Pemerintahan
DPRD Kota Malang Setujui LKPj Wali Kota Tahun 2025: Berikan 20 Rekomendasi Strategis

KABARMALANG.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang secara resmi menyetujui Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Malang Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Malang pada Senin, 13 April 2026.
Persetujuan ini disertai dengan penyampaian 20 poin rekomendasi kritis oleh Panitia Khusus (Pansus) sebagai upaya evaluasi dan perbaikan kinerja penyelenggaraan pemerintahan di masa depan.
Langkah konstitusional ini diambil untuk memastikan tata kelola keuangan daerah, pembangunan infrastruktur, hingga kualitas pelayanan publik di Kota Malang tetap berjalan sesuai target yang rasional, transparan, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat bumi Arema.
Daftar Isi
Poin Utama dan Rekomendasi Pansus LKPj 2025
Juru Bicara Pansus, Indra Permana, menekankan beberapa catatan strategis yang harus segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Malang:
Pengelolaan Aset Daerah: Mendesak penyesuaian target pendapatan aset secara rasional dengan proyeksi minimal Rp2,75 miliar berdasarkan potensi riil di lapangan.
Transformasi MCC: Merekomendasikan peningkatan status Malang Creative Center (MCC) menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) agar manajemen lebih mandiri dan profesional.
Digitalisasi Pasar Rakyat: Percepatan integrasi data pedagang di 26 pasar tradisional pada tahun 2026 guna mewujudkan manajemen pasar yang modern dan akuntabel.
Sektor Pendidikan: Penekanan pada peningkatan sarana prasarana, penambahan tenaga pendidik, serta strategi konkret untuk menekan angka putus sekolah.
Ringkasan Rapat Paripurna DPRD Kota Malang
Detail Agenda | Keterangan |
|---|---|
Objek Laporan | LKPj Wali Kota Malang TA 2025 |
Tanggal Keputusan | Senin, 13 April 2026 |
Lokasi | Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Malang |
Output Utama | 20 Rekomendasi Catatan Strategis |
Tokoh Kunci | Wahyu Hidayat (Wali Kota) & Indra Permana (Jubir Pansus) |
Respon Pemerintah Kota Malang
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyambut baik catatan kritis yang diberikan oleh legislatif. Ia menegaskan bahwa sinergi antara eksekutif dan legislatif adalah fondasi utama dalam menyempurnakan kinerja pemerintah secara berkelanjutan.
“Rekomendasi DPRD menjadi catatan penting bagi kami untuk meningkatkan kinerja pembangunan. Masukan ini akan kami tindak lanjuti sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik,” ungkap Wahyu Hidayat.
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri




































