Connect with us

Kabar Batu

Semester pertama 2020, Angka Kematian Bayi Meningkat Dua Kali Lipat

Published

on

IMG 20200720 190256

KABARMALANG.COM – Peningkatan AKB (Angka Kematian Bayi) dan AKI (Angka Kematian Ibu) tahun 2020 di semester pertama terhitung meningkat dua kali lipat jika dibandingkan dengan tahun 2019 lalu.

Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Batu Hayati ketika dikonfirmasi di Balaikota Among Tani pada Senin (20/07/2020).

“Untuk AKB pada tahun 2020 terdapat 19 kasus dan angka AKI 1 kasus,” ungkapnya. Sementara itu, pada tahun 2019 tercatat AKB sebanyak 9 kasus dan tidak terdapat AKI.

Lebih jauh, Hayati mengatakan tingginya AKB ini banyak disebabkan oleh gagal nafas yang notabene didasari oleh riwayat penyakit dari ibu dan penyebab lainya adalah kelahiran prematur yang menyebabkan BBLR (Berat Bayi Lahir Rendah) di bawah 2,5 kilogram.

Sementara itu untuk penyebab AKI, biasanya dikarenakan nifas yang berkepanjangan sehingga ibu mengalami pendarahan berlebih.

“Kasus AKB yang terjadi di Kota Batu sendiri tersebar pada masing-masing wilayah puskesmas yakni wilayah Puskesmas Batu ada 8 bayi, lalu wilayah Puskesmas Bumiaji terdapat 5 bayi, kemudian wilayah Puskesmas Sisir ada 4 bayi dan wilayah Puskesmas Junrejo 2 bayi,” bebernya.

Sedangkan, lanjut Hayati, untuk AKI sendiri yakni kasus pada pasien Covid-19 ke 50 yang sebelumnya berstatus PDP.

Oleh sebab itu untuk menekan AKB dan AKI yang terjadi di Kota Batu, pihaknya mengawasi secara ketat pada ibu hamil uang yang beresiko tinggi serta mengedukasi ibu yang sedang melakukan program hamil dengan menghindari pola 4T.

“Karena yang beresiko tinggi ini memang 4T yakni terlalu tua, terlalu muda, terlalu sering, dan terlalu banyak. Selain itu ibu yang memiliki riwayat anemia, lingkar lengan kurang dari 23,5 cm juga beresiko tinggi sehingga membutuhkan pengawasan secara intens,” pungkasnya. (arl/fir)

 

Advertisement

Terpopuler