Pemerintahan
Terkendala Lahan Hijau, Pemkot Malang Pindahkan Lokasi Gedung Sekolah Rakyat ke Arjowinangun

KABARMALANG.COM – Pemerintah Kota Malang secara resmi memindahkan rencana lokasi pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat (SR) dari wilayah Buring ke Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang.
Keputusan strategis ini diambil setelah adanya kendala status lahan di wilayah Buring yang ditetapkan sebagai lahan hijau (zona konservasi), sehingga tidak memungkinkan bagi pelaksanaan konstruksi fisik gedung pemerintah.
Kepala BKAD Kota Malang, Subkhan, menjelaskan bahwa pemindahan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan lahan seluas lima hektare lebih yang siap bangun, di mana proses pembangunannya kini menunggu mandat penuh dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan target daya tampung mencapai 1.000 murid dari jenjang SD hingga SMA.
Perbandingan Lokasi dan Detail Teknis
​Perubahan lokasi ini dilakukan demi kelancaran administrasi dan kesesuaian tata ruang daerah:
Aspek | Lokasi Lama (Buring) | Lokasi Baru (Arjowinangun) |
|---|---|---|
Luas Lahan | ± 8,9 Hektare | ± 5 Hektare Lebih |
Status Lahan | Lahan Hijau (Dilarang Bangun) | Lahan Kuning/Pemkot (Siap Bangun) |
Daya Tampung | – | 1.000 Murid (SD, SMP, SMA) |
Status Realisasi | Dibatalkan | Menunggu Keputusan Pemerintah Pusat |
Pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan proyek percontohan yang melibatkan sinergi tiga kementerian utama:
​Kementerian PU: Bertanggung jawab penuh atas konstruksi fisik dan pengerjaan gedung permanen.
​Kementerian Sosial (Kemensos): Bertindak sebagai pengelola operasional sekolah setelah gedung selesai dibangun.
​Kemendikdasmen: Memegang kewenangan penuh atas pengaturan kurikulum pendidikan agar setara dengan standar nasional.
Sementara Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang Donny Sandito mengatakan syarat administrasi pemindahan lokasi pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat telah diajukan ke pemerintah pusat.
Secara spesifikasi, gedung permanen memiliki daya tampung sebanyak 1.000 murid, mulai dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA).
Total ada empat kelas yang dibuka, di mana masing-masing diisi oleh 25 pelajar.
Kondisi Pembelajaran Saat Ini (SRMP 16)
​Sambil menunggu gedung permanen di Arjowinangun terealisasi, aktivitas pendidikan tetap berjalan secara kondusif di lokasi sementara:
​Lokasi Sekarang: Gedung Politeknik Kota Malang (Poltekom), Jalan Tlogowaru.
​Jumlah Pelajar: 100 orang.
​Distribusi Kelas: Terdiri dari 4 kelas, dengan masing-masing kuota 25 pelajar per kelas. (adv)
Serba Serbi4 minggu yang laluPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 16 Juli 2026: Puncak Kemarau Didominasi Cerah, Batu Tembus 10°C dan Berpotensi Hujan Ringan
Serba Serbi3 minggu yang laluPromo PLN “Semangat Baru Makin Berdaya” 2026: Diskon Tambah Daya Listrik 50% Lewat PLN Mobile, Cek Syarat dan Cara Klaimnya!
Serba Serbi2 minggu yang laluDaftar Lengkap Hari Libur Nasional 2026: Cek Sisa Tanggal Merah dan Kalender yang Sudah Lewat
Serba Serbi2 minggu yang laluPanduan Seleksi CPNS 2026: Definisi Alur, Persyaratan Umum, dan Pemetaan Formasi Resmi SSCASN BKN
Olahraga2 minggu yang laluTundukkan Blueblood FC 2-0, SSB Porma FC U-15 Tembus Semifinal Piala Soeratin U-15 2026 Zona Malang
Olahraga3 minggu yang laluPembukaan Manis Piala Soeratin U-15 Zona Malang: SSB Porma FC Cukur Diklat Persema 4-0 di Lapangan ARG Lawang
Pemerintahan3 minggu yang laluTingkatkan Ekonomi Ring I, PT MIP dan PT PPA Boyong Penggerak Sosial Studi Banding UMKM ke Malang dan Blitar
Pemerintahan1 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik































