Connect with us

Pemerintahan

Dinsos-P3AP2KB Distribusikan BLT untuk 928 KPM di Kecamatan Kedungkandang

Diterbitkan

||

Dinsos-P3AP2KB Distribusikan BLT untuk 928 KPM di Kecamatan Kedungkandang

 

KABARMALANG.COM – Dinsos-P3AP2KB Kota Malang mendistribusikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk 928 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Kedungkandang pada Kamis (24/09/2020) kemarin.

Menurut Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Penni Indriani mengatakan bahwa kemarin itu khusus pendistribusian BLT di Kecamatan Kedungkandang, untuk 928 KPM.

Pendistribusian tersebut diilaksanakan di Kantor Dinsos-P3AP2KB dan Bank Jatim Jalan Jaksa Agung Suprapto.

“Sebenarnya yang terhimpun ada 6000 lebih KPM. Akan tetapi kemampuan Dinsos-P3AP2KB Kota Malang hanya mencukupi untuk 5000 KPM,” ujarnya.

Bantuan kali ini adalah Bantuan Langsung Tunai (BLT). Penerima bantuan mendapat uang tunai sebesar 900 ribu, total dari tiga bulan.

“Mestinya sejak bulan Juli dan Agustus, karena prosesnya lama sehingga baru terdistribusikan di bulan September,” lanjutnya.

Rincian dari total 5000 KPM adalah Kecamatan Blimbing sebanyak 949, Kecamatan Kedungkandang sebanyak 928, Kecamatan Klojen sejumlah 1065, dan Kecamatan Lowokwaru ada 633, dan Kecamatan Sukun sebanyak 1425.

“Hari ini khusus pendistribusian di Kecamatan Kedungkandang, sebanyak 928 KPM. Dilaksanakan di Kantor Dinsos-P3AP2KB dan Bank Jatim Jalan Jaksa Agung Suprapto. Beberapa hari ke depan akan berlanjut ke kecamatan lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu menurut salah satu penerima BLT dari Mergosono mengatakan bahwa proses menerima BLT berjalan lancar dan gampang. Ia tampak senang.

“Alhamdulillah bisa menutupi kekurangan, dan tambah-tambah belanja,” ucap Sholeh kepada Kabarmalang.com, Kamis (24/09/2020).

Pria yang berprofesi sebagai loper koran itu berharap supaya pemerintah lebih merata dalam memberi bantuan.

“Bisa merata ke seluruh masyarakat, biar semua bisa merasakan. Bagi saya bantuan 900 ribu itu sudah cukup,” lanjut Sholeh. (fat/fir)

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan

Gelar Workshop, Kenalkan Topeng Pada Siswa SD

Diterbitkan

||

Suasana pembuatan topeng oleh anak-anak di Kampung Topeng. (Foto : Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Kampung Topeng di Tlogowaru, Kota Malang, menggelar workshop pembuatan topeng Malang. Pesertanya adalah anak-anak. Harapannya, ada regenerasi pengrajin topeng.

Belasan anak-anak sekolah dasar nampak serius mengikuti cara pembuatan topeng yang diajarkan oleh Wahyu Saputro, 18, salah satu warga tinggal di Kampung Topeng.

Workshop pembuatan topeng digelar bersamaan dengan Festival Kamulyan Kampung 1000 Topeng, Sabtu (24/10).

“Saya mengajari anak-anak SD, biar supaya kebudayaan topeng khas Malang ini tetap ada. Kalau bisa generasi penerus pengrajin topeng juga akan berlanjut,” tutur Wahyu saat ditemui Kabarmalang.com di Kampung Topeng, Sabtu siang.

Menurut Wahyu, ada 15 pengrajin topeng menetap di Kampung Topeng, dimana mayoritas sudah berusia lanjut. Sehingga Wahyu adalah pengrajin termuda.

