Connect with us

Pemerintahan

Penutupan Kayutangan, Dishub Rembug Sopir Angkot

Diterbitkan

,

Dishub Kota Malang berkoodinasi dengan para sopir angkot terdampak penutupan Kayutangan. (Foto: Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Penutupan Kayutangan bakal menutup trayek angkutan umum. Dishub Kota Malang pun berkoordinasi dengan para sopir angkot.

“Intinya mereka responsnya baik. Yang penting bagaimana caranya supaya bisa tidak merugikan mereka. Karena penutupan memakan waktu dua bulan,” ujar Jose Bello, Kepala Seksi Angkutan Dalam Trayek Bidang Angkutan Dishub Kota Malang, Senin (2/11).

Dia bertemu langsung dengan para ketua jalur angkot. Dalam pertemuan, dibahas rencana penutupan jalan.

Termasuk, proses pengalihan jalur. Bello mengatakan perlu ada perhatian kepada para sopir angkot.

Utamanya, mereka yang terdampak penutupan Kayutangan.

“Karena penutupan jalan menghambat mereka mencari uang. Biasanya penumpang di Jalan Basuki Rahmat cukup banyak,” jelas Bello.

Bello mengungkapkan bakal rapat lanjutan Rabu besok (4/10). Ini untuk membahas proses peralihan jalur.

“Kita banyak bahas beberapa jalur dan proses peralihannya. Misalnya jalur AG akan memutar. karena, jalur yang padat nanti akan ada penumpukan,” ujarnya.

Jose mencontohkan jalur AG akan bertumpuk dengan jalur lain. Seperti AMG, ADL, dan MM di daerah Jalan Tugu.

“Penumpukan tersebut akan menjadi konflik internal sesama sopir. Karena itu perlu dibahas bersama untuk menghindari konflik,” terangnya.

Dishub akan memfasilitasi permintaan para sopir angkot. Lalu, disampaikan ke Pemkot Malang dan Pelaksana Proyek Kayutangan.(fat/yds)

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih