Connect with us

Serba Serbi

Saatnya Berbahagia, Penjual Cupang Beromset Besar Ditengah Pandemi

Published

on

IMG 20200916 100526
Abdullah, penjual ikan Cupang dikawasan Splendid

 

KABARMALANG.COM – Ditengah pandemi Covid-19, memelihara ikan hias menjadi salah satu hobi yang di minati masyarakat. Salah satunya Cupang yang saat ini menjadi incaran bagi para pemburu ikan hias.

Dari tahun 2012 hingga 2019, Badan Statistik mencatat trend peningkatan perdagangan ikan hias naik pesat. Di tahun 2012, nilai ekspor ikan hias mencapai Rp 311 miliar, dan tahun 2019 mencapai Rp 491 miliar.

Hal ini menjadikan para penjual ikan hias, khususnya Cupang merasa bahagia, pasalnya omset mereka naik drastis hingga lebih dari 50 persen dari tahun-tahun sebelumnya.

Abdullah atau biasa dipanggil Abah Cupang, penjual ikan Cupang dikawasan Splendid, Kota Malang mengaku ditahun 2020 ini trend Cupang menjadi salah satu pemasukan terbesarnya.

“Dari awal saya berjualan tahun 2003, tahun ini lah puncak-puncaknya trend Cupang. Saya juga kaget karena omsetnya cukup pesat sekali,” ujar Abah, Rabu (16/09/2020).

Dari jenis-jenis Cupang yang ada, Koi dengan berbagai variasi menjadi yang paling mahal. Itu bisa mencapai ratusan ribu rupiah.

“Untuk harga disini, biasa mulai dari 25 ribu hingga jenis Koi yang warnanya pekat bisa mencapai 200 ribu rupiah lebih,” tambahnya.

Dia mengungkapkan, di tahun-tahun sebelumnya berbagai kendala sudah dirasakan, seperti halnya tidak lakunya cupang yang dijual.

“Kalau biasanya ya ikan yang saya jual tidak laku terus mati, itu buat saya merugi. Tapi sekarang alhamdulilah setiap hari ramai pembeli, kadang juga ada yang tanya-tanya soal penyilangan jenis, jadi saya bersyukur dan lebih bersemangat,” tutupnya sembari menata cupangnya. (ong/fir)

Advertisement

Terpopuler