Connect with us

Kabar Batu

Belum Ada Izin, Pelaku Seni Batu akan Gelar Long March

Published

on

IMG 20200826 183209
Dewanti Rumpoko Walikota Batu

 

KABARMALANG.COM – Pelaku Seni Batu Bersatu (PSBB) menggelar long march. Hal ini mereka lakukan karena selama lima bulan belum adanya izin keramaian untuk menggelar kegiatan.

Menurut Eko Utomo, koordinator PSBB mengatakan bahwa pihaknya hingga saat ini masih belum mendapatkan kepastian dan jawaban setelah melakukan hiring ke Komisi B DPRD Kota Batu.

“Rencananya kami akan menggelar long march pekan depan. Untuk harinya belum pasti, mungkin Selasa atau Rabu. Saat ini masih kami matangkan,” ujarnya, Rabu (26/08/2020) kepada Kabarmalang.com.

Dalam aksi damai tersebut, Eko menyampaikan bahwa pihaknya tetap akan mematuhi protokol kesehatan. Selain itu juga akan memberikan wawasan terkait adaptasi kehidupan baru bagi pekerja seni yang ikut turun aksi.

Lebih lanjut, Eko menambahkan bahwa rute long march nanti akan diawali dari Alun-alun Kota Batu hingga menuju Balaikota Among Tani. Aksi damai ini, sambung Eko, agar pihak eksekutif bisa kembali mengkaji kebijakan karena PSBB tidak memiliki pekerjaan.

Sementara itu, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan bahwa sampai saat ini kegiatan yang berhubungan dengan keramaian masih dilarang. Apalagi saat ini telah berlaku Inpres No 6 Tahun 2020 tentang penerapan hingga sanksi protokol kesehatan.

“Jadi untuk ijin keramain masih tidak boleh. Memang ada hal-hal yang kita gelar. Sehingga harus mencari jalan lain,” ujarnya.

Karena itu, Dewanti meminta kepada Disparta untuk membuat satu pertunjukan di gedung kesenian atau di Balai Kota Among Tani Batu. Kemudian dalam setiap penampilan akan ditanyangkan melalui media sosial dan media massa.

“Nanti akan bekerja sama degan ATV, Humas, dan Kominfo. Kemudian disebarkan di youtube dan Disparta akan membayar pekerja seni. Saya sudah minta Disparta melakukan hal itu dan telah berjalan,” tukas wanita yang akrab disapa Bude tersebut. (arl/fir)

 

Advertisement

Terpopuler