Connect with us

Politik

Silaturahmi Kebangsaan Ke KPUD, Ini Misi DPD PKS Kota Malang

Published

on

8e0f3de2 9939 49fa badf dc479275f32b 1
Ketua KPUD Kota Malang Aminah Asminingtyas, saat menerima SK pengurus dan logo baru PKS dari DPD PKS Kota Malang. (foto : ist)

 

KABARMALANG.COM – DPD PKS Kota Malang silaturahmi kebangsaan ke KPUD Jalan Bantaran, Kota Malang, Rabu (8/9).

Jajaran pengurus DPD PKS Kota Malang pun merapat ke KPUD di bawah komando Ernanto Djoko Purnomo. Selain itu, hadir pula BPD 5 PKS Jatim.

DPD PKS Kota Malang juga mendapat sambutan langsung dari Ketua KPUD Kota Malang, Aminah Asminingtyas bersama dua anggotanya.

“Ini silaturahim membangun hubungan baik antara PKS dan KPUD Kota Malang. Sekaligus, perkenalan pengurus PKS Kota Malang dan lambang PKS yang baru ke KPUD,” ujar Djoko.

Dia menegaskan, PKS siap kolaborasi bersama KPUD Kota Malang.

Dua institusi politik ini siap bekomitmen dalam menciptakan serta mewujudkan demokrasi yang berkualitas. PKS maupun KPUD juga bertekad melahirkan pemilih yang cerdas.

“Kami mendukung upaya penyelenggara Pemilu dan Pilkada dalam hal ini KPUD Kota Malang agar profesional, transparan dan independen,” tambahnya.

Selain itu, menurut Djoko, tag line KPUD Kota Malang “melayani” semangat yang sama dengan tag line PKS. Yaitu bersama melayani rakyat.

WhatsApp Image 2021 09 08 at 20.12.13

Ernanto Djoko Purnomo, Ketua DPD PKS Kota Malang saat berbincang dengan Ketua KPUD Kota Malang Aminah Asminingtyas. (foto : ist)

Sementara itu, Aminah Asminingtyas Ketua KPUD Kota Malang, mengucapkan terimaksih atas silaturahim dan kunjungan PKS Kota Malang.

“Kami menyambut baik dan apresiasi atas inisiatif PKS ke KPUD Kota Malang untuk memperkenalkan kepengurusan yang baru serta lambang baru PKS,” ujarnya.

Menurutnya, SK kepengurusan partai yang baru akan memudahkan KPUD Kota Malang dalam proses pelayanan.

Baik itu pelayanan adminstrasi maupun pelayanan teknis pendaftaran partai politik peserta pemilu.

Dia pun menegaskna, pilar demokrasi dalam pemilu ada tiga. Yaitu, penyelenggara (KPU), peserta (parpol dan perseorangan) dan pemilih (WNI terdaftar DPT).

Kabar Lainnya : KPUD Evaluasi, Siap Gelar Debat Kedua.

“Ketiga – tiganya sangatlah penting dan tidak bisa terpisahkan karena saling terkait dan berhubungan. Ketiga pilar tersebut harus saling berkerjasama dan bersatu agar terwujudnya demokrasi yang berkualitas,” tambahnya.

Dia menegaskan partai politik dan penyelenggara punya tujuan yang sama. Tetapi dengan peran dan cara yang berbeda.

“Saya mengajak pengurus, anggota, dan konstituen PKS maupun warga yang memiliki hak pilih untuk memberi pendidikan politik dalam kaderisasi partai politik PKS,” ringkasnya.

Karena, menurutnya, parpol berperan mensosialisasikan tahapan – tahapan pemilu dan pilkada.

Menurutnya juga, yang terpenting adalah partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya meningkat. Sehingga angka golput bisa menurun.

“Dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Oleh karena itu penyelenggara dan partai politik memiliki tanggungjawab yang sama dalam pendidikan politik masyarakat Kota Malang,” tambahnya.

“KPU dan PKS memiliki kesamaan warna yaitu orange. Orange tandanya segar dan kekinian,” tutupnya.(carep-04/yds)

Advertisement

Terpopuler