Connect with us

Serba Serbi

Jalur Lintas Selatan Diperkirakan Selesai Tahun 2022

Diterbitkan

||

Jalur Lintas Selatan Diperkirakan Selesai Tahun 2022

 

KABARMALANG.COM – Proyek pembangunan infrastruktur jalur lintas selatan (JLS) dari Kabupaten Malang hingga perbatasan Kabupaten Blitar diperkirakan akan tersambung pada tahun 2022.

“JLS sepanjang 17,8 Kilometer itu, saat ini sedang proses pengerjaan,” ujar Romdhoni Kepala Dinas Pekerjakan Umum Bina Marga (DPUBM) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Minggu (30/08/2020).

Proyek pembangunan JLS tahap II yang dimulai dari perempatan Balekambang hingga Kedungsalam, yang meliputi wilayah Kabupaten Malang hingga perbatasan Kabupaten Blitar, dalam proses pengerasan lahan.

“Diperkirakan akan di aspal secara bertahap, mulai tahun 2021 nanti, dan dilanjutkan pada 2022,” ucapnya.

Menurut Romdhoni, di proyek pembangunan JLS tahap II yang dimulai dari perempatan Balekambang hingga Kedungsalam tersebut memiliki beberapa jabatan yang saat ini sedang proses pembangunan.

“Di JLS itu ada lima jembatan. Diprediksi akan selesai dibangun pada tahun 2022,” terangnya.

Untuk itu, lanjut Romdhoni, diharapkan dengan adanya JLS tersebut, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar, lantaran akses menuju Kabupaten Blitar melalui Kabupaten Malang bakal lebih mudah karena adanya Jalur Lintas Selatan (JLS).

“Selain itu, destinasi wisata pantai di Malang selatan dapat tereksplor. Masyarakat yang akan menikmati keindahan pantai akan banyak pilihan,” pungkasnya. (ski/fir)

Serba Serbi

Rayakan Harlantas ke 65, Polresta Malang Kota Bagikan Masker dan Sembako

Diterbitkan

||

Oleh

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata

 

KABARMALANG.COM – Polresta Malang Kota merayakan Hari lalu lintas Bhayangkara yang ke 65, dengan melakukan kegiatan pembagian masker dan sembako kepada masyarakat. Berlokasi di depan Gedung DPRD Kota Malang.

“Total selama satu bulan, khusus pada hari lalu lintas ini, ada lima puluh ribu masker. Esensinya, kita tidak hanya merayakan ulang tahun, tetapi esensinya memberikan edukasi kepada masyarakat untuk sama-sama tertib berlalu lintas di jalan,” ujar Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, Selasa (22/09/2020).

Kapolresta juga menyinggung terkait wacana penutupan akses jalan di akhir pekan. “Kita akan membahas dengan Forkopinda lainnya, untuk pembatasan kegiatan, karena kita masih di zona merah,” lanjut Leo, sapaan akrabnya.

Ada empat kota dan kabupaten yang zona merah, yakni Kota Pasuruan, Kota Banyuwangi, Kota Gresik dan Kota Malang.

“Ini yang melatar belakangi kita melaksanakan pembatasan. Sama seperti awal pelaksanaan daripada Physical Distancing, kita juga akan melakukan penyemprotan di jalan-jalan,” ucapnya.

Untuk nantinya di titik mana saja yang dilakukan pembatasan. Menurut Leo, sementara ini masih di survey. Kemungkinan di Jalan Ijen dan Jalan Veteran. (fat/fir)

 

Lanjutkan Membaca

Serba Serbi

Danrem 083/Baladhika Jaya Pimpin Vicon Penanganan Covid-19

Diterbitkan

||

Oleh

Danrem 084/Bdj Kolonel Inf Irwan Subekti saat melaksanakan Video Confrence (Vicon)

 

KABARMALANG.COM — Danrem 084/Bdj Kolonel Inf Irwan Subekti melaksanakan Video Confrence (Vicon) bersama dengan para Dandim di jajarannya, Selasa (22/09/2020) di Ruang Data Korem 083/Baladhika Jaya.

