Connect with us

Pemerintahan

Ngrewangi Umak Dodolan, Inovasi Pelayanan Pelanggan di Pandemi Covid-19

Diterbitkan

,

Walikota Malang Sutiaji saat memberikan sambutan

 

KABARMALANG.COM – Kolaborasi pentahelix dalam peringatan Hari Pelanggan Nasional 2020 di Kota Malang berlangsung “gleerrr”. Kegiatan ini digelar dalam rangka mengembangkan ekosistem pelayanan pelanggan secara digital yang progresif, responsif dan akuntabel.

Ini Kebangkitan pelaku usaha mikro dan industri kecil menengah Kota Malang pada era baru melalui berbagai kegiatan untuk menggerakkan ekonomi.

Ngrewangi Umak Dodolan (membantu kamu jualan) menjadi tema inovasi pelayanan pelanggan di pandemi covid-19 ini. Tercatat 250 Produk Usaha Mikro dan Industri Kecil Menengah (UM & IKM) Kota Malang turut serta.

150 penjual terbaik dalam pelayanan pelanggan di malanggleerrr.com, terus konsisten berkarya dan berkiprah memberikan yang terbaik untuk Kota Malang. Memperkuat komitmen dan semangat kemandirian para pelaku UM & IKM untuk terus berinovasi. Dari Kota Malang untuk Indonesia dan Dunia.

“Kekuatan ekonomi Indonesia itu justru di sektor mikro, yang tidak banyak terpengaruh oleh ekonomi global, itu yang harus kita kuatkan,” ujar Walikota Malang Sutiaji, Sabtu (12/09/2020).

Wilayah Malang raya memainkan peran penting dalam perekonomian Provinsi Jawa Timur. “Penyangga Jawa Timur Malang raya. Peyangga ekonomi ternyata kita memberikan support pertumbuhan ekonomi lebih dari 60 persen,” sambung Pak Aji panggilan akrab Walikota Malang

Selanjutnya, setelah membuka kegiatan, Walikota Malang, ketua dekranasda, Pimpinan BI dan OJK Malang mengelilingi showcase dan display produk. Pameran ini merupakan softlaunching marketplace yang sudah di bangun di malanggleerrr.com.

Pengunjung bisa melihat display produk dan memesan 24 jam tak terbatas ruang dan waktu. (fat/fir)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

COVID-19

Tegakkan Prokes, Aparat Kota Malang Sisir Terminal Sampai Panti Asuhan

Diterbitkan

,

Tegakkan Prokes, Aparat Kota Malang Sisir Terminal Sampai Panti Asuhan
Petugas gabungan TNI Polri di depan Yayasan Bhakti Luhur Sukun saat razia. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Selama pandemi merajalela, selama itu juga aparat tegakkan prokes. Kamis (4/2), aparat gabungan Kota Malang kembali razia.

Sasarannya adalah pusat keramaian dan permukiman. Misalnya saja, operasi yustisi di kawasan Pasar Oro-Oro Dowo.

Gabungan Kodim Polresta serta kecamatan Klojen pun razia. Termasuk juga TNI AU, linmas dan Bakesbangpol.

Sebagian petugas berjaga di depan pasar. Sementara, sebagian lagi operasi ke dalam pasar.

“Hasil operasi ada pedagang dan pengunjung tak bermasker. Jumlahnya dua orang,” ujar Babinsa Oro-Oro Dowo Pelda Budi Priyono.

Hal ini menjadi pertanda baik. Karena, masyarakat semakin jarang terkena razia. Upaya tegakkan prokes pun berjalan dengan efektif.

Operasi juga terhelat di Terminal Arjosari Blimbing. Petugas gabungan pun memantau pelaksanaan prokes terminal.

Petugas Koramil Blimbing dan Dishub saat pengecekan suhu sopir di Terminal Arjosari. (Foto : Istimewa)

Sekaligus, mendorong pelaksanaan PPKM mikro. Caranya yaitu menegakkan prokes secara disiplin.

Setiap calon penumpang dan sopir menjalani serangkaian protokol. Mulai dari pemeriksaan suhu tubuh sampai cuci tangan. Petugas juga menyisir penggunaan masker.

Operasi serupa pun terhelat di kawasan Kelurahan Bumiayu Kedungkandang. Aarat gabungan TNI-Polri standby di jalan depan kelurahan.

“Kami harap operasi ini bisa mengurangi pelanggaran prokes. Sekaligus, memutus rantai penyebaran covid-19,” ujar Pawas Polsek Kedungkandang, Ipda Suprayogo.

Selain itu, kawasan Sukun semakin mengetatkan penegakan prokes. Sebab, sebelumnya 170 penghuni Yayasan Bhakti Luhur positif covid-19.

Kabar Lainnya : Panti Asuhan Bhakti Luhur Malang Ketularan Massal, 170 Positif.

Koramil dan Polsek Sukun kian tegas menegakkan prokes. Kawasan depan Bhakti Luhur pun menjadi sasaran operasi.

Dengan harapan, kluster Bhakti Luhur bisa terisolasi. Serta, tidak ada penyebaran di sekitar panti asuhan.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Dapat Rp 500 Ribu, PKL Terdampak Kayutangan Heritage Belum Puas

Diterbitkan

,

Dapat Rp 500 Ribu, PKL Terdampak Kayutangan Heritage Belum Puas
Simbolis penyerahan dana apresiasi kepada PKL yang terdampak penutupan Jalan Basuki Rahmat, November 2020 lalu (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – PKL terdampak Kayutangan Heritage dapat Rp 500 ribu. Dana tersebut adalah apresiasi Pemkot Malang.

