Connect with us

Ekbis

Batik Bermotif Unsur Pohon Sukun Andalan Kelurahan Sukun

Diterbitkan

||

Batik Bermotif Unsur Pohon Sukun di Kelurahan Sukun RW 03

 

KABARMALANG.COM – Sandhya Nusantara adalah sebuah galeri batik yang terletak di RW 03. Karena berada di Kelurahan Sukun yang notabennya terdapat banyak pohon sukun, akhirnya motif-motif batik yang dibuat di situ juga menggunakan unsur pohon sukun.

“Ciri khasnya, karena kita di wilayah Sukun, kita ambil unsur dari pohon sukun, baik daun dan buahnya. Kami menghimbau motif apapun, kalau bisa cantumkan sukun, itu ciri khas kita. Karena pohonnya banyak di sini,” ujar Nena Bachtiar, pengelola Sandhya Nusantara, Jumat (25/09/2020) kepada Kabarmalang.com.

Nena mengatakan bahwa batik yang dibuat di Sandhya Nusantara adalah batik tulis dan batik cap. Semua tergantung dari pesanan yang datang.

“Kalau harga relatif, tergantung motifnya, kalau full tulis diatas lima ratus ribu, karena memang benar-benar pakai handmade,” jelasnya.

Nena lalu melanjutkan produk yang diminati, yaitu salah satu pesanan dari instansi di Surabaya. Ia menunjukan produk dan penjelasan filosofinya.

“Kalau custom seperti ini, beliau tidak mau diduplikat. Filosofinya burung cendrawasih, karena burung cendrawasih itu dengan warna-warna yang bagus, tentang kegagahan dan keanggunan. Kita pakai sepasang, maksudnya, sepasang ini sampai akhir nanti berpasangan,” terangnya.

Juga terdapat bunga teratai, sambung Nena, filosofinya adalah di manapun kita berada, meskipun di tempat kotor, kita pasti bermanfaat. Juga daun sukun tetap ada, sebagai ciri khas.

Untuk pemesanannya selain dari Kota Malang juga terdapat dari dari luar Kota Malang, seperti dari Kota Surabaya dan Nusa Tenggara Barat. Terakhir, ada mahasiswa dari Malaysia, datang melalui akses dari Universitas Brawijaya. (fat/fir)

 

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekbis

Pekan Kumpul Weekend Market, Pamerkan Sepatu Serat Ganja

Diterbitkan

||

Sepatu serat ganja collector item. (Foto : Alvin)

KABARMALANG.COM – Inspired 27 Premium Store menggelar Pekan Kumpul Weekend Market. Jumat, (30/10) berbagai sepatu dipamerkan.

Menariknya, ada sepatu yang terbuat dari serat ganja. Sepatu ini dipamerkan dalam acara tersebut.

Sepatu ini dibawa kolektor komunitas Vans Head Malang. Sepatu terbuat dari serat ganja untuk material atasnya.

Bagian outsolenya pun juga dilapisi serat ganja. Sepatu ini memakai model Vans Chukka.

Sepatu tersebut merupakan hasil kolaborasi. Yakni, Vans dan band hardcore punk Bad Brains.

Sepatu itu dirilis pada Februari 2009. Sepatu collector item ini tidak diperjualbelikan.

“Untuk yang ini tidak dijual, khusus di pamerkan saja,” ucap Nyoman, pemilik sepatu dari serat ganja tersebut.

Bagian midsole sepatu tersebut memiliki corak warna bendera Jamaika. Yaitu merah, kuning hijau.

Sepatu berwarna beige ini memiliki logo petir. Letaknya di insole dan outsole. Ini merupakan logo band Bad Brain.

Acara itu sendiri diikuti oleh 13 komunitas. Di antaranya komunitas pecinta sepatu.

Lalu komunitas pecinta thrift, serta komunitas skateboard.

“Acara ini mengedukasi masyarakat Malang mengenal kultur sneakers Indonesia,” kata Daniar Yuda, pimpinan acara Pekan Kumpul Weekend Market.(carep-05/yds)

Lanjutkan Membaca

Ekbis

Siapkan SDM Profesional, Perumda Tirta Kanjuruhan Gelar Pelatihan Manajemen Air Minum

Diterbitkan

||

Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Air Minum Tingkat Muda Berbasis Kompetensi Angkatan VII digelar Perumda Tirta Kanjuruhan pada 26-29 Oktober 2020 (istimewa)
Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Air Minum Tingkat Muda Berbasis Kompetensi Angkatan VII digelar Perumda Tirta Kanjuruhan pada 26-29 Oktober 2020 (istimewa)

KABARMALANG.COM – Upaya menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) handal dan profesional menjadi misi Perumda Tirta Kanjuruhan. Strategi menyediakan SDM yang kompeten tersebut didasarkan pada filosofi bahwa SDM jika dikelola dengan bagus merupakan aset berharga dibandingkan jaringan perpipaan atau komputer yang dimiliki.

Untuk itu Perumda Tirta Kanjuruhan dengan mengggandeng Perpamsi (Persatuan Perusahaan Air Minum Indonesia) Jawa Timur dan Lembaga Sertifikasi Profesi Air Minum Indonesia (LSP-AMI), menggelar pendidikan dan pelatihan manajemen air minum tingkat muda berbasis kompetensi angkatan VII.

Kegiatan ini dimulai pada 26 sampai 29 Oktober 2020 bertempat di aula Perumda Tirta Kanjuruhan Jalan Raya Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.

