Connect with us

Kabar Batu

Tipu Korban Rp. 50 Juta, Oknum Wartawan Diciduk Polisi

Diterbitkan

||

Kuasa hukum Sulianto Ketua LPBH dan Heri Sukamto Tersangka Penipuan

 

KABARMALANG.COM – Heri Sukamto, warga desa Ngroto Kecamatan Pujon Kabupaten Malang akhirnya berhasil ditangkap oleh aparat penegak hukum, setelah berhasil menggarong uang Sujarman, warga RT 25 RW 6, Dusun Biyan, Desa Sukomulyo, Kecamatan Pujon. Tak tanggung-tanggung, uang yang berhasil di ambil memiliki nominal sebesar Rp. 50 juta dengan janji akan mengurusi akta tanah hibah yang tengah dijaminkan di Bank BRI.

“Ya sudah dapat info dari pihak Polres Batu dan tersangka sudah diamankan. Kami sangat mengapresiasi kinerja dan langkah tegas kepolisian mengamankan pelaku. Ini merupakan wujud kerja nyata kepolisian melindungi warganya,” tegas Ketua LPBH (Lembaga Perlindungan Bantuan Hukum) MPC Pemuda Pancasila Kota Batu Sulianto.

Suli juga menerangkan pihaknya sempat bersama kliennya melaporkan Heri Sukamto ke Polres sempa sesuai laporan polisi nomor LP/B/108/X/2019/JATIM/POLRESBATU pada 16 Oktober 2019.

Lebih lanjut, Suli menerangkan kronologi berawal pada 30 September 2019 korban memberikan uang Rp 50 juta kepada Heri yang mengaku sebagai wartawan dan pengacara yang memiliki relasi cukup dekat pihak Polsek Pujon, Polres Batu, dan pejabat-pejabat sehingga membuat korban yakin menyerahkan uangnya.

Setelah menerima uang dari korban, Heri pun berjanji bakal menyelesaikan permasalahan akte hibah yang ada di Bank BRI dan menyerahkannya ke korban. Tapi beberapa hari kemudian, Heri hanya membawa foto kopi akte pada korban, bukan akte asli sesuai janjinya. Korban pun sempat curiga. Terlebih ketika dihubungi kembali tidak ada respon dari Heri.

“Ketika kami telusuri ke Bank BRI, ternyata akta tanah itu sudah diambil oleh Heri dengan menebus Rp. 5,5 juta saja dan tak kunjung diserahkan ke korban,” imbuhnya.

Dari dasar itulah, Suli melaporkan Heri atas dasar penipuan dan penggelapan.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Jeifson Sitorus membenarkan adanya penangkapan tersangka bernama Heri Sukamto pada 23 September 2020 lalu.

“Tersangka sudah kita amankan pada 23 September 2020 kemarin. Tujuan diamankan agar tersangka tidak mengulangi perbuatan, tidak melarikan diri, dan menghilangkan barang bukti,” pungkasnya. (arl/fir)

 

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Batu

Genjot Wisatawan, Kota Batu Tambah Destinasi Desa

Diterbitkan

||

Sepinya Alun-Alun Kota Wisata Batu. Diharap kunjungan meningkat lewat desa destinasi. (Foto : Arul)

KABARMALANG.COMDisparta Kota Batu berencana melebarkan jumlah desa wisata. Ini karena one village one destination bisa mengangkat ekonomi.

“Kurang 3 lagi, yakni Sumberejo, Pesanggrahan, dan Pendem. November nanti kami genapkan menjadi 19 desa di Batu,” beber Kadisparta Kota Batu Arief Ash Siddiq, Selasa (27/10).

Dia merinci, desa terbaru dengan ikon wisata adalah Oro-oro Ombo. Yaitu, Patirtaan Kaygun yang baru diresmikan beberapa waktu lalu.

Sementara, Desa Beji mempersiapkan launching Desa Wisata Kampung Tempe.

Arief menyebut, pengembangan desa wisata perlu kolaborasi akademisi. Karena, SDM pariwisata dari masyarakat desa perlu dibina.

Sehingga, terbentuk insan pariwisata yang memberikan rasa nyaman wisatawan.

Penguatan sektor wisata dan SDM diklaim penting. Sebab, terlalu banyak warga Batu yang bergantung pada pariwisata.

“Ada 20 ribu warga menggantungkan hidupnya di sektor ini. Itu belum  menghitung pedagang makanan hingga layanan transportasi umum,” imbuhnya.

Ada juga warga yang tidak langsung terjun di pariwisata. Tapi, lesunya kunjungan wisatawan ikut berdampak pada sektor lainnya.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Situs Pendem Disuntik Rp 200 Juta

Diterbitkan

||

Penggalian Situs Pendem sebelum masa pandemi Covid-19. (foto : Arul)

KABARMALANG.COM Pemkot Batu dan BPCB Trowulan bakal melanjutkan penggalian situs Pendem.

Pemkot melalui Disparta Kota Batu menyuntikkan anggaran lewat PAK. Total, Rp 200 juta disiapkan untuk peralatan dan penggaliannya.

Candi Desa Pendem Junrejo sempat tak terpantau karena Covid-19.

“Tujuannya untuk dijadikan tempat wisata baru. Akan dimulai November depan,” jelas Kabid Seni dan Budaya Disparta Kota Batu Winarto Ekram.

Sayangnya, situs Pendem dililit beberapa persoalan. Misalnya, tanah galian di kawasan sekitar situs.

Lalu, penggalian berpotensi akan merambah luas. Sedangkan beberapa lokasi situs masih terdapat pemakaman setempat.

Tanah warga diwacanakan akan diganti rugi Pemkot Batu. Meskipun, ini masih sebatas wacana.

Arkeolog BPCB Trowulan, Wicaksono Nugroho menilai ekskavasi harus dilanjutkan.

Keseluruhan wilayah candi Pendem harus dideteksi. Karena, diperkirakan terdapat bangunan lain di sekeliling bangunan induk.

“Terakhir masih menggali sekitar luas 100 meter persegi.Kemungkinan besar memang masih ada bangunan lain,” katanya.

Penggalian lanjutan, dimulai 9-18 November.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Operasi Yustisi Bidik Tempat Usaha

Diterbitkan

||

Ilustrasi sidang yustisi di Kota Batu beberapa waktu lalu. (Foto : Arul)

KABARMALANG.COM – Operasi yustisi protap kesehatan berjalan sebulan di Kota Batu. Pemkot Batu telah menjaring 200 pelanggar. Nominal denda pelanggaran sebesar Rp 6 juta.

Satgas Pencegahan covid-19 Kota Batu bakal operasi yustisi lagi. Kali ini, sasarannya tempat usaha.

“Karena selama ini memang belum. Masih patroli saja setiap malam di pusat keramaian,” terang Kasatpol PP Kota Batu Muhammad Nur Adhim, Senin siang (26/10).

Terlebih, tempat usaha maupun tempat hiburan juga telah dibuka. Sejak Juli lalu, tempat usaha sudah bisa dikunjungi. Dengan catatan lulus seleksi penerapan protap kesehatan.

Selama ini, denda operasi yustisi rata-rata Rp 50 ribu. Namun jumlah denda sebenarnya menyesuaikan keadaan pelanggar tersebut.

Denda untuk tempat usaha, akan lebih besar. Bahkan, bisa berujung pencabutan izin.

Satpol PP siap menyoroti dua jenis usaha.

“Tempat usaha yang kami soroti, restoran dan hiburan,” imbuhnya. Ada 9 tempat karaoke di Kota Batu. Serta, 16 restoran kafe.

“Semoga tidak ada yang melanggar. Karena jika sampai terjadi, maka sanksinya bukan hanya denda. Namun juga bisa menuju penutupan izin usahanya,” tandas Adhim.(arl)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Debat Publik KPU Kabupaten Malang
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com