Connect with us

Ekbis

Siapkan SDM Profesional, Perumda Tirta Kanjuruhan Gelar Pelatihan Manajemen Air Minum

Diterbitkan

||

Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Air Minum Tingkat Muda Berbasis Kompetensi Angkatan VII digelar Perumda Tirta Kanjuruhan pada 26-29 Oktober 2020 (istimewa)
Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Air Minum Tingkat Muda Berbasis Kompetensi Angkatan VII digelar Perumda Tirta Kanjuruhan pada 26-29 Oktober 2020 (istimewa)

KABARMALANG.COM – Upaya menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) handal dan profesional menjadi misi Perumda Tirta Kanjuruhan. Strategi menyediakan SDM yang kompeten tersebut didasarkan pada filosofi bahwa SDM jika dikelola dengan bagus merupakan aset berharga dibandingkan jaringan perpipaan atau komputer yang dimiliki.

Untuk itu Perumda Tirta Kanjuruhan dengan mengggandeng Perpamsi (Persatuan Perusahaan Air Minum Indonesia) Jawa Timur dan Lembaga Sertifikasi Profesi Air Minum Indonesia (LSP-AMI), menggelar pendidikan dan pelatihan manajemen air minum tingkat muda berbasis kompetensi angkatan VII.

Kegiatan ini dimulai pada 26 sampai 29 Oktober 2020 bertempat di aula Perumda Tirta Kanjuruhan Jalan Raya Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.

Kepala Bagian Umum Perumda Tirta Kanjuruhan Wahjoe Darmawan mengatakan, jika pelatihan ini diikuti oleh sebanyak 58 orang, terdiri dari jajaran Kepala Bagian (Kabag), Kepala Seksi (Kasi), dan staf Perumda Tirta Kanjuruhan berjumlah 50 orang.

“Dan, dua orang dari Kementerian Dalam Negeri, empat orang dari Perumda Tirta Mahameru Lumajang, serta dua orang dari Perumda Among Tirta Batu,” beber Wahjoe kepada Kabarmalang.com, Jumat (30/10/2020).

Baca juga : Perumda Tirta Kanjuruhan Siapkan RDS, Wujudkan Pembangunan SPAM di Malang Selatan

Wahjoe mengaku, pelatihan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, dan kepribadian peserta. Selain mensinergikan pandangan peserta terhadap solusi dan strategi dalam penyelesaian permasalahan dan pencapian tujuan perusahaan.

“Selain itu, pelatihan juga untuk meningkatkan kinerja perusahaan, mempersiapkan kompetensi bagi calon pejabat struktural dan sebagai persiapan untuk memenuhi persyaratan mengikuti seleksi calon direksi,” akunya.

Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Air Minum Tingkat Muda Berbasis Kompetensi Angkatan VII digelar Perumda Tirta Kanjuruhan pada 26-29 Oktober 2020 (istimewa)

Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Air Minum Tingkat Muda Berbasis Kompetensi Angkatan VII digelar Perumda Tirta Kanjuruhan pada 26-29 Oktober 2020 (istimewa)

Wahjoe membeberkan, pelatihan yang digelar juga melibatkan beberapa tokoh yang terlibat dan memliki kontribusi dalam pengelolaan perusahaan air minum. Mereka adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Dr. Ir Wahyu Hidayat, MM juga merupakan Dewan Pengawas Perumda Tirta Kanjuruhan.

“Serta perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur Bidang Manajemen Keuangan dan Akuntansi dan tenaga ahli Perpamsi bidang manajemen dan perairminuman,”bebernya.

Baca juga : Bupati Sanusi Resmikan Tiga SPAM Untuk Penuhi Kebutuhan Air Minum 14.500 Rumah Tangga

Menurut Wahjoe, salah satu misi Perumda Tirta Kanjuruhan adalah mewujudkan pelayanan prima, melalui strategi penyediaan produksi air yang memenuhi standar kualitas, kuantitas dan keterjangkauan, peneraparan sistem terstandarisasi dan penyediaan SDM yang berkompeten.

“Strategi menyediakan SDM yang kompeten tersebut didasarkan pada filosofi yang mengungkapkan, bahwa Faktor Sumber Daya Manusia, jika dikelola dengan bagus, merupakan aset yang mampu memberikan kinerja yang dahsyat, dan memiliki ‘harga’ yang jauh lebih mahal dibanding aset fisik seperti jaringan perpipaan atau komputer,” tuturnya.

Bertema ‘Pendidikan Dan Pelatihan Manajemen Air Minum Tingkat Muda Berbasis Kompetensi PD PERPAMSI Jawa Timur Angkatan ke-8’ ini, diharapkan dapat memberikan manfaat untuk mempersiapkan peserta sebagai tukang ledeng handal dan profesional, sehingga mampu menjadi tenaga profesional dalam pengelolaan perusahaan air minum.

“Sehingga nantinya mampu berkontribusi dalam pelayanan air minum dan berdaya saing,” tutup Wahjoe. (rjs/fir)

Ekbis

Inflasi Terkendali, Kota Malang Peringkat 3

Diterbitkan

||

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang berprestasi. Tahun 2020, kinerja meningkat secara ekonomi makro.
Kepala BI Malang, Azka Subhan menyerahkan penghargaan kepada Kota Malang. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang berprestasi. Tahun 2020, kinerja meningkat secara ekonomi makro.

“Bertahun-tahun, kita belum pernah masuk ranking pengendalian inflasi. Tahun ini Kota Malang masuk ranking 3. Setelah kabupaten Banyuwangi dan Kediri,” kata Azka Subhan Aminurridho, Kepala BI Malang, Rabu (25/11).

Menurut Azka, nilai pengendalian Kota Malang meroket. Tahun 2019, nilai pengendalian ada di angka 87.

Kota Malang hanya meraih peringkat 8. “Saya perkirakan, peringkat 3 2020 ini mencapai skor 97-98,” imbuh pria yang ramah dengan media ini.

Wali Kota Malang Sutiaji ikut bersuka cita. Menurut Sutiaji, ini adalah momentum kebangkitan ekonomi Kota Malang.

“Yang kita butuhkan saat ini adalah inflasi. Kita harus pacu masyarakat menggerakkan ekonomi secara dinamis,” ujar Sutiaji.

Sutiaji mendorong Kota Malang membalikkan deflasi ke inflasi. Kabar ini menjadi pemacu semangat kinerja TPID Kota Malang.

Langkah strategis Pemkot Malang sekarang, adalah menggeliatkan IKM. Yaitu, Industri Kecil Menengah.

Serta, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Kota Malang.

 

Pandemi, Kota Malang Deflasi 5 Kali

Kepala BPS Kota Malang, Sunaryo mendukung pernyataan BI.

Data statistik Kota Malang sampai Oktober 2020 membuktikannya. Inflasi kota Malang sekitar 1,22 persen.

“Ini relatif rendah dari ekspektasi target inflasi. Yaitu sebesar 3 plus minus 1,” ujar Sunaryo.

Pada masa pandemi, Kota Malang dituntut mendongkrak laju inflasi. Karena, selama 2020, Kota Malang mengalami 5 kali deflasi.

Tahun 2019, terjadi 4 kali deflasi. Tahun 2018, malah terjadi hanya 1 kali deflasi.

Angka inflasi Kota Malang didorong tarif angkutan udara. Serta, harga daging ayam ras.

High Level Meeting TPID Kota Malang di Atria Hotel

 

Wawali Sofyan Edi Jarwoko, meminta ada pacuan ekonomi. Dua bulan menuju 2020, harus ada stimulus perputaran uang.

Misalnya, peningkatan pembelajaan APBD dan APBN. “Sesuai harapan Presiden juga, 2021 ada pembelanjaan APBD-APBN. Desember, kami dorong agar ada proses pengadaan barang jasa,” sambung Edi.

Potensi perekonomian Kota Malang wajib dikonsolidasi. TPID juga perlu menganalisa simpul ekonomi yang tertidur.

“Perlu kita bangkitkan dan gairahkan kembali. Tentu tetap memperhatikan protokol kesehatan, “tegas Wawali Edi.

Pemerintah pusat pun menyerahkan penghargaan kepada Pemkot Malang. Azka menyerahkan simbolis penghargaan itu pada Sutiaji. Yakni, di HLM TPID Kota Malang, Atria Hotel, Rabu (25/11).(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Ekbis

Sosialisasi UMK Batu 2021, Perusahaan Tak Boleh Tangguhkan Gaji Pegawai

Diterbitkan

||

Sosialisasi UMK Kota Batu tahun 2021

 

KABARMALANG.COM – Harapan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Batu dapat menangguhkan pembayaran gaji pegawai akhirnya pupus.

Hal itu dikarenakan aturan penangguhan gaji pegawai resmi dihapus, seperti mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Sebelumnya, APINDO Kota Batu berkeinginan bisa menangguhkan gaji pegawai. Setelah UMK Kota Batu ditetapkan sebesar Rp 2.819.801 atau naik Rp 25 ribu dari Rp 2.794.801 di tahun 2020.

Sekretaris Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) Kota Batu, Nur Asmaidarani mengaku, penangguhan pembayaran sebenarnya sangat diperlukan.

Hal ini dikarenakan masa pandemi yang masih berlangsung, sehingga pembatasan fasilitas di perusahaan terlebih pada usaha wisata tidak sepadan dengan kunjungan wisata.

“Boombing vacation memang. Tapi karena ada pembatasan, tidak semua fasilitas di perusahaan bisa dimaksimalkan,” paparnya, Rabu (25/11/2020).

Menurut dia, tak semua fasilitas perusahaan mengalami pembatasan. Dia mencontohkan, fasilitas listrik pada hotel harus dijalankan secara penuh.

Kedepan, APINDO akan membuat perjanjian kerjasama antara pihak managemen dengan pekerja terkait pengupahan.

“Khususnya bagi perusahaan terdampak pandemi Covid-19 yang belum bisa beroperasional secara maksimal,” imbuhnya.

Terpisah, Kabid Hubungan Industrial, DPMPTSPTK (Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja) Kota Batu, Adiek Imam Santoso memperbolehkan adanya perjanjian kerjasama tersebut.

Dengan catatan diketahui oleh Bidang Ketenagakerjaan Kota Batu.

“Agar tidak liar perjanjian tersebut. Sehingga nanti DPMPTSPTK Kota Batu nanti juga ikut memantau jalannya perusahan tersebut,” jelas pria yang akrab disapa Dedek tersebut.

Menurut Andie, dengan adanya penghapusan aturan penangguhan pembayaran gaji, maka perlu ada solusi terbaik.

Sehingga nantinya dapat meminimalisir adanya PHK. “Perlu ada win-win solution, agar PHK bisa ditekan,” tegasnya.

Dia juga berharap, UMK Kota Batu yang baru ditetapkan, nantinya bisa diterima oleh semua pihak. (arl/fir)

Lanjutkan Membaca

Ekbis

The 101 OJ Raih Sertifikasi Kemenparekraf

Diterbitkan

||

The 101 OJ Raih Sertifikasi Kemenparekraf
Sertifikasi CHSE diraih The 101 Malang OJ Hotel. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – The 101 Malang OJ Hotel meraih sertifikasi CHSE. Yaitu, clean, health, safety and environment. Sertifikasi diterbitkan Kemenparekraf RI.

Uji sertifikasi CHSE, digelar 12 November 2020 lalu. Hotel di Jalan Dr Cipto, dinyatakan lolos 100 persen.

GM The 101 Malang OJ, Ade Sudrajat berbangga. Menurut Ade, hotelnya telah mengaplikasikan panduan protokol kesehatan. Ini dilakukan untuk mengantisipasi operasional hotel saat pandemi Covid-19.

Dia sangat berkomitmen mematuhi peraturan Kemenparekraf RI.

“Implementasi protokol kesehatan dilaksanakan secara konsisten. Seluruh mitra kerja dan tamu taat pada prokes. Skor 100 persen audit CHSE membuktikan kepatuhan kedisiplinan prokes,” tutur Ade, Rabu (25/11) kepada Kabarmalang.com.

Dia berterima kasih kepada para penguji Kemenparekraf. Karena, sertifikasi CHSE sangat penting dan berguna.

Karena, kepercayaan tamu bertambah kepada hotel ini. “Bahwa kami telah memenuhi syarat protokol kesehatan New Normal,” imbuhnya.

Uji sertifikasi CHSE sangat penting bagi sektor pariwisata. Sertifikasi ini adalah jaminan protokol kesehatan bagi wisatawan dan masyarakat.

Dengan sertifikasi CHSE, produk dan pelayanan memenuhi protokol. Baik itu protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Hari Jadi Kabupaten Malang dari Disparbud Kabupaten Malang
Advertisement Iklan Hari Jadi Kabupaten Malang dari Perumda Tirta Kanjuruhan

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com