Serba Serbi
Pasutri di Malang Banyak Anak, Mandi Pun Harus Rebutan

KABARMALANG.COM – Pasutri Mulyono, 46, dan Partina, 45, warga Sukun di Kota Malang viral. Sebab keduanya memiliki 16 anak.
Kisahnya mencuri perhatian publik karena putri ketujuh mereka. Yakni Ariyana memposting foto keluarganya di akun TikTok. Hingga kini sudah mencapai jutaan viewers.
Kabar Lainnya : Pasutri Tipu Warga Bali, Modus Jual Masker Rp 600 Juta.
Keluarga viral itu tinggal di Jalan Krakatau, Sukun, Kota Malang. Mereka menghuni sebuah rumah berukuran sekitar 4 x 12 meter.
Keduanya resmi menikah pada tahun 1986. Mereka mulai memiliki anak pertama pada 1988. Dengan nama Sri Handayani. Selain itu, semua anak pasutri di Malang itu lahir normal.
Mulyono menceritakan, saat ini anaknya berjumlah 14. Karena anak ketiganya telah meninggal saat berumur tujuh bulan. Lalu anak terakhir meninggal saat berusia 21 hari.
“Sebanyak 16 anak, 10 di antaranya perempuan. Sementara, sisanya berjenis kelamin laki-laki,” ujar Mulyono kepada wartawan, Jumat (26/2).
“Awalnya ingin punya anak laki-laki. Karena anak pertama sampai keempat itu perempuan semua. Akhirnya yang kelima keluar laki-laki. Dengan nama Robby Min Anwar,” tambahnya.
Partina ikut menambahkan. Jumlah anaknya berjumlah belasan. Sehingga keluarga mereka sampai memiliki sebanyak dua buah kartu keluarga.
Dia juga menceritakan suka duka membesarkan dan merawat anak-anaknya tersebut. Misalnya, kalau mau mandi saja anak sampai harus rebutan.
“Kalau merawat ya capek tapi ramai. Kan juga senang. Mau mandi aja sempat bertengkar. Bahkan kalau mau tidur pada rebutan mau dekat dengan ibunya,” katanya.
Partina adalah pedagang warung kaki lima di Jagalan, Klojen, Kota Malang. Sedangkan, Mulyono berprofesi sebagai penjual bakso keliling.
Meski hidup sederhana, keluarganya tetap hidup bahagia dan bersyukur. “Syukurnya anak tidak rewel. Makan nasi sama garam aja bisa sehat kok,” ungkapnya.
Pasangan Partina dan Mulyono saat ini tinggal bersama delapan anak. Sisanya ada yang sudah bekerja di luar kota. Ada juga yang sudah menikah.
“Delapan ini masih sekolah semua. Satu orang masih kuliah. Tiga orang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Tiga orang Sekolah Dasar (SD). Kemudian satu orang Taman Kanak-Kanak,” tutupnya.(fat/yds)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara






























