Connect with us

Kabar Batu

Jelang Idul Adha, Dinas Pertanian Perketat Pengawasan Pedagang Hewan Kurban

Published

on

IMG 20200721 123931

KABARMALANG.COM – 10 hari menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah Pemkot Batu melalui Dinas Peternakan Kota Batu semakin memperketat pengawasan pada pedagang hewan kurban dadakan di Kota Batu.

Hal tersebut dibuktikan dengan wacana bahwa pihak Dinas Peternakan akan menggandeng tim kedokteran hewan Universitas Brawijaya yang nantinya akan bersinergi dengan tim Teknis Dinas Pertanian Kota Batu.

“Dari seluruh aspek akan kami awasi. Termasuk harga dan kesehatan hewan kurban yang akan dijual,” ungkap Lestari Aji Kepala Bidang Peternakan dan Perikanan, Dinas Pertanian Kota Batu, Selasa (21/07/2020).

Ia juga mengungkapkan, kedepannya tim gabungan antara pihak universitas dan pihak dinas pertanian akan melakukan ante mortem dan post mortem.

Lebih lanjut, Lestari membeberkan ante mortem adalah rangkaian pemeriksaan kondisi yang berfokus pada fisik hewan kurban seperti suhu, kondisi sehat dan tidaknya ada kecacatan, umur yang cukup. Sedangkan untuk post mortem merupakan rangkaian pemeriksaan terhadap daging mengandung cacing.

“Kalau untuk Sapi, suhu normalnya 37 sampai 38 derajat, sedangkan untuk kambing suhu normalnya 38 sampai 40 derajat. Diatas suhu normal, kami sarankan tidak dijual dahulu,” ujarnya.

Selain itu nantinya tim dinas pertanian akan terjun ke seluruh pedagang hewan kurban yang diperkirakan mencapai 300 titik dan tersebar di Kota Batu.

Disinggung masalah harga, Lestari mengungkapkan bahwa kisaran saat ini telah naik sebesar 10 persen dari harga normal dan diprediksi akan bertambah sampai hari perayaan Idul Adha.

“Peningkatan harga sapi saat ini mencapai Rp. 2 juta hingga Rp. 3 juta. Sedangkan untuk harga kambing meningkat sekitar Rp. 100 ribu hingga Rp. 400 ribu,” tukasnya. (arl/fir)

 

Advertisement

Terpopuler