Connect with us

Kabar Batu

TKD Tak Boleh Dihibahkan, Pembangunan Puskesmas Bumiaji 2 Terancam Mundur

Diterbitkan

||

Suasana rapat wacana pembangunan Puskesmas Bumiaji 2

 

KABARMALANG.COM – Wacana Pemkot Batu yang akan membangun Puskesmas Bumiaji 2 terancam mundur dari target karena terbentur dengan aturan Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri) nomor 1 tahun 2016 tentang pelarangan pengelolaan TKD (Tanah Khas Desa).

Oleh sebab itu pembangunan yang ditargetkan akan rampung pada tahun 2021 akan mundur 2022 sampai pemkot menemukan solusinya.

“Tidak mungkin memaksakan kehendak, malah nanti bisa melanggar aturan. Solusinya yaitu membeli lahan di sekitaran Desa Tulungrejo,” ungkap Ketua Komisi C Khamim Tohari pada Senin siang (28/09/2020).

Khamim juga menambahkan, Bapelitbangda (Badan Perencanaan dan Penelitian Pembangunan Daerah) tidak memiliki opsi memindah bangunan puskesmas Bumiaji 2 dari desa Tulungrejo karena di desa tersebut memiliki aset tanah seluas 2000 meter persegi.

Terpisah, Kepala Bapelitbangda Kota Batu Susetya Herawan menerangkan bahwa pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu, mengingat prosesnya butuh waktu panjang mulai dari studi kelayakan dan disampaikan ke Pemprov.

Setelah itu akan ada kegiatan inventarisasi dan identifikasi penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah, penilaian, musyawarah, dan pemberian ganti kerugian.

“Baru setelah dikaji paling tidak akan bisa dianggarkan dalam P-APBD 2021. Jika saat ini telah memasuki pembahasan R-APBD 2021, maka anggaran pengadaan tanah untuk Puskesmas Bumiaji II tidak mungkin serta merta bisa dimasukkan,” tukasnya. (arl/fir)

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Batu

Genjot Wisatawan, Kota Batu Tambah Destinasi Desa

Diterbitkan

||

Sepinya Alun-Alun Kota Wisata Batu. Diharap kunjungan meningkat lewat desa destinasi. (Foto : Arul)

KABARMALANG.COMDisparta Kota Batu berencana melebarkan jumlah desa wisata. Ini karena one village one destination bisa mengangkat ekonomi.

“Kurang 3 lagi, yakni Sumberejo, Pesanggrahan, dan Pendem. November nanti kami genapkan menjadi 19 desa di Batu,” beber Kadisparta Kota Batu Arief Ash Siddiq, Selasa (27/10).

Dia merinci, desa terbaru dengan ikon wisata adalah Oro-oro Ombo. Yaitu, Patirtaan Kaygun yang baru diresmikan beberapa waktu lalu.

Sementara, Desa Beji mempersiapkan launching Desa Wisata Kampung Tempe.

Arief menyebut, pengembangan desa wisata perlu kolaborasi akademisi. Karena, SDM pariwisata dari masyarakat desa perlu dibina.

Sehingga, terbentuk insan pariwisata yang memberikan rasa nyaman wisatawan.

Penguatan sektor wisata dan SDM diklaim penting. Sebab, terlalu banyak warga Batu yang bergantung pada pariwisata.

“Ada 20 ribu warga menggantungkan hidupnya di sektor ini. Itu belum  menghitung pedagang makanan hingga layanan transportasi umum,” imbuhnya.

Ada juga warga yang tidak langsung terjun di pariwisata. Tapi, lesunya kunjungan wisatawan ikut berdampak pada sektor lainnya.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Situs Pendem Disuntik Rp 200 Juta

Diterbitkan

||

Penggalian Situs Pendem sebelum masa pandemi Covid-19. (foto : Arul)

KABARMALANG.COM Pemkot Batu dan BPCB Trowulan bakal melanjutkan penggalian situs Pendem.

Pemkot melalui Disparta Kota Batu menyuntikkan anggaran lewat PAK. Total, Rp 200 juta disiapkan untuk peralatan dan penggaliannya.

Candi Desa Pendem Junrejo sempat tak terpantau karena Covid-19.

“Tujuannya untuk dijadikan tempat wisata baru. Akan dimulai November depan,” jelas Kabid Seni dan Budaya Disparta Kota Batu Winarto Ekram.

Sayangnya, situs Pendem dililit beberapa persoalan. Misalnya, tanah galian di kawasan sekitar situs.

Lalu, penggalian berpotensi akan merambah luas. Sedangkan beberapa lokasi situs masih terdapat pemakaman setempat.

Tanah warga diwacanakan akan diganti rugi Pemkot Batu. Meskipun, ini masih sebatas wacana.

Arkeolog BPCB Trowulan, Wicaksono Nugroho menilai ekskavasi harus dilanjutkan.

Keseluruhan wilayah candi Pendem harus dideteksi. Karena, diperkirakan terdapat bangunan lain di sekeliling bangunan induk.

“Terakhir masih menggali sekitar luas 100 meter persegi.Kemungkinan besar memang masih ada bangunan lain,” katanya.

Penggalian lanjutan, dimulai 9-18 November.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Operasi Yustisi Bidik Tempat Usaha

Diterbitkan

||

Ilustrasi sidang yustisi di Kota Batu beberapa waktu lalu. (Foto : Arul)

KABARMALANG.COM – Operasi yustisi protap kesehatan berjalan sebulan di Kota Batu. Pemkot Batu telah menjaring 200 pelanggar. Nominal denda pelanggaran sebesar Rp 6 juta.

Satgas Pencegahan covid-19 Kota Batu bakal operasi yustisi lagi. Kali ini, sasarannya tempat usaha.

“Karena selama ini memang belum. Masih patroli saja setiap malam di pusat keramaian,” terang Kasatpol PP Kota Batu Muhammad Nur Adhim, Senin siang (26/10).

Terlebih, tempat usaha maupun tempat hiburan juga telah dibuka. Sejak Juli lalu, tempat usaha sudah bisa dikunjungi. Dengan catatan lulus seleksi penerapan protap kesehatan.

Selama ini, denda operasi yustisi rata-rata Rp 50 ribu. Namun jumlah denda sebenarnya menyesuaikan keadaan pelanggar tersebut.

Denda untuk tempat usaha, akan lebih besar. Bahkan, bisa berujung pencabutan izin.

Satpol PP siap menyoroti dua jenis usaha.

“Tempat usaha yang kami soroti, restoran dan hiburan,” imbuhnya. Ada 9 tempat karaoke di Kota Batu. Serta, 16 restoran kafe.

“Semoga tidak ada yang melanggar. Karena jika sampai terjadi, maka sanksinya bukan hanya denda. Namun juga bisa menuju penutupan izin usahanya,” tandas Adhim.(arl)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Debat Publik KPU Kabupaten Malang
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com