Connect with us

Kabar Batu

Kejaksaan Negeri Kota Batu Musnahkan Barang Bukti dari 67 Kasus

Diterbitkan

||

Suasana pemusnahan bb di halaman Kejaksaan Negeri Kota Batu

 

KABARMALANG.COM – Puluhan barang bukti berupa narkoba dan miras dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri Kota Batu pada Selasa Siang (22/09/2020) dihalaman kantor Kejaksaan Negeri.

Kepala Kejaksaan Negeri Supriyanto mengatakan bahwa pemusnahan tersebut merupakan hasil dari 67 kasus selama Januari hingga September 2020.

“Ini adalah salah satu bentuk tindakan tegas dari kami bahwa bb (barang bukti) dari hasil tindak pidana memang memang harus dimusnahkan,” ungkapnya.

Hal ini dikarenakan selain sebagai salah satu bentuk edukasi kepada masyarakat umum, namun juga sebagai antisipasi agar bb tersebut tidak disalah gunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dijelaskan lebih rinci, bb yang dimusnakan diantaranya sabu-sabu 102 gram dari 48 perkara, ekstasi 67 butir dari 1 perkara, ganja 900 gram dari 4 perkara, dobel L 200 ribu butir dari 7 perkara, dan 350 botol minuman keras merk bintang kuntul dalam 1 perkara, serta sisanya kasus campuran atau umum seperti baju dan sebagainya dan pemusnahannya dilakukan secara dibakar, blender, dan slender.

“Jadi bukan hanya badan tersangka yang dieksekusi, tapi juga BB juga dieksekusi dengan cara dimusnahkan. Mudah-mudahan angka kejahatan khususnya narkoba juga bisa menurun,” tegas mantan Kejari Gorontalo ini.

Supriyanto juga berharap dengan adanya pemberantasan perkara narkoba yang sudah diseriusi, bisa menimbulkan dampak positif dan memutus penyalahgunaan obat-obatan terlarang tersebut. (arl/fir)

 

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Batu

Genjot Wisatawan, Kota Batu Tambah Destinasi Desa

Diterbitkan

||

Sepinya Alun-Alun Kota Wisata Batu. Diharap kunjungan meningkat lewat desa destinasi. (Foto : Arul)

KABARMALANG.COMDisparta Kota Batu berencana melebarkan jumlah desa wisata. Ini karena one village one destination bisa mengangkat ekonomi.

“Kurang 3 lagi, yakni Sumberejo, Pesanggrahan, dan Pendem. November nanti kami genapkan menjadi 19 desa di Batu,” beber Kadisparta Kota Batu Arief Ash Siddiq, Selasa (27/10).

Dia merinci, desa terbaru dengan ikon wisata adalah Oro-oro Ombo. Yaitu, Patirtaan Kaygun yang baru diresmikan beberapa waktu lalu.

Sementara, Desa Beji mempersiapkan launching Desa Wisata Kampung Tempe.

Arief menyebut, pengembangan desa wisata perlu kolaborasi akademisi. Karena, SDM pariwisata dari masyarakat desa perlu dibina.

Sehingga, terbentuk insan pariwisata yang memberikan rasa nyaman wisatawan.

Penguatan sektor wisata dan SDM diklaim penting. Sebab, terlalu banyak warga Batu yang bergantung pada pariwisata.

“Ada 20 ribu warga menggantungkan hidupnya di sektor ini. Itu belum  menghitung pedagang makanan hingga layanan transportasi umum,” imbuhnya.

Ada juga warga yang tidak langsung terjun di pariwisata. Tapi, lesunya kunjungan wisatawan ikut berdampak pada sektor lainnya.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Situs Pendem Disuntik Rp 200 Juta

Diterbitkan

||

Penggalian Situs Pendem sebelum masa pandemi Covid-19. (foto : Arul)

KABARMALANG.COM Pemkot Batu dan BPCB Trowulan bakal melanjutkan penggalian situs Pendem.

Pemkot melalui Disparta Kota Batu menyuntikkan anggaran lewat PAK. Total, Rp 200 juta disiapkan untuk peralatan dan penggaliannya.

Candi Desa Pendem Junrejo sempat tak terpantau karena Covid-19.

“Tujuannya untuk dijadikan tempat wisata baru. Akan dimulai November depan,” jelas Kabid Seni dan Budaya Disparta Kota Batu Winarto Ekram.

Sayangnya, situs Pendem dililit beberapa persoalan. Misalnya, tanah galian di kawasan sekitar situs.

Lalu, penggalian berpotensi akan merambah luas. Sedangkan beberapa lokasi situs masih terdapat pemakaman setempat.

Tanah warga diwacanakan akan diganti rugi Pemkot Batu. Meskipun, ini masih sebatas wacana.

Arkeolog BPCB Trowulan, Wicaksono Nugroho menilai ekskavasi harus dilanjutkan.

Keseluruhan wilayah candi Pendem harus dideteksi. Karena, diperkirakan terdapat bangunan lain di sekeliling bangunan induk.

“Terakhir masih menggali sekitar luas 100 meter persegi.Kemungkinan besar memang masih ada bangunan lain,” katanya.

Penggalian lanjutan, dimulai 9-18 November.(arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Operasi Yustisi Bidik Tempat Usaha

Diterbitkan

||

Ilustrasi sidang yustisi di Kota Batu beberapa waktu lalu. (Foto : Arul)

KABARMALANG.COM – Operasi yustisi protap kesehatan berjalan sebulan di Kota Batu. Pemkot Batu telah menjaring 200 pelanggar. Nominal denda pelanggaran sebesar Rp 6 juta.

Satgas Pencegahan covid-19 Kota Batu bakal operasi yustisi lagi. Kali ini, sasarannya tempat usaha.

“Karena selama ini memang belum. Masih patroli saja setiap malam di pusat keramaian,” terang Kasatpol PP Kota Batu Muhammad Nur Adhim, Senin siang (26/10).

Terlebih, tempat usaha maupun tempat hiburan juga telah dibuka. Sejak Juli lalu, tempat usaha sudah bisa dikunjungi. Dengan catatan lulus seleksi penerapan protap kesehatan.

Selama ini, denda operasi yustisi rata-rata Rp 50 ribu. Namun jumlah denda sebenarnya menyesuaikan keadaan pelanggar tersebut.

Denda untuk tempat usaha, akan lebih besar. Bahkan, bisa berujung pencabutan izin.

Satpol PP siap menyoroti dua jenis usaha.

“Tempat usaha yang kami soroti, restoran dan hiburan,” imbuhnya. Ada 9 tempat karaoke di Kota Batu. Serta, 16 restoran kafe.

“Semoga tidak ada yang melanggar. Karena jika sampai terjadi, maka sanksinya bukan hanya denda. Namun juga bisa menuju penutupan izin usahanya,” tandas Adhim.(arl)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Debat Publik KPU Kabupaten Malang
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com