Karena, PKL rela tutup saat pembangunan November 2020 lalu. Pemkot bekerja sama dengan Baznas Kota Malang.

Sementara, ada 54 PKL yang dapat masing-masing Rp 500 ribu. Pemkot menyerahkan dana apresiasi itu di Kantor Kelurahan Kauman.

Kabar Lainnya : Kayutangan Wisata Heritage di Kota Malang.

Wali Kota Malang, Sutiaji membenarkan. Dana itu bentuk apresiasi kepada PKL dan para pelaku usaha. Karena, sudah mendukung pembangunan Kota Malang.

“Merek terdampak dan mereka mempunyai kesabaran. Maka kita berikan reward. Jadi memang harus ada apresiasi,” ujar Sutiaji kepada wartawan, di Kantor Kelurahan Kauman, Kamis (4/3).

“Caranya kan APBD gak mungkin. Ya kita carikan Baznas. Saya minta solusi ini bisa terlaksana. Baznas dananya ada,” tambahnya.

Sutiaji sedikit membocorkan gambaran destinasi Kayutangan Heritage nanti. Bahwa tidak ada PKL di sepanjang Jalan Basuki Rahmat.

“Jadi masyarakat di sana gak usah khawatir. Nanti pengunjung atau wisatawan biar masuk di kampung heritagenya,” jelas politisi Demokrat tersebut.

Sutiaji menambahkan setiap sisi Kayutangan akan ada stand musik.

Sementara itu, Chulfia Ningsih, Koordinator PKL Kayutangan berkomentar. Dia belum puas dengan dana apresiasi Rp 500 ribu.

“Sebenarnya itu gak seberapa. Karena kita penghasilannya minimal Rp 50 ribu per hari. Kali 30 hari berarti Rp 1,5 juta. Itu gak ada setengahnya kan,” jelasnya.

Menurut Ulfa, sapaannya, dana tersebut penting. Tetapi, ada yang lebih penting lagi. Yaitu nasib PKL ke depannya ketika Kayutangan Heritage resmi.

“Mungkin ke depannya kita bicarakan. Masalah kompensasi itu urusan ke belakang ya. Yang penting jalan ke depannya ini bagaimana (PKL). Mulai hari ini dan seterusnya,” tegasnya.

“Nanti akan kita bicarakan langsung. Kita datang ke Pak Wali sendiri, minta kejelasannya. Bakal cari waktu untuk audiensi dengan Wali Kota,” tambah pedagang toko kelontong tersebut.

Sebab, sampai saat ini PKL belum mendapatkan kejelasan nasib. Belum tahu juga masa depannya di kawasan Kayutangan Heritage.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Kapolresta Dandim Resmikan Kampung Tangguh Semeru Tasikmadu

Diterbitkan

,

Kapolresta Dandim Resmikan Kampung Tangguh Semeru Tasikmadu
Kapolresta dan Dandim bersama jajaran serta penggerak KTS Bentis Tasikmadu meninjau kebun sayur. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Kapolresta Malang Kota dan Dandim meresmikan Kampung Tangguh Semeru (KTS). Kali ini, peresmian terhelat di Jalan Tenis Meja, Tasikmadu.

Nama kawasan ini yaitu Kampung Tangguh Semeru Bentis. Sementara, pendirinya adalah warga RW 03 Kelurahan Tasikmadu.

Peresmian tergelar pada Rabu (3/3) kemarin. Kapolresta dan Dandim juga menyuplai bantuan untuk KTS ini.

Kabar Lainnya : Bung Edi Sambang Kelurahan Tasikmadu, Cermati Proses Pelayanan.

Kapolresta dan Dandim pun turut meninjau KTS Bentis Tasikmadu. Mulai dari pengecekan ruang isolasi.

Kemudian, peninjauan kebun sayur. Serta, pemberian edukasi tentang protokol kesehatan kepada masyarakat.

Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata membenarkan. Dia mengatakan akan terus mendorong kelahiran KTS.

“Karena, sekarang Kota Malang sudah keluar dari zona 5 besar. Tren paparan covid-19 terus menurun. Kita patut bersyukur. Tetapi, tidak boleh lengah juga,” ujar Leo.

Karena itu, Kapolresta dan Dandim siap sosialisasi secara masif. Dia bakal menggenjot promosi kesehatan 5M kepada masyarakat.

Yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan. Serta, mengurangi mobilitas di luar rumah.

Dandim 0833/Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona sepakat. Dia sangat mengapresiasi berdirinya KTS RW 03 Tasikmadu.

Dia berharap warga bisa menekan penyebaran virus covid-19. KTS ini juga bentuk dukungan kesuksesan program pemerintah. Yaitu vaksinasi untuk masyarakat.

“Oleh sebab itu mari dukung program pemerintah mengenai vaksinasi. Dukung juga pelaksanaan protokol kesehatan agar terhindar dari covid-19,” pungkas Ferdian.

Turut hadir dalam peresmian KTS, antara lain jajaran Polresta. Kemudian, jajaran Kodim 0833.

Kabar Lainnya : Jembatan Kedungkandang Resmi Beroperasi Hari Ini.

Hadir juga Kecamatan Kedungkandang dan jajaran. Serta, para relawan dan tokoh masyarakat sekitar.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com