Kepala Bagian Umum Perumda Tirta Kanjuruhan Wahjoe Darmawan mengatakan, jika pelatihan ini diikuti oleh sebanyak 58 orang, terdiri dari jajaran Kepala Bagian (Kabag), Kepala Seksi (Kasi), dan staf Perumda Tirta Kanjuruhan berjumlah 50 orang.

“Dan, dua orang dari Kementerian Dalam Negeri, empat orang dari Perumda Tirta Mahameru Lumajang, serta dua orang dari Perumda Among Tirta Batu,” beber Wahjoe kepada Kabarmalang.com, Jumat (30/10/2020).

Baca juga : Perumda Tirta Kanjuruhan Siapkan RDS, Wujudkan Pembangunan SPAM di Malang Selatan

Wahjoe mengaku, pelatihan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, dan kepribadian peserta. Selain mensinergikan pandangan peserta terhadap solusi dan strategi dalam penyelesaian permasalahan dan pencapian tujuan perusahaan.

“Selain itu, pelatihan juga untuk meningkatkan kinerja perusahaan, mempersiapkan kompetensi bagi calon pejabat struktural dan sebagai persiapan untuk memenuhi persyaratan mengikuti seleksi calon direksi,” akunya.

Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Air Minum Tingkat Muda Berbasis Kompetensi Angkatan VII digelar Perumda Tirta Kanjuruhan pada 26-29 Oktober 2020 (istimewa)

Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Air Minum Tingkat Muda Berbasis Kompetensi Angkatan VII digelar Perumda Tirta Kanjuruhan pada 26-29 Oktober 2020 (istimewa)

Wahjoe membeberkan, pelatihan yang digelar juga melibatkan beberapa tokoh yang terlibat dan memliki kontribusi dalam pengelolaan perusahaan air minum. Mereka adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Dr. Ir Wahyu Hidayat, MM juga merupakan Dewan Pengawas Perumda Tirta Kanjuruhan.

“Serta perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur Bidang Manajemen Keuangan dan Akuntansi dan tenaga ahli Perpamsi bidang manajemen dan perairminuman,”bebernya.

Baca juga : Bupati Sanusi Resmikan Tiga SPAM Untuk Penuhi Kebutuhan Air Minum 14.500 Rumah Tangga

Menurut Wahjoe, salah satu misi Perumda Tirta Kanjuruhan adalah mewujudkan pelayanan prima, melalui strategi penyediaan produksi air yang memenuhi standar kualitas, kuantitas dan keterjangkauan, peneraparan sistem terstandarisasi dan penyediaan SDM yang berkompeten.

“Strategi menyediakan SDM yang kompeten tersebut didasarkan pada filosofi yang mengungkapkan, bahwa Faktor Sumber Daya Manusia, jika dikelola dengan bagus, merupakan aset yang mampu memberikan kinerja yang dahsyat, dan memiliki ‘harga’ yang jauh lebih mahal dibanding aset fisik seperti jaringan perpipaan atau komputer,” tuturnya.

Bertema ‘Pendidikan Dan Pelatihan Manajemen Air Minum Tingkat Muda Berbasis Kompetensi PD PERPAMSI Jawa Timur Angkatan ke-8’ ini, diharapkan dapat memberikan manfaat untuk mempersiapkan peserta sebagai tukang ledeng handal dan profesional, sehingga mampu menjadi tenaga profesional dalam pengelolaan perusahaan air minum.

“Sehingga nantinya mampu berkontribusi dalam pelayanan air minum dan berdaya saing,” tutup Wahjoe. (rjs/fir)

Lanjutkan Membaca

Ekbis

OJK Respon Kasus Deposito Bodong Pakis

Diterbitkan

||

Sugiarto Kasmuri, Kepala OJK Malang. (Foto : Carep-04)

KABARMALANG.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang merespon kasus deposito bodong di Pakis.

Kepala OJK Malang, Sugiarto Kasmuri siap menindaklanjuti kasus tersebut.

“Kami akan segera cross check. Kami akan cek ke pimpinan BRI Syariah Malang,” ujar Sugiarto kepada Kabarmalang.com, Rabu (28/10).

Seperti diberitakan, sekitar 67 warga Pakis melapor ke Polres Malang. Mereka melaporkan dugaan deposito bodong.

Diduga, ada oknum yang mencatut nama BRI Syariah. Pelaku menawarkan berbagai program deposito.

Nama programnya dicatut langsung dari program BRI Syariah. Pamflet-pamflet juga dipalsukan untuk meyakinkan korban.

Para korban, diiming-imingi keuntungan besar jika mengikuti program tersebut. Misalnya, setoran Rp 10 juta mendapat bunga besar. Yaitu, Rp 400 ribu per bulan.

Kerugian korban bervariatif. Dari jutaan sampai ratusan juta rupiah.

Sugiarto mengimbau masyarakat ekstra waspada. Dia juga memberi tips literasi keuangan kepada masyarakat.

“Investasi harus memperhatikan dua prinsip. Yaitu, legal. Apakah produk tersebut mendapat izin usaha. Serta, tercatat di OJK atau kementerian terkait,” terang Sugiarto.

“Kedua, logis atau tidak investasinya. Apakah hasil investasi yang ditawarkan masuk akal atau tidak. Kalau sudah iming-iming melebihi kewajaran, masyarakat harus hati-hati,” terangnya.

OJK Malang siap menerima keluhan masyarakat soal jasa keuangan. “Jika masih ragu. Segera kontak kami. Call center OJK di 157. Atau, WhatsApp 081157157157,” tutup Sugiarto.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com