Hukrim
Kurang dari 1×24 jam Polres Malang Kota Ungkap Pembunuhan Anak Tiri

KABARMALANG.COM – Kurang dari 1×24 jam Polres Malang Kota berhasil mengungkap siapa pelaku penganiaya Agnes Ernelita, balita yang sebelumnya dilaporkan tewas tenggelam. Pelaku tak lain adalah ayah tirinya Ery Age Anwar (36).
“Alhamdulillah, kurang dari 1x 24 jam, pelaku penganiayaan terhadap korban bisa terungkap, yang adalah ayah tirinya sendiri. Semua terungkap dari hasil penyelidikan, olah TKP, otopsi dan interogasi terhadap yang bersangkutan dan mengakui perbuatannya,” ujar Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander, Jumat (1/11/2019).
Dony menyebut, tersangka memang sempat beralibi jika kematian korban disebabkan karena tenggelam di bak kamar mandi. Tetapi, hasil interogasi terungkap, jika keterangan yang disampaikan bertolak belakang dengan fakta kejadian dan hasil otopsi.
“Penyebab kematian korban, karena ada pendarahan pada usus besar. Hal inilah yang mengakibatkan korban meninggal,” terang Dony.
Luka robek pada usus besar yang dialami korban, lanjut Dony, disebabkan karena diinjak tersangka beberapa kali. Yakni dua kali pada bagian punggung, dan satu kali pada bagian perut.
“Korban saat telungkup di lantai kamar mandi diinjak pada bagian punggung selama dua kali, dan kemudian diinjak satu kali ketika dibalikan badannya. Itulah yang mengakibatkan ada pendarahan,” tutur Dony.
Polres Malang Kota menyita satu kompor gas sebagai barang bukti. Alat itulah yang digunakan tersangka untuk membakar kaki korban, ketika mengeluh kedinginan.
“Tersangka kami jerat Pasal 80 ayat 3 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 15 sampai 20 tahun penjara.
Hermin Susanti (22), ibu kandung korban sementara masih berstatus saksi. Hermin pada saat awal kejadian, turut membenarkan keterangan tersangka bahwa korban meninggal karena tenggelam di bak kamar mandi.
“Saat kejadian, ibu kandung korban tidak berada di rumah. Tetapi dalam keterangan awal, membenarkan cerita yang disampaikan oleh tersangka. Kami masih dalami dan statusnya masih saksi,” pungkas Dony.
Seperti diberitakan, Agnes Ernelita (3), dilaporkan meninggal setelah tenggelam di bak kamar mandi rumah orang tuanya di Perum Tlogowaru Indah Blok D-14, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Rabu (30/10/2019), sore.
Saat dibawa pulang ke rumah neneknya di Desa Sumbersekar, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, untuk dimakamkan. Keluarga menemukan adanya kejanggalan dan melapor ke polisi. (rjs/fir)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari



































