Serba Serbi
Solusi Dinsos-P3AP2KB Mengatasi Anjal dan Gepeng di Kota Malang

KABARMALANG.COM – Solusi Dinsos-P3AP2KB (Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) mengatasi permasalahan anjal dan gepeng di Kota Malang.
Terkait hal tersebut, masih saja sering ditemui anak jalanan (anjal), gelandangan dan pengemis (gepeng) kembali ke jalanan.
Padahal, Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang, terus berusaha mengatasi permasalahan terkait Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) tersebut.
Plt Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni mengatakan, di tahun 2022 lalu terdapat 57 gepeng yang terjaring. Dan mayoritas, mereka berasal dari luar kota.
“Anjal (dan lainnya) yang terjaring itu jumlahnya 57 orang. Sebagian besar mereka berasal dari luar daerah, sehingga di pulangkan dan di kembalikan ke keluarganya,” ujarnya, Kamis (18/5/2023).
Dari jumlah itu, gepeng yang terjaring dari Kota Malang sebanyak 8 orang.
“Termasuk yang dari Kota Malang, kami juga kembalikan ke keluarganya. Ketika kami melihat keluarganya tidak mampu, maka kami membuat pelatihan untuk support,” ungkapnya.
“Sehingga, mereka bisa mandiri dan tidak menjadi anjal lagi,” sambung Ida Ayu.
Pihaknya juga telah memberikan pelatihan keterampilan usaha kepada para PMKS, seperti produksi pembuatan makanan keripik.
Namun, diantara dari mereka ada yang tetap memilih untuk kembali lagi ke jalanan.
Ida Ayu mengungkapkan, tidak semua PMKS itu memiliki karakter untuk berjuang mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
“Merasa lebih enak meminta-minta di jalan dan kembali lagi. Seperti membuat keripik di Kampung Topeng itu, sudah pernah dilakukan tetapi ternyata mereka kembali lagi,” terangnya.
Kini, pihaknya akan melakukan penguatan sinergitas antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menangani para PMKS. Untuk mengkaji kembali dan mencari solusi terbaik.
“Nanti, akan kami rumuskan bersama teman-teman dinas yang lain. Karena tidak bisa hanya kami saja, tetapi juga antar OPD,” pungkas Ida Ayu. (carep01/fir)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































