Connect with us

Pemerintahan

Warga Keluhkan Penutupan Kayutangan

Diterbitkan

,

Hendri, warga Jalan Basuki Rahmat RT 01 RW 06. (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Penutupan area Kayutangan, menimbulkan pro kontra. Ada beberapa warga mengeluhkan penutupan Jalan Basuki Rahmat tersebut.

Misalnya saja Hendri asal Jalan Basuki Rahmat. Dia warga RT 01 RW 06. Hendri merasa penutupan Kayutangan pada Senin (9/11) kemarin mendadak.

“Bilangnya tanggal 2 November 2020 ditutup. Ternyata diundur satu minggu. Kami tidak diberi tahu. Senin kemarin katanya masih uji coba. Kok langsung ditutup,” ujarnya kepada wartawan, Rabu siang (11/11).

Hendri merasa kesulitan ketika ingin ke Pasar Besar. Karena aksesnya menjadi terbatas dan jalanan macet.

“Jika ingin ke pasar besar itu macet. Otomatis lewat daerah Jalan Oro-Oro Dowo. Atau lewat Jalan Basuki Rahmat Gang 8. Tembus Jalan Bromo Gang 1,” terang Hendri.

Hendri menginginkan akses Jalan Basuki Rahmat dibuka sebagian. Dia tidak mau jalan itu tidak ditutup total.

“Karena merugikan semua daerah di sini. Harusnya kan separuh-separuh pembangunannya. Ini akhirnya mengganggu lalu lintas se-Kota Malang,” jelasnya.

Dia juga mengharap penutupan Kayutangan tidak sekadar ditutup. Pemkot Malang dan pelaksana proyek harus bisa perhatian. Terutama, kepada perekonomian masyarakat sekitar.(fat/yds)

Advertisement Gempur Rokok Ilegal Bea Cukai Malang
1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Jalan Kayutangan Satu Arah, Dishub Bongkar Median Jalan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih