Pemerintahan
Perumda Tirta Kanjuruhan Siapkan RDS, Wujudkan Pembangunan SPAM di Malang Selatan

KABARMALANG.COM – Perumda Tirta Kanjuruhan telah menyusun rencana mengatasi kekeringan di wilayah Malang Selatan pada setiap tahunnya.
Sosialisasi Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum Malang Selatan gencar dilaksanakan.
Langkah ini demi mewujudkan program pemerintah, untuk menyelesaikan keterbatasan air bersih bagi masyarakat.
Seperti yang sudah dilaksanakan di Balai Desa Rejoyoso di Kecamatan Bantur yang menghadirkan seluruh perwakilan dari desa yang berasal dari enam kecamatan.
Yakni Bantur, Pagak, Sumbermanjing Wetan, Kalipare, Donomulyo, serta Gedangan, pada 17 September 2020 lalu.
Menindaklanjuti sosialisasi itu, Perumda Tirta Kanjuruhan sebagai BUMD yang mendapatkan amanat untuk membantu penyediaan air bersih bagi warga masyarakat.
Akan melaksanakan Real Demand Survey (RDS) atau Survei Kebutuhan Nyata (SKN) bagi masyarakat yang berada di enam kecamatan tersebut.
“Salah satu hasil dari proses sosialisasi tersebut. Dalam waktu dekat akan dilaksanakan SKN (Survei Kebutuhan Nyata) bagi masyarakat yang berada di 6 (enam) kecamatan yang dimaksud,” ungkap Kepala Bagian Umum Perumda Tirta Kanjuruhan, Wahjoe Darmawan kepada Kabarmalang.com, Rabu (21/10/2020).
Menurut Wahjoe, SKN dilaksanakan untuk mendapatkan data dan informasi yang riil terkait kelayakan calon pelanggan, terutama yang berminat menjadi pelanggan Perumda Tirta Kanjuruhan.
“Khususnya yang terkait dengan kemampuan membayar beserta kebutuhan air bagi calon pelanggan, kebutuhan produksi air, pelanggan potensial, dan area pengembangannya,” tuturnya.
Wahjoe menambahkan, SKN akan merujuk berdasarkan jumlah penduduk di area
pelayanan sampai akhir tahun 2019.
Sementara estimasi jumlah penduduk yang mendapatkan manfaat pembangunan SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) di enam kecamatan itu sebanyak 480.406 jiwa.
“Dimana jumlah respondennya akan ditentukan agar mampu mewakili kondisi umum warga di area survei,” imbuhnya.
Dalam pelaksanaannya, Perumda Tirta Kanjuruhan akan bekerjasama dengan USAID IUWASH PLUS.
Diawali dengan pelatihan enumerator untuk Survey Kebutuhan Nyata berdasarkan rencana yang telah disepakati.
Pelatihan enumerator akan digelar pada 23 Oktober 2020 mendatang. Diikuti sebanyak 15 enumerator yang nantinya bertugas menjalankan SKN.
Tujuannya, adalah memberikan ketrampilan pada personel SKN sebelum diterjunkan ke lapangan.
“Tujuan dari pelatihan adalah memberikan ketrampilan pada Personil Perumda Tirta Kanjuruhan atau NGO atau CSO, dalam melaksanakan Survei Kebutuhan Nyata,” beber Wahjoe.
“Agar mampu memahami isi quesioner, strategi dan teknis pelaksanaan survei dengan menggunakan aplikasi M-Water. Dan survei akan dilaksanakan pasca pelatihan dengan estimasi waktu 10 hari,” pungkasnya. (rjs/fir)
Serba Serbi4 minggu yang laluPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 16 Juli 2026: Puncak Kemarau Didominasi Cerah, Batu Tembus 10°C dan Berpotensi Hujan Ringan
Serba Serbi3 minggu yang laluPromo PLN “Semangat Baru Makin Berdaya” 2026: Diskon Tambah Daya Listrik 50% Lewat PLN Mobile, Cek Syarat dan Cara Klaimnya!
Serba Serbi2 minggu yang laluDaftar Lengkap Hari Libur Nasional 2026: Cek Sisa Tanggal Merah dan Kalender yang Sudah Lewat
Serba Serbi2 minggu yang laluPanduan Seleksi CPNS 2026: Definisi Alur, Persyaratan Umum, dan Pemetaan Formasi Resmi SSCASN BKN
Pemerintahan1 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Olahraga2 minggu yang laluTundukkan Blueblood FC 2-0, SSB Porma FC U-15 Tembus Semifinal Piala Soeratin U-15 2026 Zona Malang
Olahraga3 minggu yang laluPembukaan Manis Piala Soeratin U-15 Zona Malang: SSB Porma FC Cukur Diklat Persema 4-0 di Lapangan ARG Lawang
Pemerintahan4 minggu yang laluTingkatkan Ekonomi Ring I, PT MIP dan PT PPA Boyong Penggerak Sosial Studi Banding UMKM ke Malang dan Blitar





































