Peristiwa
Serangan Jantung Saat Bercinta, Pria Ini Tewas Dalam Hotel Di Kepanjen

KABARMALANG.COM – Seorang laki-laki tua meninggal dunia setelah kena serangan jantung saat bercinta.
Peristiwa ini terjadi dalam sebuah kamar penginapan yang berada di wilayah Talangagung, Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (31/10) dini hari.
Laki-laki berinisial S, 59, kena serangan jantung dan meninggal saat asyik bercinta dengan teman kencannya di dalam kamar.
Korban sendiri merupakan warga Desa Mojosari Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
“Benar bahwa kami telah menerima laporan dari masyarakat. Ada seorang laki-laki meninggal mendadak di dalam kamar hotel di kawasan Talangagung,” ucap AKP Sri Widyaningsih, Kapolsek Kepanjen, Minggu (31/10) malam.
Polisi pun mendapat keterangan saksi yang juga merupakan teman kencan korban. Korban dan saksi check in di penginapan tersebut sekitar jam 00.15 WIB, (31/10).
Kemudian, sekitar jam 01.30 Wib, wanita teman kencan korban berinisial K, 45, melihat korban mengalami kejang-kejang.
Karena panik akhirnya K memanggil pengelolaan penginapan TR, 59, untuk meminta pertolongan.
Karena korban sudah tidak sadarkan diri, akhirnya TR memutuskan menghubungi Polsek Kepanjen.
Anggota Polsek Kepanjen yang datang di lokasi langsung melaksanakan olah TKP.
Bersama petugas medis Puskesmas Kepanjen, petugas juga memeriksa kondisi luar tubuh korban. Namun tidak ada tanda-tanda kekerasan.
“Kami bersama tenaga medis dari Puskesmas Kepanjen segera meluncur ke TKP. Dari hasil pemeriksaan kondisi tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan terhadap korban,” jelasnya.
Dugaan awal, korban mengalami serangan jantung. Karena di dalam kamar, petugas tidak menemukan sisa atau bungkus obat kuat atau obat-obatan penambah stamina lainnya.
“Menurut keterangan dari keluarga korban, bahwa memang korban memiliki riwayat penyakit jantung,” ungkap mantan Kapolsek Wagir ini.
“Keluarga korban juga sudah menerima kematian korban dan tidak mau untuk autopsi,” ringkasnya.
“Sehingga kami buatkan surat pernyataan penolakan otopsi dari keluarga yang mengetahui perangkat desa setempat,” tutupnya.(carep-04/yds)
Peristiwa3 minggu agoFenomena Viral “Cacing” Persija Usai Kalah dari Persib: Sejarah Spanduk di Samarinda dan Dampak Klasemen
Olahraga3 minggu agoHasil Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Menang Dramatis, Persaingan Juara dengan Persib Kian Memanas!
Peristiwa3 minggu agoRupiah Melemah Tembus Rp17.516 per Dolar AS Hari Ini 12 Mei 2026, Rekor Tertinggi Akibat Inflasi Global
Peristiwa3 minggu agoIHSG Turun ke Level 6.905 pada 11 Mei 2026: Tertekan Sentimen MSCI dan Pelemahan Rupiah ke Rp17.500
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Turun Jadi Rp51.450 per Gram, Simak Rincian Harga Global dan Lokal
Serba Serbi3 minggu agoHarga Emas Antam Melonjak ke Rp2.859.000 per Gram Hari Ini 12 Mei 2026, Cek Rincian Buyback di Pegadaian
Serba Serbi3 minggu agoHarga Perak Antam Hari Ini 13 Mei 2026 Melonjak Lagi ke Rp56.200 per Gram, Tren Bullish Berlanjut
Peristiwa3 minggu agoPolemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026: Insiden Penilaian Viral di Kalbar Berujung Permohonan Maaf dan Penonaktifan Juri





































