nelongso),” jelasnya.

Kabar Lainnya : Manfaatkan Sampah, DLH Kota Batu tambah Distribusi Biogas.

Namun, Imelda memastikan DLH tidak akan berhenti. Dia akan mengejar RM Nelongso untuk verifikasi dan klarifikasi.

“Tetapi jika manajemen sengaja menghindar. Dan sengaja menolak untuk verifikasi atau masuk pengawasan, kami akan ada Berita Acara penolakan. Dan dengan sangat terpaksa kami buat keputusan tanpa konfirmasi,” tegasnya.

Sementara itu, Regional Manager RM Nelongso Rizky Pradipka Putera membenarkan. Dia mengakui ada persoalan izin lingkungan.

Tetapi, dia berjanji sedang mengurusnya ke Pemkot Batu. “Memang sedang kami urus untuk perizinan ke pihak Pemkot,” akhirnya.(fir/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Batu

Wali Kota Batu Seriusi Penanganan Stunting dan Posyandu Bersama PKK

Diterbitkan

,

Wali Kota Batu Seriusi Penanganan Stunting dan Posyandu Bersama PKK
Suasana rapat koordinasi penanganan stunting dan posyandu di Kota Batu. (Foto : Diskominfo Kota Batu)

 

KABARMALANG.COM – Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko seriusi dukungan percepatan penanganan stunting balita di Kota Batu.

Dia pun memimpin rapat koordinasi penanganan Stunting dan Posyandu di Kota Batu. Rapat ini berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Kota Batu, Jumat (16/4).

Wakil Ketua 4 TP-PKK Titik Asmadi hadir dalam rapat koordinasi penanggulangan stunting ini. Begitu juga, ibu TP-PKK se-Kota Batu, tim penanganan stunting serta perwakilan organisasi terkait.

Stunting merupakan dampak dari kekurangan gizi kronis. Stunting tak hanya mengganggu tumbuh kembang fisik anak.

Tetapi juga berpengaruh pada tingkat kecerdasan anak. Kota Batu pun sudah membentuk tim penanganan stunting.

Selain itu dengan mengoptimalkan pelayanan Posyandu, Pemkot dapat menanggulangi bahaya stunting.

Menyikapi masalah stunting ini, Wali Kota Batu seriusi permasalahan stunting karena kurangnya gizi serta kasih sayang dari orang tua.

Kabar Lainnya : Dinkes Kota Malang Mantapkan Pencegahan Stunting.

Dia menyampaikan bahwa banyak ibu muda yang melakukan diet ngawur. Diet tersebut tidak memperhatikan nutrisi penting bagi ibu dan anak.

“Dengan adanya pelayanan posyandu, saya berharap permasalahan kurangnya gizi dan kasih sayang pada anak dapat teratasi,” kata Dewanti.

“Saya juga berharap Posyandu dapat menjadi program unggulan Dinas Kesehatan,” imbuhnya.

Selanjutnya, acara berlanjut dengan Forum Grup Diskusi dengan narasumber dr. Mega selaku tenaga ahli percepatan stunting.

Kemudian, Hayati, perwakilan dari Dinkes juga turut serta dalam mendukung kesuksesan FGD tersebut.(fir/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Pantau Harga Pangan, Pemkot Batu Gelar Operasi Pasar

Diterbitkan

,

Pantau Harga Pangan, Pemkot Batu Gelar Operasi Pasar
Forpimda Kota Batu saat cek stok pangan. (Foto : Diskominfo Kota Batu)

 

KABARMALANG.COM – Memasuki hari ketiga Bulan Ramadhan 1442 H, Pemerintah Kota Batu bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Batu, menggelar Operasi Pasar di sejumlah tempat, Kamis (15/4) pagi.

Beberapa lokasi yang menjadi sasaran operasi pasar di antaranya, Pasar Besar Kota Batu, Agen Sembako, Distributor Candra dan Plasa Batu.

Fokus pada operasi pasar kali ini adalah memantau ketersediaan bahan pangan. Operasi juga memantau stabilitas harga dari bahan pokok seperti beras, daging sapi, daging ayam, telur, tepung terigu, ikan dan gula.

Wakil Wali Kota Batu, H Punjul Santoso, membenarkan. Operasi ini bertujuan untuk memastikan harga saat bulan Ramadhan tetap stabil dan tidak mengalami gejolak.

“Memasuki Ramadhan ini kita melakukan operasi pasar, dengan harapan masyarakat mendapatkan pelayanan yang pasti terhadap ketersediaan dan harga kebutuhan pokok,” kata Punjul.

Operasi ini rencananya akan terlaksana sebanyak tiga kali, yaitu menjelang Ramadhan, pertengahan Ramadhan serta menjelang Idul Fitri.

“Kita akan memantau terus melalui dinas-dinas terkait. Untuk saat ini, harga relatif masih stabil dan ketersediaan bahan pokok aman untuk tiga bulan kedepan,” imbuh Wakil Walikota.

Sementara itu, Kapolres Kota Batu, AKBP Catur C Wibowo, mengatakan bahwa pihaknya akan ikut memantau harga pangan di pasar melalui tim Satgas Pangan Kepolisian untuk menghindari penimbunan.

“Kita ikut memantau melalui Satgas Pangan dari kepolisian agar kedepan tidak ada gejolak harga di masyarakat. Sehingga nanti sampai lebaran, harga tetap stabil dan tidak ada penimbunan,” kata Kapolres Batu.(fir/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

BMKG Minta Pemkot Batu Perkuat Mitigasi Antisipasi Bencana

Diterbitkan

,

BMKG Minta Pemkot Batu Perkuat Mitigasi Antisipasi Bencana
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. (Foto : Diskominfo Kota Batu)

 

KABARMALANG.COM – Rabu (14/4), Pemerintah Kota Batu menerima kunjungan rombongan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Kunjungan tersebut dalam rangka tindak lanjut dan survey lapangan paska gempa. Sementara, Pemkot menerima BMKG di Ruang Rapat Utama lantai  5 Balaikota Among Tani Kota Batu.

Rombongan BMKG antara lain Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati bersama dengan Kepala Pusat Seismologi dan Kepala Balai Besar MKG Wilayah III.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menyambut kedatangan rombongan BMKG. Dia juga menyampaikan Kota Batu tidak terlalu terdampak oleh gempa.

“Tetapi, Kota Batu rentan akan bencana puting beliung, longsor dan kebakaran hutan,” terangnya.

Kabar Lainnya : Perkuat Mitigasi, Siaga Bencana Hidrometrologi.

Sementara itu, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menjelaskan bahwa kedatangan rombongan adalah untuk survey dan tindak lanjut lapangan paska gempa.

Menurutnya, langkah terbaik untuk mengatasi bencana adalah dengan melakukan mitigasi atau pencegahan.

Pencegahan tersebut berupa pemetaan wilayah pantai. Kemudian, pemetaan mikrozonasi di wilayah terdampak gempa untuk rekomendasi bangunan, serta peringatan dini.

“Untuk membantu masyarakat umum dan pemerintah mengetahui tentang peringatan dini, mohon instal juga aplikasi info BMKG,” terangnya.

“Mohon Pemkot Batu mengawal peringatan dini tersebut untuk mengurangi dampak bencana,” tutup Dwikorita.(fir/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com