Pemerintahan
Kendalikan Inflasi, Wali Kota Malang Sidak Rantai Distribusi dan Panen Cabai di Buring

KABARMALANG.COM – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memimpin langsung upaya stabilitas harga pangan dengan melakukan peninjauan alur distribusi sekaligus panen cabai bersama Kelompok Tani Sido Makmur 1 di Kelurahan Buring, Kedungkandang, pada Kamis, 16 April 2026.
Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Malang melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk menekan disparitas harga cabai yang melonjak drastis dari tingkat petani ke pasar.
Dengan memantau langsung lahan pertanian perkotaan seluas 7.000 meter persegi tersebut, Pemkot Malang berupaya memastikan ketahanan pangan daerah tetap terjaga.
Serta melindungi daya beli masyarakat dari fluktuasi harga komoditas strategis di tengah dinamika ekonomi nasional.
Daftar Isi
​Analisis Disparitas Harga dan Pengawasan TPID
​Pemerintah Kota Malang menyoroti perbedaan harga yang cukup tajam yang merugikan konsumen akhir:
​Harga Tingkat Petani: Berkisar antara Rp40.000,- hingga Rp50.000,- per kilogram.
​Harga Pasar: Terpantau melonjak hingga di atas Rp100.000,- per kilogram.
​Tindakan TPID: Melakukan penelusuran rantai distribusi guna memastikan mekanisme pasar berjalan efisien dan margin keuntungan tetap proporsional.
​Data Potensi Pertanian Perkotaan Kota Malang
Komoditas | Lokasi Unggulan | Luas Lahan Contoh | Estimasi Hasil Panen |
|---|---|---|---|
Cabai Rawit | Kelurahan Buring | 7.000 m² | 6 Ton / Siklus |
Padi & Jagung | Kedungkandang | Terintegrasi | Penunjang Stok Lokal |
Strategi Penguatan Ketahanan Pangan
​Wali Kota Wahyu Hidayat menekankan dua jalur utama dalam menjaga kedaulatan pangan di wilayah perkotaan:
​Distribusi Efisien: Memperpendek rantai pasok agar harga di tingkat masyarakat tetap terjangkau tanpa merugikan petani.
​Bantuan Saprodi: Menyalurkan sarana produksi pertanian kepada 12 kelompok tani di Kota Malang untuk mendongkrak produktivitas lahan.
​Sinergi Program MBG: Mengkaji potensi penyerapan hasil tani secara langsung melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memberikan harga kompetitif bagi petani lokal.
​”Meskipun berstatus kota, Malang memiliki potensi pertanian yang produktif. Kami ingin memastikan harga di masyarakat tetap terjangkau, sehingga daya beli tetap terjaga,” tegas Wahyu Hidayat.
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri




































