Connect with us

Kabar Batu

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko : CSR Bisa Bantu Tangani Stunting

Diterbitkan

,

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat memimpin rakor soal penanggulangan stunting. (Foto : Diskominfo Kota Batu)

 

KABARMALANG.COM – Dalam rangka mencegah terjadinya stunting balita, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, menggelar “Rapat Koordinasi Penanggulangan Stunting”.

Rakor berlangsung di ruang rapat utama lantai 5 Balaikota Among Tani, Kamis (18/3) siang.

Kadinkes drg Kartika turut hadir dalam rakor bersama Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. Hadir juga anggota PKK dan Dharma Wanita Kota Batu.

Kabar Lainnya : Walikota Malang Sayangkan Terjadinya Kasus Bullying di Kota Malang.

Kemudian, ahli gizi dan dokter anak, Pokja Penanggulangan Stunting Kota Batu, serta perwakilan organisasi yang terkait.

Stunting merupakan dampak dari kekurangan gizi kronis. Stunting tak hanya mengganggu tumbuh kembang fisik anak.

Namun juga berpengaruh pada tingkat kecerdasan anak. Kota Batu sudah membentuk tim penanganan stunting.

Kabar Lainnya : Nataru, Polres Malang Larang Kerumunan Perayaan.

Tetapi ada berbagai kendala yang mengemuka. Di antaranya terkait anggaran, kesenjangan data. Serta kurangnya sinergitas antara pihak dinas dengan organisasi terkait.

Menyikapi masalah stunting ini, Wali Kota Dewanti mengatakan bahwa permasalahan kesenjangan data stunting, bisa terselesaikan dengan saling bekerja sama.

“Saya sarankan agar semua pihak terkait bisa bekerjasama dengan Dinas Sosial dan Bagian Kesra,” ujarnya.

Kabar Lainnya : Dinkes Kota Malang Misi Perangi Stunting.

“Selain itu juga bisa menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR), untuk membantu penanganan stunting di Kota Batu,” kata Dewanti.

Wali Kota juga menyarankan agar nantinya data terkait stunting yang sudah lengkap dan benar bisa terkirim kepada pihak DPRD. Agar bisa menjadi dasar untuk membuat program penanganan stunting.

“Semoga permasalahan stunting bisa cepat selesai dan para calon pemimpin bangsa ini bisa lebih berkualitas,” ringkasnya.

Kabar Lainnya : Dinkes Kota Malang Mantapkan Pencegahan Stunting.

Kadinkes Kota Batu, drg Kartika sepakat. Ada beberapa kegiatan yang harus masuk program tim percepatan penanganan stunting.

 

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko : CSR Bisa Bantu Tangani Stunting

Drg Kartika, Kadinkes Kota Batu. (Foto : Diskominfo Kota Batu)

Antara lain pelatihan pemberian makanan balita dan anak. Pelatihan ini mengadopsi konsep community feeding center dan deteksi dini stunting.

“Pendampingan anak yang masuk kategori stunting.Tidak hanya sebatas memberi nutrisi berupa susu saja. Namun juga mendampingi setiap hari. Serta, mengikuti perubahan perilaku mereka,” akhirnya.(fir/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Batu

Apel HUT Taruna Siaga Bencana (TAGANA) ke-17 Kota Batu

Diterbitkan

,

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso saat HUT Tagana ke 17 (Foto: Kominfo Kota Batu)

 

KABARMALANG.COM – Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso memimpin Apel HUT Taruna Siaga Bencana (Tagana) bertempat di Glagah Wangi, Minggu (11/4/21).

Pengabdian Tagana dalam penanggulangan bencana genap berusia 17 tahun. Tema “Sinergi Bersama Multi Pihak, Sukseskan TAGANA Menjaga Alam”, Peringatan HUT tingkat Kota Batu memilih tempat di Glagah Wangi Camping Ground.

“Area Glagah Wangi merupakan lokasi yang pernah terkena kebakaran hutan pada tahun 2019. Hari ini Kita laksanakan penghijauan agar hutan kembali pada fungsinya namun tidak meninggalkan nilai ekonomis masyarakat sekitar hutan,” ujar Koordinator Tagana Kota Batu, Purwo Ali.

Purwo Ali melanjutkan bahwa pohon yang ditanam untuk penghijauan saat ini adalah 2230 pohon. Nantinya, penghijauan ini akan terus dilaksanakan setidaknya 3 kali setiap tahunnya.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso dalam sambutannya mengajak agar Tagana dan pihak lainnya serta masyarakat bergotong royong untuk mengatasi bencana dan menjaga alam sesuai dengan tema HUT.

