Connect with us

Pemerintahan

Salah Paham 2 Desa Sumberpucung Saling Portal Jalan

Published

on

VideoCapture 20200510 145700

KABARMALANG.COM – Hanya karena salah paham dua desa di Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, saling membuat portal jalan. Akses jalan pun tertutup untuk kedua warga desa tersebut.

Keputusan karena kesalahpaham ini, akhirnya tak berlangsung lama. Kepolisian, TNI, dan Muspika yang datang ke lokasi akhirnya bisa melakukan mediasi dan kedua belah pihak sepakat membongkar portal yang sudah dibuat.

“Ada kesalahpahaman, persoalan sudah clear. Dan portal masing-masing desa sudah dibongkar. Akses jalan bisa dilintasi kembali,” ungkap Camat Sumberpucung Moch Sholeh, Minggu (10/5/2020).

Tindakan warga ini terjadi di akses jalan berbatasan dengan Desa Sambigede dan Senggreng. Portal terbuat dari bambu awalnya dipasang oleh warga Desa Sambigede sebagai upaya menyekat hilir mudik warga, sekaligus menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Corona.

Portal yang dipasang sejak 3 April 2020 tersebut, tak kunjung dibongkar sampai melebihi batas waktu yang dijanjikan yaitu selama 14 hari.

Upaya warga Desa Senggreng untuk menanyakan dan mendapatkan tanggapan baik desa tetangga.

Akhirnya, mereka memutuskan untuk membuat portal sendiri Namun keputusannya dengan mendirikan batako melintang hingga menutup akses jalan.

“Tindakan warga tanpa sepengetahuan kepala desa, itu tidak benar. Sudah kami clearkan, dan tidak ada masalah lagi. Kedua desa sudah mau membongkar portal yang sempat dibuat,” tegas Sholeh.

Rencananya, posko akan didirikan di titik perbatasan kedua desa tersebut. Jam malam juga diberlakukan menghindari aktivitas warga pada malam hari.

Bagi tugas kemudian diberikan, yakni menutup portal mulai pukul 21.00 WIB sampai dengan pukul 05.00 WIB dan untuk pukul 05.00 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB akan dijaga oleh petugas perwakilan dari masing-masing desa yaitu sebanyak 4 orang yang akan dibagi menjadi dua shift.

Advertisement

Terpopuler