Connect with us

COVID-19

Kota Malang Larang Ada Demo Karena Prokes, Bukan Diskriminasi

Diterbitkan

,

Wali Kota Malang Usul Demo Lewat Daring Saat Pandemi
Wali Kota Malang Sutiaji. (Foto : Dokumentasi Kabarmalang.com)

 

KABARMALANG.COM – Wali Kota Malang, Sutiaji menegaskan bahwa penghentian demonstrasi bukanlah sebuah bentuk diskriminasi.

Akan tetapi, menurut Sutiaji hal tersebut sebagai langkah memutus penyebaran virus covid-19 di Kota Malang.

“Keselamatan dan keamanan rakyat menjadi daulat tertinggi. Ini menjadi pedoman gerak dari Pemkot, TNI dan Polri dalam upaya melindungi warga kota Malang dari bahaya covid-19,” ujar Sutiaji, Kamis (11/3).

“Karenanya dalam menyikapi serta menangani aksi unjuk rasa tentu juga berpedoman pada hal tersebut. Saya tegaskan tidak ada yang namanya diskriminasi,” tambahnya.

Menyuarakan aspirasi boleh. Namun harus memperhatikan situasi. Saat ini semuanya masih berada pada pelaksanaan PPKM Mikro dan berupaya menurunkan angka kasus covid-19.

“Sehingga tidak akan mengambil resiko setiap potensi yang dapat memunculkan klaster klaster baru. Sekali lagi penghentian izin unjuk rasa mempertimbangkan hal itu,” terang Sutiaji.

Apa lagi, Pemkot, Polresta dan Kodim berjuang siang malam, masuk dari satu kampung ke kampung. Operasi juga rutin menyisir jalan untuk melakukan edukasi pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran covid-19.

“Dan kami berkeyakinan warga Bhumi Arema bertekad segera terbebas dari covid-19. Atas dasar itu, segala bentuk kegiatan yang berdampak pada rawannya penyebaran covid-19, termasuk aksi unjuk rasa kita hentikan,” tegasnya.

Sehingga, tidak benar jika penghentian unjuk rasa bersentimen diskriminasi. Karena pada operasi penegakan, satgas covid-19 juga sering menghentikan kegiatan sosial dan gelaran hajatan nikah.

“Artinya tidak tebang pilih, dan juga bisa lihat sebelum pandemi, kota Malang selalu memberi ruang bagi siapa pun untuk menyampaikan aspirasi,” tutur politisi Demokrat tersebut.

Tekad Kota Malang cinta damai dan menolak segala bentuk kekerasan serta tekad melawan covid-19 pun tertuang dalam deklarasi.

“Pada hari Rabu 10 Maret 2021 kemarin. Pemkot Malang bersama Forpimda, pimpinan perguruan tinggi, tokoh agama, organisasi kepemudaan dan organisasi kemasyarakatan menggelar deklarasi damai,” tutupnya.(fat/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

COVID-19

Kantor Kelurahan Tlogowaru Jadi Titik Operasi Prokes Dan PPKM Mikro

Diterbitkan

,

Kantor Kelurahan Tlogowaru Jadi Titik Operasi Prokes Dan PPKM Mikro
Petugas gabungan saat operasi di depan Kelurahan Tlogowaru Kedungkandang. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Pelaksanaan operasi yustisi dalam rangka penegakan disiplin dan penertiban prokes kembali bergulir di Kedungkandang.

Kali ini, petugas menyasar jalanan depan kantor Kelurahan Tlogowaru untuk melaksanakan operasi yustisi.

Operasi pun terlaksana pada Kamis (15/4) mulai pukul 09.00 sampai 10.00 WIB.

Sejak pagi, petugas sudah standby di Jalan Raya Tlogowaru No 119 Kecamatna Kedungkandang Kota Malang.

Petugas menggunakan empat dasar hukum untuk menegakkan prokes dan PPKM mikro.

Pertama, Inpres No 6 tahun 2020, kemudian Pergub No 53 tahun 2020, setelah itu Perwali No 30 tahun 2020 dan SE Wali Kota Malang nomor 1 tahun 2021.

Kanit Sabhara Ipda Yulianto beserta 15 anggota Polsek Kedungkandang menjalankan operasi. Hadir juga, Sertu Heru Baskoro dari Koramil Kedungkandang.

Kemudian, Aiptu Bambang Bhabinkamtibmas Tlogowaru, 6 orang Satpol PP Kota Malang dan 5 staf kelurahan
Tlogowaru.

Kami menjalankan operasi penegakan disiplin di depan Kelurahan Tlogowaru dengan sasaran pengguna jalan dan pengendara,” ujar Sertu Heru Baskoro.

Petugas menegur pengguna jalan yang tidak memakai masker. Tetapi, petugas juga memberikan masker secara gratis kepada mereka.

“Operasi selesai pukul 10.00 WIB. Semoga kegiatan ini bisa menekan penyebaran covid-19 di Kota Malang, khususnya di wilayah Tlogowaru,” tutupnya.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Operasi Yustisi Di Madyopuro, 85 Persen Warga Paham Ada PPKM

Diterbitkan

,

Operasi Yustisi Di Madyopuro, 85 Persen Warga Tahu Ada PPKM
Operasi yustisi di Madyopuro Kedungkandang. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COMPemkot Malang dan TNI Polri melaksanakan operasi penegakan PPKM skala mikro di wilayah Kelurahan Madyopuro Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.

Rabu pagi (14/4) pukul 09.00 Kanit Lantas Iptu Sutadi memimpin operasi setelah mengambil apel untuk pasukan gabungan.

Pelaksanaan operasi yustisi fokus memberikan imbauan pada warga masyarakat agar selalu memakai masker. Petugas juga mengingatkan warga untuk selalu disiplin menggunakan protokol kesehatan 3M.

Selain itu petugas membagikan masker kepada pengguna jalan, dan warga yang tidak bermasker.

Giat operasi ini melibatkan Panit Binmas Ipda Prayogo, Lurah Madyopuro, Babinsa Madyopuro Serma Sinto, Babinkamtibmas Madyopuro, Kasi trantib dan Satpol PP Kedungkandang.

Kegiatan operasi yustisi selesai pukul 10.00 WIB. Selama pelaksanaan kegiatan berjalan aman dan lancar.

Serma Sinto Babinsa Madyopuro Koramil Kedungkandang mengatakan bahwa tindakan operasi yustisi, yaitu memberikan teguran lisan.

Petugas juga pendataan terhadap pelanggar protokol kesehatan, serta memberikan edukasi tentang prokes terutama 3M.

“Dari hasil pantauan operasi prosentase kesadaran masyarakat terhadap pencegahan covid-19 akan adanya penegakan disiplin pemberlakuan PPKM di wilayah Madyopuro mencapai 85 persen,” ungkap Sinto.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Pemkot Gelar Vaksinasi Covid-19 Lansia Lowokwaru Kota Malang

Diterbitkan

,

Pemkot Gelar Vaksinasi Covid-19 Lansia Lowokwaru Kota Malang
Vaksinasi lansia di Klinik Sarangan, Kelurahan Lowokwaru Kota Malang. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COMPemkot Malang gelar vaksinasi covid-19 untuk warga lansia Kelurahan Lowokwaru Kota Malang.

Vaksinasi terlaksana di Klinik Sarangan Jalan Sarangan RT 06 RW 01, Kota Malang. Selasa (13/4), Pemkot gelar vaksinasi covid-19 ini untuk 72 lansia.

Ketua RW 01 Lowokwaru Margo menjadi penanggung jawab vaksinasi lansia. Kemudian, koordinator vaksinasi berasal dari Puskesmas Kendalsari.

Sementara, Babinsa Lowokwaru Sertu Mustakin dan Babinkamtibmas Lowokwaru Bripka Ahmad mengawal jalannya vaksinasi.

“Vaksinasi untuk lansia terlaksana mulai pukul 08.00 WIB. Pertama, petugas kesehatan melaksanakan screening peserta,” ujar Sertu Mustakin.

Setelah itu, petugas mengecek kondisi tensi darah para lansia. Begitu selesai pemeriksaan, para lansia mengantri untuk vaksinasi.

Setelah suntik vaksinasi, mereka menunggu di ruang observasi. Ketika tidak ada gejala berarti, petugas mempersilakan para lansia pulang.

“Acara vaksinasi selesai pukul 11.30 WIB. Tidak ada kejadian menonjol selama vaksinasi ini,” tutup Sertu Mustakin.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com