Untuk kemahiran membuat topeng dimiliki Wahyu dari pelatihan yang diberikan oleh Dinas Sosial Kota Malang tahun 2015 silam. Ketika itu, Wahyu masih tinggal di wilayah Sukun, Kota Malang.

Para pengrajin, kata Wahyu, memproduksi hampir 70 karakter topeng. Seperti penggambaran wujud tokoh pewayangan dan makhluk hidup.

Topeng dengan beragam karakter itu, dibuat dalam bentuk gantungan kunci, hiasan dinding dan pernak-pernik yang cukup menarik.

“Untuk harga gantungan kunci dibandrol Rp 15 ribu, sementara hiasan dinding dijual sampai Rp 45 ribu,” beber Wahyu.(fat/rjs)

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Khofifah Dorong AMSI Rumuskan Konten Berita Sehat

Diterbitkan

||

Konferwil Jatim AMSI di Hotel Ciptaningati Batu, saat dibuka Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (Foto : istimewa)

KABARMALANG.COM – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengajak media siber perangi hoaks. Ini ditegaskan dalam Konferwil Jatim Asosiasi Media Siber Indonesia.

Konferwil Jatim AMSI, dihelat di Hotel Ciptaningati Kota Batu. “Banyak ujaran kebencian dan hoaks di internet. Ini membahayakan bagi kesatuan dan persatuan bangsa,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (24/10).

Konten media sehat dan berimbang adalah lawan dari hoaks. Sehingga, dia mengajak AMSI membangun iklim internet tanpa hoaks.

Gubernur mendorong AMSI merumuskan konten berita sehat. AMSI harus berperan mengikat persatuan dengan konten berita sehat.

Terlebih, indeks demokrasi Indonesia dipengaruhi pemberitaan media massa lokal. Sehingga, Khofifah meminta AMSI untuk bergerak sebagai pilar demokrasi.

Khofifah meminta AMSI berkolaborasi dengan BPS. Supaya, media massa digital menjadi parameter indeks demokrasi Indonesia.

“Pe’er AMSI mendorong BPS. Agar media massa digital masuk parameter indeks demokrasi,” tandasnya.(arl)

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Kampung Topeng, Wisata Untuk Santai dan Rileks

Diterbitkan

||

Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko di spot foto Wisata Kampung Topeng. (Foto : Fathi)

KABARMALANG.COM – Destinasi Wisata Kampung Topeng saat ini tampak begitu asri. Suasana pedesaannya sangat cocok untuk santai dan rileks.

Itu diakui Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko. Sebab, Edi melihat langsung suasana di situ.

Dia melihatnya saat menghadiri Festival Kamulyan Kampung 1000 Topeng. Ini dalam rangka promosi destinasi Kampung 1000 Topeng, Sabtu (24/10).

“Warga yang hadir ke acara ini, akan bercerita. Bahwa ada satu  destinasi wisata untuk santai dan  rileks,” ungkap Edi kepada awak media.

Edi ingin wisata Kampung Topeng diramaikan lagi.

“Kita punya konsep agar kampung ini ramai. Maka dibangun sarana pra sarana. Seperti mainan dan tamannya diatur supaya indah,” lanjut Edi.

Selain itu, penghijauannya juga diatur. Event-event pun harus digalakkan. Supaya, Kampung Topeng menjadi ramai.

“Termasuk banyak kegiatan-kegiatan sosial yang dilakukan. Agar masyarakat yang datang kesini. Bisa juga untuk keperluan studi dan penelitian,” tambahnya.

Dengan fasilitas dan kegiatan, Edi mengharap Kampung Topeng maju. Dia juga ingin warga Kampung Topeng mampu memulai kehidupan yang baru.

Sebab, penghuni Kampung Topeng adalah mantan gelandangan dan anjal. Mereka sukses direhabilitasi. Dinas Sosial Kota Malang yang mengawasi pemberdayaan ini.

“Warga merasa tempat tinggal mereka telah menjadi destinasi wisata. Sehingga mereka tidak kembali ke jalan lagi,” jelas Edi.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com