Pemerintahan
Menyulap Batu Kali Menjadi Souvenir Berseni Tinggi

KABARMALANG.COM – Agung Arimbawa ketua tim pelaksana pengabdian masyarakat dari Universitas Negeri Malang dalam agenda Penutupan Pemberdayaan Masyarakat Sanan melalui Pelatihan Pembuatan Souvenir Khas dari Batu Hias pada Sabtu (26/09/2020).
Agung Arimbawa, mengatakan bahwa batu kali yang tidak terpakai, nilainya yang kurang, bisa diangkat menjadi karya yang inovatif dan berseni tinggi.
Pelatihan ini diikuti oleh dua puluh ibu-ibu warga Kampung Sanan, sejak tanggal 3 September 2020, selama delapan pertemuan.
“Batu kali geletak begitu saja, kalau di tangan sentuhan seni, itu kan punya nilai, yang satu rupiah bisa menjadi tiga rupiah,” ujar Agung, Sabtu (26/09/2020).
Pada agenda penutupan yang berlangsung di PRIMKOP Sanan itu, Agung menuturkan kalau hal-hal kreativitas di kampung Sanan bukan hanya tempe saja.
“Di sini termasuk desa edukatif, pengunjung yang datang ke sini bisa belajar, bukan hanya tempenya saja, di sini juga ada peternakannya, dan gas alam. Untuk mengisi ini, ada souvenirnya,” ucapnya.
Jika menyinggung soal harga, menurut Agung barang tersebut tidak ringan, nanti tergantung medianya. Prinsip souvenir secara umum itu ringan, murah, dan mudah dibawa.
Souvenir yang cukup klasik dan istimewa juga ada. Tergantung mengemas hasil produknya seperti apa. Harganya kurang lebih sepuluh ribu. Kalau ini diproduksi banyak, harganya bisa ditekan.
“Itu masih mahal karena belum diproduksi secara massal. Kalau memang harga satuan spesial, itu sentuhan seninya yang berbeda, dengan karya tangan. Kalau ini kan dilukis, ada seninya, sugesti, dan karakter,” terangnya.
Agung mengungkapkan prioritas bahan yang digunakan adalah batu kali, karena kampung Sanan juga terdapat kali.
“Harapan kami dari tim UM, mampu memperdayakan masyarakat supaya ada kegiatan lebih, untuk melayani masyarakat yang datang ke sini. Desa edukatif yang sudah terkenal, tapi belum punya souvenir yang berciri khas,” pungkasnya. (fat/fir)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