“Tetap semangat bertugas tanpa lelah, semoga semangat juang Tagana menjadi inspirasi masyarakat,” pesan Punjul. (carep-03/fir)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Bentuk Desa Kebangsaan, FPK Kota Batu Kunker ke FPK Situbondo

Diterbitkan

,

Bentuk Desa Kebangsaan, FPK Kota Batu Kunker ke FPK Situbondo
Studi banding FPK Batu ke Situbondo. (Foto : Diskominfo Kota Batu)

 

KABARMALANG.COM – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Batu melakukan kunjungan kerja ke FPK Kabupaten Situbondo.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Batu, Mochamad Agoes Machmoedi memimpin kunjungan kerja ini.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Situbondo beserta Ketua FPK Kabupaten Situbondo dan Kepala Desa Wonorejo menerima rombongan FPK Kota Batu.

Kunjungan kerja yang berlangsung selama dua hari mulai 7-8 April 2021 ini. Tujuan kunjungan untuk mempererat tali silaturrahim antara FPK Kota Batu dengan FPK Kabupaten Situbondo.

Tetapi kunker ini juga untuk melakukan studi banding. Khususnya terkait upaya untuk mewujudkan Desa Wisata Kebangsaan di Kota Batu.

Kabupaten Situbondo memang memiliki Desa Kebangsaan. kepala Badan Kesbangpol Kota Batu, Mochamad Agoes Machmoedi membenarkan.

Sejauh ini penyelenggaraan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) di Kota Batu sudah berjalan dengan baik.

“Keberadaan FPK ini untuk meminimalkan masalah jika ada beberapa potensi konflik yang muncul,” ujarnya.

Dengan adanya FPK, maka ada wadah untuk menyalurkan aspirasi, mewujudkan interaksi sosial antar etnis, budaya, pendidikan dan perekonomian.

“Guna mewujudkan kebangsaan Indonesia tanpa harus menghilangkan identitas ras, suku dan etnis masing–masing dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Agoes.

Agoes memiliki harapan usai melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Wisata Wonorejo Kabupaten Situbondo.

Dia berharap FPK Kota Batu nantinya dapat membentuk Desa Kebangsaan di Kota Batu.

Karena embrio Desa Kebangsaan yang ada di Kabupaten Situbondo juga sudah ada di Kota Batu.(fir/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Hari Peduli Sampah Nasional, Pemkot Batu Gelar FGD Tata Kelola Limbah

Diterbitkan

,

Hari Peduli Sampah Nasional, Pemkot Batu Gelar FGD Tata Kelola Limbah
Suasana FGD Hari Peduli Sampah Nasional di Kota Batu. (Foto : Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu)

 

KABARMALANG.COM – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu mengadakan Forum Group Discussion (FGD) Tata Kelola Sampah.

FGD ini terlaksana di ruang rapat SKPD Balai Kota Batu Gedung B Lantai 3, Jumat (9/4).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Aris Setiawan menghadiri FGD bersama perwakilan dari Kecamatan dan Desa di Kota Batu.

Tema peringatan Hari Peduli Sampah Nasional tahun ini adalah “Sampah Sebagai Bahan Ekonomi di Masa Pandemi”.

Pertama, FGD ini bertujuan untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam pelaksanaan pengelolaan sampah sebagai bahan baku ekonomi.

Kedua, FGD tersebut untuk memperkuat partisipasi publik dalam upaya melaksanakan gerakan memilah sampah.

Ketiga, FGD ini memperkuat komitmen dalam menjadikan sampah sebagai bahan baku ekonomi.

“Indonesia berada pada peringkat yang cukup tinggi di dunia dalam menyumbang sampah plastik terbanyak ke laut,” kata Aries.

“Peringatan ini merupakan suatu kepedulian dari pemerintah dan masyarakat terhadap peristiwa-peristiwa yang terjadi dan bencana-bencana akibatkan penimbunan sampah,” ujarnya.

Aries menjelaskan, FGD ini membahas berbagai macam teknis penanganan sampah dan limbah.

Misalnya, teknis pengangkutan sampah dari rumah-rumah warga menuju TPA yaitu pada hari senin, selasa, kamis dan jumat yang merupakan jadwal pengangkutan sampah organik.

Kemudian, hari rabu dan sabtu merupakan jadwal pengangkutan sampah anorganik.

Terakhir, hari minggu merupakan jadwal pengangkutan sampah B3, dan sistem ini akan teraplikasi secara bertahap.(fir/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Ucapan HUT Kota Malang Ke 107
Advertisement Iklan Ucapan HUT Kota Malang Ke 107

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com