Dalam Vicon tersebut, Danrem 083/Bdj menerima paparan singkat dari para Dandim di jajaran Korem 083/Bdj tentang operasi pendisiplinan Protokol kesehatan guna mewujudkan masyarakat produktif yang aman Covid-19 di Wilayah Korem 083/Bdj .

Danrem 083/Baladhika Jaya mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan Protokol Kesehatan guna menciptakan kehidupan yang produktif dan aman dari Covid-19 serta terlaksananya pencegahan penyebaran wabah corona dan memberikan pemahaman tentang pentingnya penggunakan masker, mencuci tangan serta menjaga jarak (Social Phisical Distancing).

Kolonel Inf Irwan Subekti juga menegaskan, saat melaksanakan tugas penegakan displin, laksanakan dengan humanis tapi tegas karena hal ini dilakukan semata mata untuk melindungi masyarakat agar terhindar dari Pandemi Covid-19.

“Untuk penggunaan masker, masyarakat agar diberikan pemahaman bahwa penggunaan masker saat ini kita jadikan gaya hidup agar kita aman dari Covid-19,” ujarnya.

Dalam melaksanakan kegiatan pendisiplinan protokol kesehatan ini, para Dansat agar selalu berkoordinasi dengan semua unsur yang ada diwilayah dengan mengintegrasikan sumber daya yang ada di daerah.

“Tugas ini dapat dilaksanakan secara terpadu dan sinergi, sehingga didapat hasil yang optimal,” pungkasnya. (tik/fir)

Lanjutkan Membaca

Serba Serbi

Peringati Hari Perdamaian Internasional, Duta Damai Jawa Timur Tampilkan Unsur Seni dan Budaya

Diterbitkan

||

Oleh

Penampilan Tari Gombyong dalam acara Hari Perdamaian Internasional, Millenial Festival For Peace

 

KABARMALANG.COM – Tanggal 21 September 2020, diperingati sebagai hari perdamaian internasional. Duta Damai Jawa Timur, mengadakan agenda untuk memperingati hari perdamaian tersebut dengan tajuk Millenial Festival For Peace, Peace For All. Dirayakan dengan penuh suka cita, pertunjukan seni dan budaya. Di gedung KNPI Kota Malang.

“Sebenarnya dari sisi seni budaya, kita kedatangan teman-teman dari Jong Maluku, tadi juga ada tari gambyong. Seninya nanti ada teater dan paduan suara, dengan background berbagai macam kesukuan, kita tunjukan bahwa Indonesia itu seperti ini,” ujar ketua pelaksana agenda Millenial Festival For Peace, Billy Setiadi, Senin (21/09/2020).

Billy mengatakan bahwa untuk memperingati hari perdamaian dunia, setiap tahun mereka selalu melaksanankan. Agenda kali ini sudah masuk tahun ke empat sejak 2017.

“Biasanya kita melakukan di ruang terbuka, karena ini situasi pandemi, tidak bisa mengumpulkan orang banyak. Kita adakan di ruang tertutup,” sambungnya.

Untuk acaranya, lanjut Billy, dilaksanakan secara luring maupun daring. Luring didatangi hanya beberapa orang, tidak untuk umum, hanya undangan saja. Daring disiarkan live streaming youtube dan instagram.

“Harapannya, sebenarnya kita menginformasikan tidak hanya ke Indonesia saja, tapi ke mata dunia, sesuai dengan tagline kita, damai itu Indonesia,” ucap pria berkacamata ini.

Alasannya menurut Billy, karena beberapa tahun lalu, isu toleransi dan terorisme, menimpa Jawa Timur, seperti kejadian pengeboman. Sehingga harapan Duta Damai Jawa Timu, kejadian-kejadian seperti itu tidak ada lagi, khususnya di Jawa Timur. (fat/fir)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com